Tomat Baru Pilihan Pekebun – Tomat Rewako

Tomat Baru Pilihan Pekebun - Tomat Rewako 1

Pilihan baru bagi para pekebun, tomat rewako dan golden sweet. Tomat rewako panen pada 70 hari setelah tanam.

Bentuk tomat rewako unik. Buahnya melekuk simetris mirip labu. Bobot rata-rata 60—70 gram per buah yang jingga kemerahan ketika matang. Adapun buah belum matang berwarana hijau muda. Belasan tanaman Solanum lycopersicum itu tumbuh subur di kebun Charlie Tjendapati di Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Provinsi Jawa Barat. Praktikus hidroponik dan pertanian perkotaan itu mendapat benih rewako dari rekannya.

Bobot tomat rewako 60—70 gram per buah.

Bobot tomat rewako 60—70 gram per buah.

Charlie membudidayakan 500 tananam di lahan 500 meter persegi. Meski terbiasa menanam secara hidroponik, kali ini ia membudidayakan rewako di atas tanah atau budidaya konvensional. Tanaman anggota famili Solanaceae itu berbuah perna pada umur 70 hari. Sebuah tanaman menghasilkan 42—50 buah atau 3 kg. Bobot per buah rata-rata 60—70 gram. Menurut Charlie rewako asli dari Indonesia, berkembang di Pulau Madura dan Jawa bagian timur.

Tomat hibrida

Charlie belum menjual tomat rewako hasil panennya. Musababnya produksi masih terbatas. Ayah 4 orang anak itu kerap mengolah rewako menjadi sambal. Apalagi ketika ada tamu berkunjung ke kebunnya. “Sambal tomat rewako disenangi tamu, karena rasanya gurih,” kata Charlie. Sayang Charlie belum sempat mengukur tingkat kemanisan tomat yang juga dikenal dengan sebutan tomat keriting itu.

Menurut praktikus pertanian perkotaan di Kelurahan Pajajaran, Kecamatan Cicendo, Bandung Jawa Barat, Kusdiana, tomat rewako cocok juga ditanam sebagai hiasan. Pasalnya bentuk buah unik. Kusdiana memanfaatkan galon bekas sebagai wadah tanam tomat rewako.

Nun di Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Ardy Seno pun pernah membudidayakan tomat rewako hingga 150 tanaman.

Tomat rewako ditanam pada galon bekas. di Kelurahan Pajajaran, Kecamatan Cicendo, Kota Bandung

Tomat rewako ditanam pada galon bekas. di Kelurahan Pajajaran, Kecamatan Cicendo, Kota Bandung

Menurut pekebun tomat eksklusif itu, tomat rewako termasuk determinate. Artinya buah bisa diatur matang bersamaan. Dari 150 tanaman itu Ardy memanen 500 kg. Setiap tanaman rata-rata menghasilkan 3,33 kg.

Baca juga:  Aneka Macam Model Akuaponik / Aquaponics

Ardy mengatakan, tomat rewako termasuk jenis cocktail karea berukuran di atas 30 gram. Pekebun tomat indigo rose sejak 2013 itu mengatakan, rewako kurang cocok diolah menjadi jus karena kurang manis.

Ardy sempat mengukur tingkat kemanisan tomat rewako hanya di kisaran 7º briks. “Tomat dapat 9—10o briks sudah bagus,” katanya. Menurut Product Specialist for Tomato, Eggplant, Celery & Carrot, PT East West Seed Indonesia, Muhamad Ichsanudin, sentra penanaman tomat rewako di Indonesia bagian timur seperti Sulawesi dan Maluku. Ichsan mengatakan, penamaan rewako diambil dari bahasa bugis ewako yang berarti berani.

Menurut Ichsan tomat mawar, ranti, dan rewako adalah varietas sama. “Hanya beda nama di setiap daerah. Nama ranti umumnya digunakan di Jawa Timur, tomat mawar lebih umum. Adapun rewako di Indonesia bagian timur,” katanya. Ichsan melihat potensi pasar tomat rewako cukup besar. Selama ini untuk tomat keriting, benihnya kebanyakan masih menggunakan benih lokal atau turunan.

Manis

Benih tomat rewako yang beredar di pasaran masih polinasi terbuka atau belum hibrida. “Kami berinisiatif untuk membantu petani dengan mengembangkan tomat ini menjadi hibrida dengan beberapa keunggulan seperti produksi yang jauh lebih tinggi, ketahanan virus, dan penyakit lain yang lebih bagus,” kata Ichsan. Itulah sebabnya produsen benih itu merilis tomat rewako pada 2015.

Bentuk tomat rewako hasil pemuliaan PT East West Indonesia (Ewindo) tidak berubah atau sama dengan rewako lokal. Ichsan menuturkan, tujuan merilis rewako untuk menjaga cita rasa tomat yang memang diperuntukkan sebagai bahan sambal.

Kelebihan lain rewako hibrida dibandingkan dengan benih polinasi terbuka adalah produksi lebih tinggi hingga 44%. Ewindo menguji coba rewako. Hasilnya produksi rata-rata 3 kg, rewako lokal, 2 kg per tanaman.

Tomat ceri golden sweet manis, 9-10 briks

Tomat ceri golden sweet manis, 9-10 briks

Menurut Ardy jika menginginkan rasa manis pekebun bisa memilih tomat golden sweet. Tomat ceri berbobot rata-rata 15—30 gram itu berpotensi memiliki tingkat kemanisan 9—10º briks. Dengan teknik budidaya batang ganda, Ardy bisa menuai panen 4 kilogram per tanaman. Per batang bisa menghasilkan 5 dompol. Total 10 dompol dari dua batang. Per dompol terdiri atas 12—15 buah.

Baca juga:  Cara Mengatur Suhu Air Pada Hidroponik

“Minimal per tanaman bisa dapat 120 buah. Hasil optimal 4 kg per tanaman,” katanya. Warna tomat kuning cerah saat panen. Bentuk buah lonjong panjang. Tomat introduksi asal Taiwan itu  tahan pengangkutan dan penyakit bacterial wilt. Tanaman optimum pada suhu 15—28º C. Dalam sekali musim tanam Ardy membudidayakan 3.000 tanaman. Jumlah itu berasal dari 10 gram benih.

Sumber : t r u b u s – o n l i n e . c o . i d

Tags:
Subscribe
Notify of
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x