Taoge Baik untuk Ginjal

Salah satu olahan taoge yang digemari masyarakat yaitu tumis taoge

Salah satu olahan taoge yang digemari masyarakat yaitu tumis taoge

Taoge berkhasiat melindungi ginjal.

Menu makan sehari-hari Hamdan Suryana—nama samaran—selalu ada yang berbahan taoge. Tiga hari dalam sepekan, ia mengonsumsi taoge segar atau tumis taoge. Selain itu, 2 kali dalam sebulan ia mengonsumsi taoge, kol, dan mentimun dicampur dengan air cuka dan cabai seperti rujak. “Saya mengonsumsi taoge karena bagus untuk kesehatan,” kata pria berumur 39 tahun itu.

Taoge yang Hamdan konsumsi adalah kecambah kacang hijau Vigna radiata. Menurut dokter ahli gizi klinik di Rumahsakit Immanuel Bandung, Jawa Barat, dr Dadang Arief Primana MSc SpKO SpGK, mengonsumsi taoge baik untuk menjaga daya tahan tubuh. Sebaiknya taoge dikonsumsi dalam keadaan segar agar kandungan gizinya tetap utuh.

Polusi akibat kemacetan menjadi radikal bebas dalam tubuh. Begitu juga dengan stres, memicu radikal bebas

Polusi akibat kemacetan menjadi radikal bebas dalam tubuh. Begitu juga dengan stres, memicu radikal bebas

Pelindung ginjal

Untuk orang dengan keluhan asam urat, sebaiknya tidak terlalu sering mengonsumsi taoge. Sebab, “Taoge juga mengandung purin,” kata anggota Perhimpunan Dokter Gizi Medik Indonesia (PDGMI) itu. Dalam “Tingkatkan Mutu dan Budidaya Kacang Hijau” Kementerian Pertanian menyatakan taoge sangat populer di Indonesia karena rasanya enak dan murah.

Proses pembuatan taoge sederhana sehingga siapa pun bisa membuatnya. Dari 1 g kacang hijau didapat 9—10 g taoge tergantung kualitas bahan. Peningkatan gizi pada taoge mulai tampak sekitar 24—48 jam setelah perkecambahan. Kandungan protein meningkat menjadi 21—28%. Saat itu terjadi hidrolisis karbohidrat, protein, dan lemak menjadi senyawa yang lebih sederhana sehingga mudah dicerna.

Oleh karena itu, pelaku diet   memanfaat-kan taoge sebagai pengganti protein hewani. Selama proses perkecambahan juga terjadi peningkatan jumlah vitamin B1 (tiamin), B2 (riboflavin), B3 (niasin), piridoksin, biotin, dan vitamin E (tokoferol). Kecambah kacang hijau pun mengandung banyak enzim aktif. Misal enzim amilase yang berfungsi membantu metabolisme karbohidrat.

Taoge terbukti ilmiah berkhasiat melindungi ginjal

Taoge terbukti ilmiah berkhasiat melindungi ginjal

Tanpa Hamdan sadari, ia sudah menjaga kesehatan ginjalnya karena kebiasaannya mengonsumsi taoge. Hasil penelitian Aditya Iqbal Maulana dari Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret Surakarta, Jawa Tengah, mengungkap khasiat taoge sebagai pelindung ginjal atau renalprotektor. Aditya melibatkan 28 mencit jantan yang terbagi ke dalam 4 kelompok. Pada kelompok kontrol mencit diberi 0,2 ml akuades per 20 g bobot tubuh. Namun, pada hari ke-12—14 dosis akuades berkurang menjadi 0,1 ml/20 g bobot tubuh.

Aditya juga memberikan 0,2 ml akuades per 20 g bobot tubuh pada mencit di kelompok I. Sementara pada kelompok II mencit mendapatkan 25 mg ekstrak taoge per 20 g bobot tubuh.  Untuk kelompok III, peneliti memberikan 50 mg ekstrak taoge per 20 g bobot tubuh mencit. Selain itu, kelompok I, II, dan III juga diberi 0,1 ml parasetamol per 20 g bobot tubuh.

Aditya menggunakan taoge segar berusia 48 jam tanpa pengeringan dan langsung diekstrak. Hewan uji  berupa mecit galur swiss webster jantan berumur 2—3 bulan. Pemberian taoge berlangsung 14 hari berturut-turut agar antioksidan melindungi ginjal dari kerusakan akibat induksi parasetamol dosis toksik.

Subscribe
Notify of
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x