Perniagaan avokad menjanjikan sebab peluang pasar masih lebar. Namun, hama dan penyakit tanaman menjadi hambatan.

Perniagaan avokad menjanjikan sebab peluang pasar masih lebar. Namun, hama dan penyakit tanaman menjadi hambatan.

Serangan hama penggerek batang dan busuk akar mengancam avokad.

Hama penggerek itu meninggalkan lubang di batang avokad. Di sekitar lubang tampak warna hitam seperti jelaga. Saat Gun Soetopo menyayat lubang kecil itu dengan pisau, tampak luka hitam yang sudah melebar. Hama penggerek batang itu menyerang 5% dari 800 pohon avokad di lahan Gun Soetopo seluas 1,5 hektare. Pekebun di Kecamatan Pakem, Kabupaten Sleman, Yogyakarta, itu beruntung mengenali gajala serangan hama sejak dini.

“Pekebun harus mengetahui gejala awal pohon yang terserang penggerek batang agar pohon bisa segera diselamatkan,” ujarnya. Menurut Dr. Ir. Widodo dari Departemen Proteksi Tanaman, Institut Pertanian Bogor, hama penggerek batang serangga dari famili Cerambycidae. Kumbang tanduk panjang itu tersebar luas di Asia selatan dan tenggara, termasuk Indonesia.

Bubur bordo

Kebun avokad milik Gun Soetopo di Kabupaten Sleman, Provinsi Yogyakarta.

Kebun avokad milik Gun Soetopo di Kabupaten Sleman, Provinsi Yogyakarta.

Hama yang aktif pada malam hari itu menyerang tanaman berkayu yang masih hidup atau mati. Serangga itu menyukai pohon hidup seperti avokad. Tanaman lain yang kerap menjadi sasaran hama penggerek batang adalah mangga, kedondong, nangka, dan jambu mete. Di kebun Gun Soetopo hama penggerek batang juga menyerang srikaya dan sirsak. Widodo menuturkan gejala awal adanya serangan penggerek batang berupa kerontokan daun.

Selain itu ranting menjadi getas dan mudah patah. Batang berlubang terkadang meninggalkan bekas berupa gerekan, getah, maupun titik kehitaman. Untuk mengatasinya, Gun menggunakan bubur bordo bikinan sendiri. “Penanganan penggerek batang relatif mudah,” kata ayah dua anak itu. Gun memasukkan trusi, belerang, dan kapur bangunan ke dalam air panas. Ia lalu membiarkan adonan itu semalamaman.

Gun Soetopo mengebunkan avokad pada 2015.

Gun Soetopo mengebunkan avokad pada 2015.

Keesokan hari Gun mengambil 5—10 ml air rendaman seluruh bahan itu menggunakan pipet. Selanjutnya, ia menyuntikkan larutan itu ke batang pohon yang terluka. Ada pun endapan yang tersisa bisa dibalurkan di sekitar luka. “Cara itu cukup ampuh untuk mengatasai gangguan penggerek batang,” katanya. Untuk menghilangkan jelaga di sekitar lubang, Gun membersihkannya dengan krim detergen.

Baca juga:  Burung Mirip Bunga

Menurut Widodo cara paling cepat untuk mencegah penyebaran efek serangan hama penggerak batang adalah dengan memotong bagian yang terinfeksi. Cara lain semprot tanaman menggunakan insektisida sistemik berbahan aktif: karbofuran, esfenvalerat, atau asetat. Widodo juga menyarankan untuk mengurangi asupan nitrogen. “Pergantian cuaca tiba-tiba disertai asupan nitrogen berlebih membuat tanaman rentan terserang penggerek batang,” tuturnya.

Budidaya avokad intensif untuk memperoleh buah berkualitas.

Budidaya avokad intensif untuk memperoleh buah berkualitas.

Selain serangan penggerek batang, busuk akar juga menjadi ancaman bagi Persea americana. Pekebun avokad di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Eflin Sirait, pernah mengalaminya. “Busuk akar biasanya menyerang saat musim hujan,” ujar pria yang berprofesi sebagai akuntan itu. Menurut Eflin, gejala busuk akar kerap tidak terdeteksi. “Semula pohon tampak segar dan bagus, tetapi sepekan kemudian daun rontok,” katanya.

Lambat laun pohon pun tak terselamatkan. Saat membongkar pohon, Eflin menemukan kondisi akar yang sudah busuk. Menurut Widodo penyebab busuk akar adalah cendawan Phytophthora sp. Phytophthora menular lewat air dan udara. Cendawan itu bercokol di akar dan menjalar sampai ke pucuk daun. Alur penyebarannya melalui air yang merembes dalam jaringan tumbuhan.

Gejala awal akan muncul bercak kecil berwarna cokelat tua yang tampak basah di pangkal daun muda atau di sekitar titik tumbuh. Akibatnya, titik tumbuh atau pucuk mudah dicabut sebab jaringannya rusak dan membusuk. Pekebun bisa memotong seluruh daun yang terinfeksi agar miselium cendawan terbuang. Jika serangan sudah mencapai titik tumbuh, maka cabut pohon dan musnahkan.

Kondisi pohon yang terkena busuk akar.

Kondisi pohon yang terkena busuk akar.

Cuaca ekstrem
Menurut Gun dalam dua tahun terakhir tanaman rentan terkena serangan hama penyakit akibat kondisi iklim yang ekstrem. Pada 2015 terjadi fenomena el nino yang menyebabkan cuaca begitu terik. Akibatnya, tanaman stres karena kekeringan. “Sebenarnya cuaca terik bagus untuk meningkatkan kemanisan buah. Namun, jika terlalu terik justru membuat tanaman merana,” kata pria yang akrab disapa Pakde Gun itu.

Baca juga:  Atasi Hama Buah Surga

Serangan el nino dan la nina di Indonesia menyebabkan hujan terus-menerus dan berintensitas tinggi. Akibatnya tanaman mudah terserang cendawan. Gun menuturkan avokad memiliki akar yang sedikit sehingga kemampuan menyerap hara terbatas. “Kondisi lingkungan yang kurang mendukung membuat akar stres sehingga gampang terserang penyakit,” katanya.

Gejala awal penggerek batang pada pohon avokad.

Gejala awal penggerek batang pada pohon avokad.

Widodo menyampaikan pendapat serupa. “Pergantian cuaca secara tiba-tiba membuat tanaman rentan stres,” tuturnya. Hal itu menyebabkan produktivitas avokad milik Gun Soetopo menurun. Pekebun avokad di Blitar, Jawa Barat, Mesiyat, menuturkan sejatinya perawatan avokad relatif mudah. Biaya produksinya pun sedikit. “Avokad tidak memerlukan perlakuan istimewa,” katanya.

Batang pohon avokad terserang busuk akar.

Batang pohon avokad terserang busuk akar.

Penanggulangan hama dan penyakit hanya dilakukan sesekali saja. Perawatan tambahan adalah penyemprotan pestisida jika ada serangan ulat. Adapun pemupukan setiap 3 bulan. Higienitas lahan sebuah keharusan untuk mencegah serangan organisme pengganggu tanaman. (Andari Titisari)

Sumber : t r u b u s – o n l i n e . c o . i d