Stroberi Putih Yang Unik 1

Stroberi baru berwarna putih bersih. Stroberi putih mulai dipasarkan di mancanegara pada 2012.

Buah stroberi putih bersih itu bagai magnet yang menarik perhatian pengunjung pameran Horti Asia di Bangkok, Thailand, pada Maret 2015. Sosok dan bentuknya sama dengan jenis biasa. Biji-biji merah kecil tampak di permukaan kulitnya. Namun, ukuran buah lebih kecil. Jumlah buah dalam sebuah dompolan lebih banyak, mencapai 7—10 buah.

Buah stroberi putih dihasilkan dari silangan Fragaria chiloensis dan F. vesca.
Buah stroberi putih dihasilkan dari silangan Fragaria chiloensis dan F. vesca.

Richard Bennet menanamnya dalam wadah keranjang rotan. Pria warga negara Belanda itu menggunakan media tanam organik. Ia lantas menutupi media tanam itu dengan jerami sebagaimana dilakukan petani zaman dahulu yang membuatnya disebut strawberry. Pemilik nurseri New Fashion Flowers itu juga menanam stroberi di dalam pot berbentuk anjing. Tampilan tanaman anggota famili Rosaceae itu amat elok.

Muasal stroberi putih

Richard Bennet membawa tanaman stroberi putih itu dari negaranya, Belanda, untuk dipamerkan di ajang ekshibisi teknologi pertanian Thailand. Menurut Richard stroberi putih relatif baru di Belanda. Komoditas itu mengisi pasaran secara komersial pada 2012. Para pedagang di New York, Amerika Serikat, dan Jepang, baru menjajakan buah kerabat apel itu juga pada tahun yang sama.

Di Jepang stroberi putih yang dikemas dalam stirofoam dengan harga fantastis US$12 setara Rp150.000 per butir. Menurut Richard Bennet, stroberi putih Fragaria chiloensis berasal dari Cile, Amerika selatan. Di negara yang dalam ungkapan Quenchua berarti dingin itu stroberi putih terancam punah. Ukuran buahnya di habitat asli hanya sebesar kacang tanah dengan jumlah sedikit.

Buah stroberi merah putih cantik dijadikan salad.
Buah stroberi merah putih cantik dijadikan salad.

Menurut importir hortikultura itu pada 2003 pemulia Belanda menyilangkan F. chiloensis dengan stroberi merah asal Eropa selatan untuk mendapat stroberi yang lebih produktif. Namun, hasilnya baru dipasarkan pada 2012. Penyilang Inggris pun mengembangkan jenis putih Fragaria vesca yang berbuah kecil tapi harum. Di pasaran dijumpai dengan nama white soul dan white delight.

Baca juga:  Menanam Cabe Besar Atau Cabe Rawit? Ini Cara Menanam dan Tipsnya!

Keduanya tergolong alphine strawberry yang juga merupakan cikal-bakal stroberi putih. Induk itu juga dimanfaatkan untuk menghasilkan fragaria x ananassa yang lazim dikenal dengan pineberry. Hasil persilangannya bersosok lebih kecil daripada stroberi merah, yang berkisar 15-23 mm, atau 0,6-0,9 inci. Saat matang buah tetap putih dengan hiasan biji warna merah.

Pemulia di Amerika Serikat menyilangkan Fragaria chiloensis dengan Fragaria virginiana yang berhabitat asli di Amerika utara. Sebenarnya banyak stroberi merah yang buahnya berwarna putih sewaktu muda. Namun, untuk stroberi putih buahnya berwarna putih sejak muda hingga matang. “Memang ada juga yang bersemburat kemerahan. Namun, jumlahnya tidak banyak dalam dompolan,” ungkap Bennet.

Protein alergen

Mengapa stroberi berwarna putih? Buah stroberi merah mengandung protein fragaria alergen A1 alias Fra a1. Protein itu berperan memberi warna merah dalam proses pematangan buah. Sementara protein itu tidak ditemukan dalam buah stroberi putih, sehingga tidak ada zat yang membantu pewarnaan buah. Dampaknya buah tetap putih hingga matang. Yang menarik, masyarakat menghindari stroberi merah karena terserang alergi kala mengonsumsinya.

Stroberi, buah cinta yang digemari di seluruh dunia.
Stroberi, buah cinta yang digemari di seluruh dunia.

Lain dengan stroberi putih. Mereka bisa makan buahnya sampai puas tanpa takut terkena alergi. Diduga zat fragaria alergen A1 itu biang alergi. Karena pada stroberi putih tidak ditemukan zat itu, sehingga mereka tidak terserang alergi saat mengonsumsinya. Daging stroberi putih berwarna putih juga, tipis, dan lembut. “Seperti langsung lumer dalam mulut,” ungkap Putri Salsa, pehobi stroberi di Kotamadya Metro, Provinsi Lampung.

Biji stroberi putih agak pahit, meninggalkan kesat di lidah, sedikit terasa sepat, rasa masam maupun manis sangat samar. Putri Salsa mendapatkan bibit dengan membeli biji dari toko daring atau online. Ia menanam stroberi putih yang berbunga 5 bulan pascatanam. Panen 2 bulan kemudian. Ukuran buah kecil, hanya sebesar kelingking sepanjang 2 cm. Bentuknya memanjang, beda dengan stroberi pada umumnya. Namun, stroberi putih itu sangat rajin berbuah sehingga menutupi kelemahan buah kecil. Selain itu, buahnya harum.

Baca juga:  Stevia Unggul CM-3

Ahmad Syahrian Siregar, peneliti stroberi di Balai Penelitian Jeruk dan Tanaman Sub Tropika (Balitjestro), Malang, Provinsi Jawa Timur, pun menemukan stroberi putih di Bedugul, Kabupaten Tabanan, Provinsi Bali. Pekebunnya mendatangkan bibitnya dari Jepang pada 2-3 tahun lalu. Bentuk buahnya mirip dengan stroberi biasa yaitu berbentuk bel. Menurut Syahrian buahnya tidak terlalu putih, karena masih ada semburat kemerahan di kulitnya. Ia pun menduga buahnya ada yang bisa jadi merah saat matang penuh.

Dari segi rasa, menurut peneliti asal Bandung itu, rasanya manis, sedangkan rasa masamnya kurang dibandingkan yang merah. Ia menduga, kandungan vitamin C stroberi putih lebih rendah sehingga tidak semasam yang merah. Kini instansinya memperbanyak stroberi putih itu lewat kultur meristem yang mulai dirintis pada 2014.

Menurut Syahrian sebenarnya stroberi merah, bila ditanam dari biji, buahnya juga akan putih pada awalnya. Namun, setelah besar perlahan warnanya akan berubah menjadi merah. Lain dengan stroberi putih, ia akan tetap putih hingga matang penuh. Adapun buah putih yang bersemburat merah, terjadi karena hasil persilangan stroberi merah dengan stroberi putih, misal dengan F. chiloensis atau F. vesca sehingga sifat merahnya kadang masih muncul pada turunannya.

Sumber : t r u b u s – o n l i n e . c o . i d

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments