Tiga Mutu Sarang Walet 1

Pascapanen sarang walet menentukan harga jual.

Sarang mangkuk, harapan peternak walet.

Sarang mangkuk, harapan peternak walet.

Harga sarang walet berkualitas mangkuk kini mencapai Rp9-juta—Rp10-juta per kg. Bandingkan dengan sarang sudut yang hanya Rp7,25—Rp7,75-juta per kg atau sarang patahan Rp6,25-juta. Itulah sebabnya Syahrani ketat menyeleksi sarang setiap kali transaksi. Peternak dan pedagang pengumpul sarang walet di Buntok, Kota Waringin Timur, Kalimantan Tengah, itu memasukkan sarang dengan lubang kecil pun sebagai patahan.

Dengan seleksi ketat, Syahrani mendapat harga jual tinggi. Kualitas sarang walet memang menyebabkan perbedaan harga mencolok. Peternak berpeluang memperoleh sarang mangkuk dalam jumlah besar bila menerapkan teknik budidaya dan pascapanen yang tepat. Peternak berusaha menghasilkan sarang mangkuk sebanyak mungkin dan menghindari sarang sudut. Itulah sebabnya mereka meminimalkan walet bersarang di sudut.

Ukuran jumbo

Syahrani, menyeleksi ketat sarang untuk menjaga kualitas barang.

Syahrani, menyeleksi ketat sarang untuk menjaga kualitas barang.

Rumah baru atau tahap awal biasanya banyak menghasilkan sarang sudut. Sebab, burung Collocalia fuciphaga lebih suka membuat sarang di sudut pertemuan papan sirip. Untuk mengatasi, kini peternak menutup sudut-sudut lagur sehingga sarang walet tidak bersudut lagi. Untuk mengurangi jumlah sarang sudut, ahli walet di Tangerang, Provinsi Banten, Albertus Hendri Mulia, mengusulkan agar lagur dibuat searah.

Binder1.pdfBila sirip berbentuk kotak-kotak, banyak menghasilkan sarang sudut. Peternak membuat sirip berbentuk kotak agar tempat meletakkan sarang lebih banyak. Lain lagi dengan penyebab terbentuknya sarang patahan. Menurut Hendri Mulia yang masuk kategori sarang patahan ialah sarang yang berukuran besar atau bakpao. Sarang yang ukurannya kecil dan sarang yang tidak utuh, misal karena patah atau belum jadi.

Hendri Mulia, banyak faktor penyebab sarang patahan.

Hendri Mulia, banyak faktor penyebab sarang patahan.

Penyebab sarang patahan di antaranya pola panen dan cara panen tidak tepat. Panen dini berakibat sarang tidak sempurna pembentukannya atau belum selesai. Lazimnya peternak panen sarang setelah 40 hari. Namun, karena kebutuhan ekonomi mendesak, banyak peternak memanen sarang lebih cepat. Sebaliknya menunda panen menyebabkan sarang berukuran jumbo atau sarang bakpao.

Baca juga:  Budidaya Lebah Trigona

Sarang bakpao, “Biasanya terjadi karena kita menggunakan pola panen tetasan,” ujar Hendri Mulia. Jika di sarang itu ada telur atau anakan, peternak tidak memanen sarang sehingga ukuran jadi besar. Bila periode panen berikutnya masih ada telur atau anakan sehingga peternak kembali tidak panen yang membuat ukuran makin besar. Pada saat sarang itu kosong ukurannya sudah lebih besar daripada ukuran normal. Warna kuning, tidak seputih sarang normal.

Seleksi semua sarang untuk tentukan harga jual.

Seleksi semua sarang untuk tentukan harga jual.

Menurut Andry Barlian, eksportir sarang walet di Bandung, sarang patahan masih laku diekspor. Harga patahan kotor Rp 4-juta—Rp5-juta tergantung ukuran sarang itu, kecil—besar. Harga sarang mangkuk berkisar Rp10-juta/kg.

Semprot air

Bencana kekeringan bisa menurunkan kualitas sarang. Pada kondisi itu, walet sulit menemukan pakan alami. Akibatnya waktu pembuatan sarang menjadi lambat. Menurut peternak walet di Muarabungo, Provinsi Jambi, Benny Tan, pada kondisi kemarau panjang, waktu panen sarang mundur hingga 3 bulan. Bila peternak terdesak kebutuhan ekonomi, mereka akan memanen sarang meski belum sempurna.

Persentase sarang mangkuk cukup besar bila panen dan pascapanen tepat.

Persentase sarang mangkuk cukup besar bila panen dan pascapanen tepat.

Akibatnya sarang masuk kategori patahan sehingga harga lebih rendah. Menurut Albertus Hendri Mulia sarang yang ukurannya tidak cukup atau yang tidak utuh tidak bisa dimodifikasi menjadi sarang mangkuk ukuran normal. Namun, sarang berukuran besar atau bakpao bisa dimodifikasi menjadi sarang mangkuk berukukuran normal. Penyebab lain sarang patahan ialah panen sembrono.

Sarang patah bisa diminimalkan dengan menyemprot air sebelum mengambil sarang di lagur. Akibat penyemprotan air itu maka sarang lembap sehingga tidak mudah patah. “Jika sarang kering dan tidak disemprot air pada waktu pengambilan, maka sarang mudah pecah,” ujar Hendri Mulia. Menurut Syahrani pada kondisi normal, pembentukan sarang patahan atau pun sudut hanya sekitar 10% dari hasil panen. Saat pengemasan, jumlah sarang patahan bertambah sehingga merugikan pedagang pengumpul. (Syah Angkasa)

Baca juga:  Suara Pemikat Walet

Sumber : t r u b u s – o n l i n e . c o . i d

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *