Marsha anjani terbaik di kontes Sweet Memories Wonosobo 2016. Daun tersusun rapat dan rapi membentuk kipas.

Marsha, Juara 1 kelas utama mix.

Marsha, Juara 1 kelas utama mix.

Daun sansevieria hibrida marsha anjani itu bulat panjang tanpa kerut, membulat membentuk kipas. Warna daun hijau segar berkombinasi dengan crossbending atau motif bergaris yang melingkari daun berwarna hijau gelap menambah keindahan. Wajar bila para juri mendaulat sansevieria koleksi Irfan Syahroni itu sebagai yang terbaik di kelas utama campuran. Sansevieria itu meraih poin tinggi pada kriteria kesan pertama, komposisi, keserasian, kesehatan, dan karakter.

Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Wonosobo, Ir Abdul Munir MS (kanan) menancapkan bendera pada pot tanaman juara.

Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Wonosobo, Ir Abdul Munir MS (kanan) menancapkan bendera pada pot tanaman juara.

Marsha anjani menyisihkan 23 peserta lain di kelas utama campuran. Di kelas itu
bertanding S. pinguicula yang memiliki 6 anakan, sansevieria pencil yang anakannya telah memenuhi pot, serta beberapa hibrida tanpa nama. Meski bersosok tunggal, di mata para juri marsha paling sempurna. Menurut juri Willy Purnawanto, “Kualitas peserta kontes kian baik dan merata untuk semua daerah. Wajar bila pemenang kontes tersebar ke berbagai kota,” ujar Willy.

Mutu meningkat

Juara variegata aurea koleksi Wakhyu PS.

Juara variegata aurea koleksi Wakhyu PS.

Menurut pehobi di Wonosobo, Sochifin, “Persaingan makin berat, terutama di kelas variegata,” ujarnya. Ia mendaftarkan 4 peserta, koleksinya hanya meraih posisi ke-3 kelas variegata madya campuran dan posisi ke-4 di kelas variegata aurea. Meratanya kualitas peserta membuat juri harus bekerja keras memilih yang terbaik, terutama di kelas hibrida. Di kelas yang dikhususkan mencari varietas baru itu, penentuan nomine berlangsung alot.

Juara hibrid small round leaf koleksi Paswima.

Juara hibrid small round leaf koleksi Paswima.

Juri Muhammad Hatta mengatakan, ”Kelas hibrida kecil cukup menarik karena beberapa varian baru muncul.” Contohnya juara kesatu kelas hibrida kecil berdaun datar, terdapat garis perak di sepanjang tepi daun. Adapun juara hybrid small round leaf memiliki susunan daun yang sangat rapat, pendek, dan meninggi membentuk pagoda.

Juara variegata madya mix koleksi Dewi Gadavi.

Juara variegata madya mix koleksi Dewi Gadavi.

Panitia kontes Sweet Memories Wonosobo 2016 menggelar 10 kelas. Pehobi dari berbagai kota seperti Denpasar, Provinsi Bali, Medan (Sumatera Utara), dan Surabaya (Jawa Timur) menurunkan 192 tanaman untuk beradu elok. Panitia sengaja membuka kelas dengan ukuran kecil lebih banyak karena lebih praktis dalam pengangkutan. Menurut Sochifin kontes tiga tahunan itu menjadi agenda rutin sejak 2010.

Lomba Sansevieria “Sweet Memories”  kontes tanaman hias sekaligus menjalin silaturahmi.

Lomba Sansevieria “Sweet Memories” kontes tanaman hias sekaligus menjalin silaturahmi.

Adelia Anastasia yang tergabung dalam komunitas Asosiasi Sansevieria Cimanggis (ASC) Jakarta, membawa
sekitar 20 pot untuk bertanding pada semua kelas. Hasilnya sebanyak 4 pot berhasil tampil sebagai pemenang 4 besar. Adapun Wakhyu PS dari Kediri, Jawa Timur, mengikutsertakan 4 andalan, 2 tanaman di antaranya tampil sebagai pemenang di kelas variegata aurea. (Syah Angkasa)

Baca juga:  Agar Hutan Kembali Perawan

Sumber : t r u b u s – o n l i n e . c o . i d