Sudah Gurih, Harum Pula 1

Cita rasa teh yang gurih dan harum ada di Tambi.

Warna teh Tambi 1 (paling kiri) sangat pekat dan memiliki aroma yang lebih wangi dibandingkan Tambi 2 (nomor 3 dari kiri).

Warna teh Tambi 1 (paling kiri) sangat pekat dan memiliki aroma yang lebih wangi dibandingkan Tambi 2 (nomor 3 dari kiri).

“Sidang pelepasan varietas tanaman perkebunan dinyatakan dan disetujui lulus tanpa ada catatan,” ujar Direktur PT Perkebunan Tambi, Ir. Is Hartanto. Yang dimaksud Is Hartanto adalah lolosnya teh tambi 1 dan tambi 2 yang lolos ketika sidang pelepasan varietas unggul baru (VUB) untuk mendapatkan jenis teh baru berkualitas pada November 2017 di Depok, Jawa Barat. Dari 19 varietas yang diajukan 18 yang lulus.

Sidang yang diketuai oleh Direktur Perbenihan Tanaman Perkebunan, Ir. H. Muhammad Anas, M.Si., menyatakan teh tambi 1 dan tambi 2 lulus sebagai varietas unggul tanaman teh Indonesia. Apa kelebihan tambi? Teh tambi beraroma wangi yang lembut. Setelah diseduh, warna teh itu pun berubah menjadi merah pekat. Menurut Is Hartanto warna itu bukan karena pewarna, tapi memang sifat asli dari khas teh langsung merah dan aroma wangi tercium. “Laksana mencicipi teh dari Darijeeling—teh dari daratan India bagian Utara yang sangat enak,” ujar salah satu tim penilai pelepas varietas, Surip Mawardi.

Teh Tambi

Tambi 1 dan tambi 2 sebagai varietas unggul menjadi harapan baru untuk meningkatkan daya saing teh Indonesia dalam perniagaan global. Teh tambi 1 dan 2 berasal dari daerah perkebunan di Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah. Kedua varietas baru itu merupakan hasil penelitian sejak Januari 2012 hingga September 2017 oleh peneliti Balai Penelitian Tanaman Industri dan Penyegar (Balittri).

Berturut-turut kedua dari kiri: Is Hartanto (Direktur), Agus Wibowo (Direktur Utama), Budi Martono (Peneliti),  dan Agus Baru (Kepala Bagian Produksi) PT Perkebunan Tambi.

Berturut-turut kedua dari kiri: Is Hartanto (Direktur), Agus Wibowo (Direktur Utama), Budi Martono (Peneliti), dan Agus Baru (Kepala Bagian Produksi) PT Perkebunan Tambi.

Lembaga itu bekerja sama dengan PT Perkebunan Tambi dan Dinas Tanaman Pangan, Pertanian, dan Perikanan Kabupaten Wonosobo. Klon itu merupakan hasil seleksi yang dilakukan oleh staf bagian produksi di PT Perkebunan Tambi, yaitu R. Suwandi (alm). Menurut ketua tim peneliti, Dr. Budi Martono, MSi, tambi 1 dan 2 merupakan hasil perbanyakan klonal dari pohon induk tunggal hasil seleksi dalam populasi asal biji.

Baca juga:  Proteksi Ganda Buah Cinta

Menurut Budi varietas baru itu memiliki potensi kualitas tinggi, agak tahan terhadap penyakit cacar teh (blister blight), serta memiliki perakaran kuat. “Klon tambi 1 dan tambi 2 mempunyai ciri khas tersendiri dibandingkan dengan teh lain,” ujar Budi. Tambi 1 memiliki tangkai dan warna pucuk agak merah kecokelatan, aroma wangi, bentuk daun kecil agak memanjang, kandungan katekin lebih tinggi daripada tanaman teh jenis lainnya.

Adapun tambi 2 memiliki warna pucuk hijau kecokelatan dengan bentuk daun lebih besar dan lebar dibandingkan dengan tambi 1. Perbedaan lain, pertumbuhan tunas tambi 2 setelah pangkas lebih cepat dibandingkan dengan tambi 1. Kedua varietas unggul itu termasuk teh sinensis. Berbagai penelitian melaporkan khasiat teh sinensis baik bagi kesehatan sehingga permintaan teh hijau yang berkualitas baik akan makin meningkat.

“Selain memiliki kandungan polifenol, kedua varietas teh memiliki kadar kafein rendah,” ujar Asisten Direktur PT Perkebunan Tambi, Ir. Agus Baru H, M.M. Teh tambi 1 dan tambi 2 mudah diperbanyak. Oleh sebab itu, dapat dikembangkan secara luas untuk meningkatkan produksi dan kualitas teh hijau dan teh hitam di Indonesia. Menurut Direktur Utama PT Perkebunan Tambi, Agus Wibowo, S.Sos, teh menghadirkan suasana tenang, hening, dan bening dalam kehidupan sehari-hari.

Teh biasanya diminum setelah makan menu yang berlemak dan berfungsi mengurangi penyerapan kolesterol oleh tubuh. Teh bermanfaat buat kesehatan bila diminum dengan benar. Camellia sinensis itu mengandung katekin yang membantu penderita jantung dengan 3 peran: antioksidan, antiinflamasi, dan antiagregasi. Sifat antioksidan menghambat oksidasi lemak penghambat pembuluh darah ke jantung.
Antiinflamasi alias antiradang berguna karena mengurangi radang penderita jantung koroner. Sementara antiagregasi mencegah penggumpalan darah di pembuluh darah. Kuncinya minumlah teh segera setelah diseduh. Tren minum teh cenderung meningkat seiring kesadaran masyarakat untuk hidup lebih sehat. Para penggemar teh memperoleh khasiat lebih banyak. Oleh karena itu, pemasaran teh tambi 1 dan 2 sangat dinanti penggemar teh di seluruh Indonesia.

Baca juga:  Rupiah Asal Buah Naga

“Bahkan sebelum dijual bebas, teh itu sudah ditawar oleh beberapa kerabat kami dengan harga Rp500.000 per kg,” ujar Agus Wibowo. Pada awal 2018, PT Perkebunan Tambi mendapat permintaan 5 kg dari salah satu kerabat di Jawa Timur. Namun, pihak PT Perkebunan Tambi belum dapat memenuhinya karena pasokan teh tambi 1 masih sedikit dan membutuhkan waktu untuk menghasilkan teh berkualitas. (Tiffani Dias Anggraeni)

582 123

Sumber : t r u b u s – o n l i n e . c o . i d

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *