Oh nooo, You use Adblocker!
Your Adblocker is active! It is preventing us to show you our content.

Tin Penghancur Batu Ginjal

Tin Penghancur Batu Ginjal 1

Konsumsi daun tin menghancurkan batu ginjal sebesar 0,5 cm selama 3 bulan.

Daun tin kering dan segar memiliki khasiat yang sama.

Daun tin kering dan segar memiliki khasiat yang sama.

Hartatik mengeluh sakit pinggang sejak 2014. Semula warga Kecamatan Mijen, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, itu berpikir hanya kecapaian. Namun, sakit itu tidak kunjung hilang. Rasa sakit semakin parah jika ia berjalan jauh. Rumahnya di dalam gang membuatnya harus berjalan sejauh 500 meter jika ingin naik kendaraan umum. Sejak sakit pinggang ia tidak sanggup lagi berjalan sejauh itu.

“Pinggang saya sakit, untuk jalan sedikit saja rasanya capai,” ujarnya. Akhirnya perempuan berusia 60 tahun itu diantar anak sulungnya untuk periksa ke rumah sakit terdekat. Hartatik mengikuti pemeriksaan ultrasonografi (USG) abdomen pada Maret 2016. Dokter mendiagnosis Hartatik menderita batu ginjal. Sebuah batu berukuran 1,9 cm bersarang di ginjal kanan.

Operasi

Hartatik rutin minum rebusan daun tin untuk mengobati penyakit batu ginjal.

Hartatik rutin minum rebusan daun tin untuk mengobati penyakit batu ginjal.

Menurut dokter spesialis penyakit dalam dari Rumahsakit dr Sardjito, Yogyakarta, Prof Dr dr Nyoman Kertia SpPD, batu ginjal terbentuk akibat penggumpalan kristal berukuran kecil seperti pasir dari zat-zat sisa hasil sekresi tubuh. Batu ginjal paling sering terbentuk dari kalsium yang berlebihan di dalam tubuh akibat terlalu sering mengonsumsi makanan berkalsium tinggi seperti kacang-kacangan.

Selain itu batu ginjal juga dapat terbentuk akibat penyakit lain seperti asam urat. Untuk mencegah terbentuknya batu ginjal, Nyoman Kertia menyarankan untuk mengonsumsi 2 liter air putih per hari. Air akan membantu membersihkan organ ginjal sehingga tidak ada penumpukan zat-zat hasil sekresi tubuh. Jika udah telanjur terbentuk batu ginjal, dokter akan menyarankan pengobatan pengangkatan batu ginjal dengan operasi atau penghancuran batu dengan laser.

Hartatik menolak saran dokter untuk operasi. “Saya memiliki trauma terhadap operasi,” ujar Hartatik. Jika ia menyetujui untuk operasi ia juga harus melakukan serangkaian pemeriksaan laboratorium seperti diagnosis ginjal secara lengkap, tes darah, urine, dan kalsium. Tujuan rangkaian pemeriksaan itu untuk mengetahui jenis batu yang terdapat di ginjalnya. Dengan demikian dokter mampu mengatasi secara tepat.

Hasil ultrasonografi sebelum minum daun tin menunjukkan adanya batu ginjal sebesar 1,9 cm di ginjal kanan Hartatik.

Hasil ultrasonografi sebelum minum daun tin menunjukkan adanya batu ginjal sebesar 1,9 cm di ginjal kanan Hartatik.

Setelah operasi Hartatik juga harus menjalani pemulihan selama 4—6 pekan. Karena takut dan proses pemulihan yang panjang ia lebih memilih pengobatan herbal seperti yang disarankan anaknya. Ismanto, anak lelaki Hartatik, menyarankan ibunya untuk rutin mengonsumsi seduhan daun tin setiap hari. Ismanto mengoleksi tin lebih dari 20 jenis yang tumbuh di halaman rumahnya.

Daun sedang
Ismanto mengetahui informasi mengenai khasiat teh daun tin dari rekannya di Komunitas Pencinta Tin di Semarang, Jawa Tengah. Selain itu Ismanto juga semakin percaya akan khasiat daun tin karena tumbuhan bergenus Ficus yang masih berkerabat dengan pohon beringin itu disebut di beberapa kitab suci. “Pohon tin juga sering disebutkan sebagai obat seribu penyakit,” ujar Ismanto.

Menurut Ismanto semua daun tin bisa dijadikan bahan seduhan dan memiliki khasiat obat yang sama. Namun, ia menyarankan untuk memilih daun yang berada di bagian tengah sehingga lebih bersih. “Daun tin terlalu tua juga sebaiknya dihindari karena memiliki noda seperti karat daun,” ujar Ismanto. Hartatik tak perlu mencari daun tin karena di halaman rumahnya tumbuh beberapa pohon. Sejak Juli 2015 ia rutin memetik 5—10 daun tin.

Page :
Tags:
Subscribe
Notify of
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x