Warna bunga Hoya mindolila kuning dengan gores merah dan berbulu halus. Mengeluarkan aroma wangi hingga 12 jam.

Warna bunga Hoya mindolila kuning dengan gores merah dan berbulu halus. Mengeluarkan aroma wangi hingga 12 jam.

Hoya baru berwarna seronok dan harum hingga 12 jam.

Sudah cantik, wangi pula. Pantas pehobi tanaman hias di Bumi Serpong Damai, Kota Tangerang Selatan, Banten, Shintarini Aliwarga, betah berlama-lama memandang Hoya mindolila yang bermekaran. Dompolan bunga itu amat rupawan, berwarna kuning dan berbulu halus. Setiap dompol berdiameter 3—4 cm. Ketika itulah saat tepat mengundang teman atau handai taulan untuk menikmati keharuaman hoya.

Aroma wangi mampu bertahan hingga 12 jam. Shintarini memboyong hoya itu dari Filipina pada 2015. Ia melihat Hoya mindolila di sebuah nurseri di Kota Antipolo, Provinsi Rizal, Filipina. Ketika membeli tanaman anggota famili Apocynaceae itu belum berbunga. Meski demikian ia tetap membelinya seharga Rp800.000 per tanaman. Harap mafhum ketika hoya belum berbunga pun, ia dapat menikmati keelokan daun.

Asli Indonesia
Daun Hoya mindolila memanjang 13—15 cm dan tebal 3—4 cm. Perpaduan warna antara hijau muda dan hijau tua. Penampilan tanaman lilin—sebutan lain hoya—kian elok ketika berbunga. Koleksi lain Shinta berasal dari tanahair, Kalimantan Selatan. Dompolan H. walliniana kuning terdiri atas puluhan mahkota bunga berwarna kuning bersemu merah jambu. Makin ke tengah warna mahkota tampak kian merah.

H. walliniana asal Kalimantan memiliki 3 variasi warna merah, kuning, dan putih.

H. walliniana asal Kalimantan memiliki 3 variasi warna merah, kuning, dan putih.

Bunga bertahan mekar hingga 4—5 hari. Dasar kelopak merah seperti beludru yang berbulu. Bedanya sosok bunga keseluruhan tidak bulat seperti bola, tapi hanya setengah bola. Adapun H. walliniana merah memiliki kombinasi 3 warna—putih, merah, dan kuning. Pucuk muda hoya yang berhabitat asal di Asia bagian timur dan Australia itu berdaun merah muda. Sementara daun dewasa berwarna hijau dengan tepi putih.

Baca juga:  Tepung Biji Kurma

“Daun hoya akan bertambah banyak dan berubah warna menjadi merah pada musim hujan. Pada musim kemarau bunga lebih banyak dan cepat bermekaran,” ujar Shinta. Setiap dompol berdiameter 3—5 cm. Pencinta tanaman hias di Indonesia memang belum menganggapnya sebagai tanaman hias eksklusif. Di mancanegara harga tanaman setinggi 10 cm Rp300.000— Rp500.000.

Peneliti dari Pusat Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Bogor, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Dr. Sri Rahayu, mengatakan, Pulau Kalimantan memang surga hoya di dunia. Keragaman jenis hoya di Borneo amat tinggi. “Bila surga anggrek itu yang pertama Papua dan yang kedua Kalimantan, maka surga hoya yang pertama Kalimantan dan yang kedua baru Papua,” kata Sri Rahayu.

Shintarini Aliwarga (kanan) dan Nurul Rusniawaty, pehobi hoya di Indonesia.

Shintarini Aliwarga (kanan) dan Nurul Rusniawaty, pehobi hoya di Indonesia.

Sebut saja Hoya mitrata, H. cf. erythrostemma, H. nummularioides, H. scortechinii, dan H. cf. vaccinioides yang hidup di Pegunungan Muller, Kalimantan Tengah. Populasi Hoya latifolia paling melimpah. Suku Dayak menggunakan daun latifolia untuk penolak hama ulat pada padi. Bunganya penghias rumah yang juga berguna penolak bala.

H. multiflora asal Sumatera

H. multiflora asal Sumatera

Varian hoya
Dari bunga berukuran mini itu terdapat nektar alias sari bunga. Bunga hoya selalu muncul dari tempat yang sama ketika bunga perdana pertama kali mekar. Tangkai bunga akan memanjang seiring frekuensi berbunga sang tanaman. Pemilik Nurseri Moonhoya itu semakin getol mengoleksi hoya justru karena tanaman asal Asia Selatan itu mempunyai beragam corak bunga dan juga daun.

H. myrecopa asal Filipina yang memiliki memiliki 30—50 bunga dalam satu dompolan.

H. myrecopa asal Filipina yang memiliki memiliki 30—50 bunga dalam satu dompolan.

Ia memiliki lebih dari 200 spesies hoya di nurserinya yang berlokasi di Serpong, Kota Tangerang Selatan. Hoya jenis lainnya yaitu Hoya khoniana, H. mindorensis, H. maroon star, H. multiflora, H. myrmecopa, H. sunrise, dan lainnya.

H. mindorensis memiliki perpaduan 3 warna yang serasi merah—merah jambu—putih.

H. mindorensis memiliki perpaduan 3 warna yang serasi merah—merah jambu—putih.

Pehobi di Kebonjeruk, Jakarta Barat, Nurul Rusniawaty, mengoleksi hoya asal Kalimantan, Thailand, dan Filipina. Ia menanam koleksinya di media serabut kelapa agar kelembapannya terjaga. Ia juga mendatangkan 15 jenis hoya dari Thailand. Sayang, sebagian besar belum berbunga. Nurul menuturkan, perawatan hoya mirip dengan anggrek.

H. khoniana, hoya asli Indonesia dengan warna putih dan kuning yang serasi.

H. khoniana, hoya asli Indonesia dengan warna putih dan kuning yang serasi.

“Awal mula saya memiliki hoya itu dari Shintarini. Kami saling bertukar jenis-jenis baru hoya untuk menambah koleksi,” ujar Nungky—sapaan Nurul. Shinta menanam tanaman lilin itu di bebeberapa tempat dengan tingkat sinar matahari berbeda-beda : gelap, sedang, terang, dan sangat terang.

H. flagellata, warna merah putih dan memiliki bulu panjang di kuncup bunga yang sangat jarang pada bunga hoya.

H. flagellata, warna merah putih dan memiliki bulu panjang di kuncup bunga yang sangat jarang pada bunga hoya.

Pengembangbiakan hoya tidak terlalu sulit. Namun, pekebun dan pehobi tanaman hias masih belum jeli melihat peluang perkembangan hoya. (Tiffani Dias Anggraeni)

Baca juga:  Ramu Pengurai Limbah Akuaponik

Sumber : t r u b u s – o n l i n e . c o . i d