Meniran terbukti ilmiah atasi hipertrigliserida

Meniran terbukti ilmiah atasi hipertrigliserida

Riset ilmiah mengungkapkan meniran manjur mengatasi trigeliserida tinggi.

Sosok meniran relatif kecil, hanya sejengkal tangan. Namun, manfaat Phyllanthus niruri itu sangat besar antara lain mengatasi tuberculosis (TB) dan meningkatkan sistem imun. Riset mutakhir membuktikan tanaman anggota famili Euphorbiacae itu ampuh mengatasi trigliserida tinggi. Periset dari Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret Surakarta, Jawa Tengah, Judo Yustanto Kahono, membuktikannya.

Menurut dokter di rumahsakit tentara dr Soedjono, Magelang, Jawa Tengah, dr Guntur Heri Putranto, trigliserida tinggi atau hipertrigliserida adalah kondisi kadar trigliserida dalam tubuh yang lebih dari 150 mg/dl, kadar normal 150—199 mg/dl. Hasil Riset Kesehatan Dasar pada 2013 menyebutkan jumlah penderita trigliserida tinggi mencapai 24,9% setara 8.866 jiwa.

Ahmad Zain meresepkan meniran dan ashitaba untuk pasien hipertrigliserida

Ahmad Zain meresepkan meniran dan ashitaba untuk pasien hipertrigliserida

Diperlukan tubuh
Sebanyak 13% dari jumlah itu bekadar trigliserida 150—199 mg/dl (borderline tinggi), sedangkan 11,9% berkadar trigliserida 200—499 mg/dl (tinggi), dan lebih dari 500 mg/dl (sangat tinggi). Trigliserida salah satu jenis lemak dalam darah yang dibutuhkan tubuh sebagai sumber energi untuk beraktivitas. Namun, kadar trigliserida berlebih meningkatkan risiko penyakit jantung atau indikator sindrom metabolik, yaitu gabungan beberapa penyakit seperti jantung, diabetes mellitus, kegemukan, serta hipertensi.

Hipertrigliserida pun memicu pengerasan arteri sehingga mengakibatkan arterosklerosis, pemicu penyakit jantung dan stroke. “Hipertrigliserida juga memicu pembengkakan hati,” kata alumnus Fakultas Kedokteran, Universitas Sebelas Maret, itu.

Gatal, jerawat, bintik, atau luka kecil di tangan, kaki, lengan, dan pantat menjadi indikasi pasien berkadar trigliserida tinggi. Gejala hipertrigliserida hampir sama dengan penderita kolesterol tinggi. Pegal di tengkuk dan pundak, cepat mengantuk, sering kesemutan, mudah merasa lelah, sakit kepala, dan kaki bengkak muncul pada seseorang dengan hipertrigliserida.

Baca juga:  Rumah Kopi Mukidi

Menurut Guntur pemicu hipertrigliserida antara lain kegemukan, mengonsumsi makanan manis, dan lemak ternak darat. Gula tidak baik bagi tubuh karena mengandung Urea untuk mengkristalkan pemanis itu. Urea berbahaya karena memicu inflamasi pankreas. Ternak darat adalah semua ternak yang pakannya berupa pelet atau vor. Pelet mengandung banyak zat kimia dan campuran berbahaya seperti tepung tulang, dan darah.

Selain meniran, Ahmad Zain juga menggunakan ashitaba untuk mengatasi hipertrigliserida

Selain meniran, Ahmad Zain juga menggunakan ashitaba untuk mengatasi hipertrigliserida

“Konsumsilah ayam kampung, telur ayam kampung, serta ikan sungai, dan laut,” kata Guntur. Untuk mencegah hipertrigliserida antara lain mengendalikan bobot badan, menghindari makanan berlemak trans, banyak gula, dan berkolesterol tinggi, serta berhenti merokok dan menenggak minuman beralkohol. “Konsumsi minyak zaitun, biji-bijian, kacang-kacangan, buah, sayuran, dan makanan beromega 3 juga bisa mencegah hipertrigliserida,” ucap Guntur.

Rutin dan lupeol
Jika telanjur terjadi, Guntur mengatakan hipertrigliserida bisa disembuhkan dengan tingkat keberhasilan 60—70%. Lazimnya dokter memberikan obat seperti fibrate, niacin, dan statins untuk mengatasi hipertrigleserida. Cara lain konsumsi meniran yang terbukti mengatasinya.

Untuk membuktikan khasiat meniran antihipertrigliserida Judo menggunakan 30 tikus putih Rattus norvegicus berbobot 200 g dan berumur 2 bulan sebagai objek penelitian. Ia membagi tikus ke dalam 5 kelompok yang masing-masing terdiri dari 6 ekor. Kelompok I sebagai kontrol negatif sehingga tidak diberi perlakuan sama sekali. Untuk kontrol positif pada kelompok II, Judo memberikan 0,5 mg cholvastin per 200 g bobot tubuh per hari.

Cholvastin obat medis penurun trigliserida tinggi. Periset memberikan 25 mg ekstra meniran per 200 g bobot tubuh setiap hari untuk tikus kelompok III. Sementara tikus pada kelompok IV mendapat 50 mg ekstra meniran dan kelompok V 100 mg per 200 g bobot tubuh setiap hari. Peneliti memberikan pakan berupa campuran 3 g lemak babi dan2 gram kuning telur itik per 200 g bobot tubuh setiap hari selama 21 hari.

Baca juga:  Benedictus Bobby Chrisenta: Kefir Dahulu Domba Kemudian

Peneliti membandingkan kadar trigliserida tikus sebelum dan sesudah perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan kadar trigliserida tikus turun 1,67 mg/dl setelah mengonsumsi 25 mg ekstra meniran.

Bagaimana mekanisme meniran menurunkan kadar trigliserida tinggi? Senyawa aktif rutin dan lupeol dalam meniran berperan mengurangi kadar trigliserida tinggi. Rutin menginduksi penurunan aktivitas enzim HMG-KoA reduktase dan acyl cholesterol acyl tranferase (ACAT) sehingga menurunkan lipogenesis dalam hepar.

Dokter Guntur Heri Putranto, "Kadar trigliserida berlebih meningkatkan risiko penyakit jantung."

Dokter Guntur Heri Putranto, “Kadar trigliserida berlebih meningkatkan risiko penyakit jantung.”

Resep lama
Riset Judo itu menguatkan hasil penelitian C O Okoli dan rekan dari Fakultas Farmasi Universitas Nigeria. Penelitian Okoli dan rekan itu membuktikan pemberian 400 mg meniran kg bobot tubuh selama 28 hari menurunkan kadar trigliserida dan kolesterol total tikus secara signifikan. Makin tinggi dosis ekstrak meniran, semakin banyak kandungan rutin dan lupeol sehingga kemampuan menurunkan kadar trigliserida darah juga membesar.

Khasiat meniran mengatasi trigliserida tinggi bukan hal baru di kalangan herbalis. Ahmad Zain, herbalis di Sidoarjo, Jawa Timur, menggunakan meniran untuk pasien dengan trigliserida tinggi sejak 2002. Zain menggabungkan daun meniran dan ashitaba berupa serbuk. Cara konsumsi ramuan itu mudah. Pasien cukup menyeduh 5 g serbuk daun meniran dan 5 g serbuk ashitaba dengan 250 ml air panas. Frekuensi minum 1—2 kali sehari.

Zain mengatakan setelah 7 hari konsumsi trigliserida kembali normal. Ayah 3 anak itu menangani pasien trigliserida tinggi rata-rata 10 orang sebulan. Salah satu pasien yang kadar trigliserida mencapai 600 mg/dl berangsur normal setelah sehari mengonsumsi ramuan Zain. Ia memperoleh meniran dan ashitaba dari Yogyakarta. (Riefza Vebriansyah)

Normalkan Hipertrigliserida

543_ 72

Rutin dalam meniran meningkatkan ekskresi fecal sterol sehingga terjadi penurunan absorbsi lemak. Dampaknya kadar trigliserida dalam plasma darah menurun. Sementara lupeol menurunkan kadar trigliserida darah dengan mengurangi sekresi trigliserida dan kolesterol dari sel hepar.

Sumber : t r u b u s – o n l i n e . c o . i d