ubi jalar ungu untuk penderita diabetes

Secara empiris dan klinis ubi jalar ungu mampu menurunkan kadar gula darah

Sebelum menjabat Presiden Amerika Serikat pada 1789–1797, George Washington adalah pekebun ubi jalar di Mount Vernon, Virginia, Amerika Serikat.

Meski George Washington bukan menanam jenis ubi jalar ungu, tapi manfaat ubi jalar sebagai bahan pangan ketika itu membuat jenderal tentara pada Perang Revolusi Amerika Serikat itu menanamnya. Manfaat ubi jalar adalah anti hipertensi, kanker, anti penuaan dini, dan anti diabetes mellitus.

Yang disebut terakhir bahkan sedang dalam proses uji klinis untuk membuktikan kemujaraban ubi jalar ungu menaklukkan penyakit diabetes mellitus. Kencing manis atau diabetes mellitus (DM) salah satu penyakit menakutkan di dunia.

Resiko penyakit diabates

“Diabetes memiliki risiko tinggi dan dapat memicu penyakit lainnya,” ujar Prof Dr dr Nyoman Kertia SpPD KR, ahli penyakit dalam di Rumah sakit dr Sardjito, Yogyakarta.

Data Kementerian Kesehatan menunjukkan jumlah penderita diabetes mellitus pada 2013 mencapai 8,5-juta orang. Indonesia berada pada urutan ke-7 sebagai negara dengan penderita diabetes terbanyak di dunia.

Prof Dr dr Nyoman Kertia SpPD KR
“Diabetes dapat menjadi sumber beberapa penyakit kronis lainnya,” kata Prof Dr dr Nyoman Kertia SpPD KR

Pengobatan penyakit diabates

Selama ini pengobatan yang terkenal ampuh melawan diabetes mellitus adalah suntik insulin dan oral antidiabetic (OAD). Sulfonylurea satu jenis OAD mampu meningkatkan kadar insulin tubuh yang masih memiliki sel beta pankreas penghasil insulin.

Baca juga:  Albumin Gabus Bagus untuk Diabetesi

Kebanyakan orang enggan memilih sulfonylurea karena berefek negatif, yakni berpotensi menimbulkan hipoglikemia atau kadar gula darah anjlok sehingga lebih rendah di bawah batas normal serta gangguan hati.

Berbagai penelitian memperlihatkan pola makan mempengaruhi munculnya diabetes mellitus. “Banyak konsumsi buah dan sayur menstimulasi produksi sel beta oleh pankreas yang pada akhirnya mencegah diabetes mellitus,” ujar guru besar Fakultas Kedokteran, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, itu.

ubi jalar ungu dongkrak insulin
Ubi jalar ungu dongkrak insulin

Kadar gula darah juga sangat berkaitan dengan stres oksidatif. Musababnya stres oksidatif membuat nilai malondialdehida atau MDA darah naik sehingga meningkatkan risiko komplikasi penyakit kardiovaskuler alias jantung. Malondialdehida merupakan peroksidasi lipid di dalam tubuh akibat radikal bebas.

Ubi jalar ungu untuk penderita diabetes mellitus

Pangan yang mengandung antosianin seperti ubi jalar ungu terbukti menurunkan kadar gula darah. Menurut hasil penelitian Dr dr I Made Jawi MKes dan rekan dari Universitas Udayana, Denpasar, Bali, antosianin ubi jalar ungu Ipomoea batatas menurunkan glukosa darah.

Riset pada 2012 itu dilakukan dengan cara menginduksi mencit dengan streptozocin (STZ) yang merusak sel pankreas, produsen insulin. Pemberian 2 ml ekstrak umbi ubi jalar ungu per hari selama 60 hari menunjukkan hasil memuaskan.

Ubi jalar ungu
Ubi jalar ungu terbukti secara ilmiah dan empiris mampu menurunkan kadar gula darah

Glukosa darah menurun menjadi 100 mg/dl dari semula 178 mg/dl (52,83%) pada hari ke-60. Bagaimana ubi jalar ungu mampu meningkatkan kadar insulin? Umbi tanaman kerabat kangkung itu memiliki senyawa aktif antosianin.

“Antosianin dapat meningkatkan produksi insulin serta melindungi sel beta pankreas dari kematian sel. Antosianin mampu mengurangi risiko kemunculan diabetes mellitus,” ujar I Made Jawi yang menggunakan 20 mencit jantan untuk riset itu.

Baca juga:  5 Suplemen Untuk Menjaga Stamina Saat Puasa

Ada 2 jenis antosianin pada sela bojong – sebutan ubi jalar ungu di Bali – yang dapat meningkatkan produksi insulin, yakni sianidin-3-glukosa dan delfinidin-3-glukosida.

Kisah penderita diabetes mellitus yang mengkonsumsi ubi jalar

Senyawa itu mujarab mengatasi diabetes mellitus sebagaimana pengalaman Chocorda Istri Dalem (55 tahun). Gula darahnya turun dari semula 360 mg/dl menjadi 230 mg/dl setelah rutin konsumsi jus ubi jalar ungu selama 45 hari. Gula darah normal pada manusia yaitu 200 mg/dl.

Dr dr I Made Jawi MKes
“Antosianin pada ubi jalar ungu mengurangi resiko diabetes melitus meningkatkan produksi insulin dan melindungi sel beta pankreas,” ujar Dr dr I Made Jawi MKes

Untuk menurunkan gula darahnya, setiap hari ibu 2 anak itu rutin mengonsumsi segelas jus ubi jalar ungu buatan sendiri. Setiap pagi ia rutin mengukus 1 kg ubi jalar ungu. Hasil kukusan itu ia blender dan mencampurkannya dengan air dan gula khusus penderita diabetes.

Ia lantas membagi jus ubi jalar ungu menjadi 3 gelas dan diminum pada pukul 07.00, 13.00, dan 18.30. “Saya juga mengurangi konsumsi makan-makanan mengandung gula,” kata perempuan penggemar teh manis itu.

Setelah rutin konsumsi jus ubi jalar ungu itu, kadar gula Chocorda Istri Dalem kembali normal. Bayangan buruk amputasi pun tak terwujud.

Alternatif selain ubi jalar ungu untuk penderita diabetes

Aktivitas anti diabetes tidak hanya diperoleh dari umbi ubi jalar ungu, daunnya pun menunjukkan khasiat serupa. Nasdiwaty Daud dari Fakultas Farmasi Universitas Sumatera Utara, Medan, pada 2013 membuktikan pemberian ekstrak daun ubi jalar ungu menurunkan glukosa darah mencit dari semula 300 mg/dl menjadi 100 mg/dl.

Daun ubi jalar ungu

Menurut I Made Jawi, antosianin pada ubi jalar ungu memang tersebar hampir di seluruh bagian tumbuhan. “Antosianin tertinggi tetap terdapat pada umbi, yaitu 190 – 230 mg per 100 gram umbi basah,” kata pria kelahiran 31 Desember 1958 itu.

Baca juga:  Daun Afrika Antidiabetes

Anda dapat pula konsumsi ikan gabus, karena ekstrak ikan gabus terbukti empiris dan ilmiah menurunkan gula darah. Salam sehat selalu.

Sumber : t r u b u s – o n l i n e . c o . i d