Ricky Irmansyah (paling kanan)

Ricky Irmansyah (paling kanan)

Pemilihan joran menentukan sukses di kolam pemancingan.

Ricky Irmansyah terburu-buru menyambar tas khusus berisi perlengkapan mancing—joran beserta ril, kenur, dan kail—yang tergantung di dinding. Beberapa menit kemudian pehobi di Beji, Kota Depok, Jawa Barat, itu  mengemudikan motor ke pemancingan galatama di Ciputat, Kota Tangerang Selatan, Provinsi Banten. Ricky memang senang mancing sejak sekolah dasar. Ia menargetkan mendapat ikan paling banyak di antara pemancing lain.

Berselang 1,5 jam mengendarai motor ia tiba di lokasi pemancingan. Saat membuka tas berisi peralatan pancing, Ricky terkejut bukan kepalang. Sebab, isi tas itu tidak sesuai harapan. Tas mancing itu berisi joran dan peralatan lain khusus untuk memancing ikan mas harian. Padahal, “Ikan yang dilombakan saat itu patin galatama,” kata Batman, sapaan Ricky. Ia pun tidak mungkin pulang mengambil tas yang benar karena lomba segera mulai.

Kang Ito "Peralatan mancing harus balanced tackle"

Kang Ito “Peralatan mancing harus balanced tackle”

Tergantung tujuan

Dengan terpaksa Ricky menggunakan peralatan mancing ikan mas harian. Di dalam tas itu terdapat joran sepanjang 180 cm. Joran itu dilengkapi ril berseri 2000 dan senar berkekuatan 5—6 kg dan mata kail bernomor 4. Untuk memancing patin skala galatama, spesifikasi itu kurang tepat. Menurut Ricky untuk memancing patin skala galatama diperlukan senar berkekuatan 12,5—15 kg berdiameter 0,35—0,45 mm.

“Itu penting agar senar tidak putus sehingga pemancing bisa mengimbangi gerakan ikan,” kata pehobi mancing berusia 37 tahun itu. Bagaimana dengan joran? Ricky mengatakan panjang joran tergantung  ukuran kolam dan tinggi atap yang menaungi lapak kolam pemancingan. Lazimnya untuk galatama patin panjang joran 180 cm memadai. Menurut Ricky joran terbuat dari fiber atau karbon grafit. Joran fiber lebih berat ketimbang karbon grafit dan kuat. Sementara joran dari karbon grafit lebih ringan, tapi tidak selentur fiber.

Ricky mengatakan bahwa pehobi mancing mesti memperhatikan kelenturan joran. Cara menguji kelenturan joran, yakni gantungkan beban sesuai dengan ikan yang dipancing. Joran yang baik tidak patah.Sebaliknya jika joran patah berarti kurang lentur. Menurut Ricky kelenturan joran untuk memancing lele, mas, bawal, dan patin galatama harus medium high. Artinya joran tidak terlalu lentur atau kaku.

Baca juga:  Nutrisi Hidroponik

Senar

Sementara jenis senar yang digunakan untuk patin bisa monofilamen atau multifilamen.  Senar filamen terdiri atas serabut tunggal berbahan dasar nilon. Sementara senar multifilamen mengandung banyak serabut yang disusun menjadi satu berbahan polietilen (PE). “Penggunaan senar monofilamen atau PE selera masing-masing pemancing,” ucap Ricky. Jika ingin memancing patin dengan senar PE, gunakan ukuran 3—5. Bahan dasar senar yang berbeda mempengaruhi sifatnya.

Tiga mata kail dan timah pemberat untuk memancing galatama ikan mas

Tiga mata kail dan timah pemberat untuk memancing galatama ikan mas

Senar PE lebih kaku daripada monofilamen. Akibatnya jika pemancing menggiring ikan ke tepian terasa berat karena senar PE kurang lentur. Meskipun begitu senar PE lebih kuat ketimbang monofilamen. “Menggunakan senar monofilamen lebih menantang karena tarikan ikan lebih terasa,” kata Ricky.  Menurut pria kelahiran Mei 1976 itu perbandingan pengguna senar PE dan monofilamen 50 : 50.

Menyesuaikan ukuran senar untuk patin, ril yang digunakan juga berseri besar 3000—5000. Ril berkaitan dengan kapasitas wadah penampung benang. Semakin besar benang yang digunakan, semakin besar pula seri ril yang diperlukan.

Untuk mas galatama Ricky lazimnya menggunakan senar berkekuatan 5—7 kg yang berdiameter 0,26—0,28 mm. “Sebenarnya diameter senar yang lebih kecil seperti 0,24—0,25 mm lebih bagus,” ujar pria kelahiran Jakarta itu. Menurut Ricky senar yang lebih besar daripada 0,26 mm membuat ikan mas ragu-ragu dan waspada untuk memakan umpan. Sebab ukuran senar yang lebih besar sukar tenggelam sehingga mudah dilihat ikan.

Akibatnya pemancing tidak bakal mendapat hasil maksimal. Sebaliknya, ukuran senar yang lebih kecil mudah putus. Oleh karena itu gunakan juga senar yang warnanya mirip dengan air kolam seperti putih. “Diharapkan dengan cara itu ikan tidak ragu untuk menyambar umpan,” ujar pehobi film laga itu. Sebenarnya penggunaan senar berawarna seperti hijau, biru, dan kuning sah-sah saja.

Baca juga:  Panen Besar Cabai Organik

Pilihan penggunaan senar berwarna tergantung waktu memancing. Saat siang penggunaan senar transparan atau menyerupai warna air kolam sangat dianjurkan. Sementara pada malam penggunaan senar berwarna lebih berguna.

Sebab, pemancing masih bisa mengamati pergerakan senar jika umpan disambar ikan. Jika pada malam hari menggunakan senar transparan, pemancing sulit mengamati kondisi senar di kolam. Adapun ril yang sesuai dengan ukuran senar untuk mas itu berseri 2500.

Mesti seimbang

Perlengkapan mancing lain adalah mata kail. Mata kail yang tepat untuk patin berukuran 8—12. Penggunaan mata kail berhubungan dengan ukuran mulut ikan. Sementara kail yang digunakan untuk mas berjumlah 3 dengan ukuran 5 atau 6. Jika bobot ikan mas yang dipancing di bawah 5 kg, sebaiknya menggunakan kail nomor 5. Kail nomor 6 digunakan jika ikan berbobot di atas 6 kg. Kail mesti dilengkapi timah supaya kail tidak melayang.

Untuk mengakali peralatan yang salah itu Ricky membeli senar yang sesuai untuk mancing patin. Selain itu, untuk mata kail ia meminjam dari teman sesama pemancing. Ricky tetap bisa berlaga di pentas galatama itu. Ia punya trik agar peralatan mancing berfungsi maksimal.

Ketika patin menyambar umpan, Ricky secara perlahan mengangkat patin menuju tepian kolam. Namun, saat mendapat ikan yang ke-10, joran milik Ricky patah menjadi 2 bagian. Musababnya, “Joran dan peralatan pancing lainnya sudah sampai batasnya,” kata ayah 3 anak itu. Saat itu, pada medio 2010,  ia mendapat 10 patin. Padahal jika Ricky menggunakan spesifikasi joran yang benar, ia bisa meraih 30 ikan.

Menurut pehobi mancing di Pondokaren, Tangerang Selatan, Banten, Sumaryono, peralatan mancing seperti joran dan peralatan pendukung mesti sesuai dengan jenis dan bobot ikan. Jika peralatan tidak sesuai, joran patah seperti pengalaman Ricky bisa terjadi. Oleh karena itu, Sumaryono menyarankan jika pehobi ingin memperoleh hasil maksimal maka joran, ril, senar, dan kail mesti seimbang. “Di dunia mancing, keseimbangan antarkomponen itu disebut balanced tackle,” kata Kang Ito, sapaan akrab Sumaryono. Dengan spesifikasi alat pancing yang tepat, hasil mancing pun maksimal. (Riefza Vebriansyah)

532_91

Sumber : t r u b u s – o n l i n e . c o . i d