Tin Jagoan Jaga Hepar

Daun tin terbukti empiris mengatasi sirosis.

Daun tin terbukti empiris mengatasi sirosis.

Daun tin terbukti empiris mengatasi sirosis.

Samid gelisah lantaran sudah tiga hari tidak buang air besar. Kondisi warga Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur, itu makin parah karena tiba-tiba muntah darah dan hilang ingatan. “Beliau lupa anak dan istri serta pandangannya kosong,” kata menantu Samid, Bagdo Hadi. Kejadian pada 2014 itu tentu saja membuat keluarga cemas. Mereka pun memeriksakan Samid ke rumah sakit terdekat.

Dokter mendiagnosis ayah 3 anak itu mengidap sirosis level 8. Keruan saja semua anggota keluarga Samid cemas. Harap mafhum, sirosis penyakit mematikan. Perhimpunan Peneliti Hati Indonesia (PPHI) pada Februari 2013 melaporkan rata-rata prevalensi sirosis mencapai 47,4% dari seluruh pasien penyakit hati yang dirawat.

Daun tin
Sejatinya, itu bukan pertama kali Samid mengidap gangguan fungsi hati. Sepuluh tahun silam, ia divonis mengidap hepatitis. Untungnya penyakit itu reda sebelum menampakkan gejala serius.

Sediaan berbentuk serbuk dalam kantong memudahkan konsumsi daun tin.

Sediaan berbentuk serbuk dalam kantong memudahkan konsumsi daun tin.

Salah satu penyebab sirosis adalah kerusakan fungsi hati akibat paparan radikal bebas. Menurut ahli fungsi hepar atau hati dari Fakultas Kedokteran, Universitas Diponegoro, Semarang, Jawa Tengah, dr Hardian, radikal bebas berupa senyawa atau molekul dengan satu atau lebih elektron yang tidak berpasangan pada orbit luarnya. Oleh karena itu, untuk mencapai kestabilan ia mencuri molekul di sekitarnya. Terjadilah reaksi berantai membentuk radikal baru.

Lebih lanjut dr Hardian menuturkan di dalam tubuh radikal bebas menyebabkan gangguan integritas membran hepatosit sehingga berbagai seperti Serum Glutamic Oxaloacetic Transaminase (SGOT) dan Serum Glutamic Piruvic Transaminase (SGPT) keluar. “Enzim yang keluar dari hepatosit meningkat kadarnya dalam serum dan menjadi indikator kerusakan hepar,” kata Hardian.

Dokter spesialis penyakit dalam di Rumah Sakit dr. Soetomo, Surabaya, Jawa Timur, dr. Arijanto Jonosewojo, Sp.P.D., mengatakan peningkatan angka SGPT dan SGOT salah satu indikasi peradangan hati. Jika tidak tertangani, pada kondisi lanjut bisa koma hepatikum atau kerusakan kronis pada hati. Menurut Hardian radikal bebas merusak dinding sel hati dan menyebabkan trigleserida naik sehingga kolesterol naik.

Temulawak sohor sebagai pelindung hati.

Temulawak sohor sebagai pelindung hati.

Pada kerusakan yang lebih luas bisa terjadi pelemakan hati dan degenerasi sel hati. Degenerasi hati menyebabkan kerusakan organ itu lebih parah. Keadaan itulah yang pada akhirnya menyebabkan sirosis. Pada pasien sirosis, jaringan hati tidak berfungsi dan mengeras. Dokter pemeriksa membekali Samid beragam obat untuk meredakan sirosis.

Namun, Bagdo Hadi mengkhawatirkan efek samping obat kimia. Itulah sebabnya ia mencari informasi herbal yang bisa mengatasi sirosis. Seorang guru mengaji menyarankan untuk mengonsumsi rebusan daun tin. Bagdo pun patuh demi kesembuhan ayah mertua. Ternyata ia kesulitan mencari daun yang disebutkan di dalam kitab suci itu dan baru mendapatkannya dari Tulungagung, Jawa Timur.

Membaik
Bagdo lalu merebus 3 daun tin dalam 2,5 liter air hingga mendidih dan tersisa seliter air. Ia menyimpan ramuan itu ke dalam lemari es agar awet. Samid mengkonsumsi 250 ml air rebusan daun tin setiap pagi, siang, dan sore. Sebulan pascakonsumsi memori lelaki 69 tahun itu kembali normal. Samid mengenal anak dan istrinya. Buang air besar pun lancar, sekali setiap hari.

Tags:
Subscribe
Notify of
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x