Si Hejo Jawara Banten

Durian si hejo menjadi yang terbaik di Festival Durian Banten 2016.

Durian si hejo menjadi jawara pada ajang  Kontes dan Festival Durian Banten 2016.

Durian si hejo menjadi jawara pada ajang Kontes dan Festival Durian Banten 2016.

Gubernur Provinsi Banten, Rano Karno SIP mengambil sebuah pongge durian. Ia mencicipi daging buah durian kapal berwarna kuning terang. Kapal salah satu durian yang masuk lima besar di partai final. “Ini bukan durian luar kan? Rasanya seenak durian monthong,” kata Rano Karno. Para juri memutuskan durian kapal milik Aji A menjadi juara ketiga pada kontes durian di Serang, Provinsi Banten, pada April 2016.

Pada kontes itu juri memutuskan durian bernomor peserta 24, yakni si hejo milik Andi menjadi juara kesatu. Adapun juara kedua durian balingbing milik Ajid dan juara favorit peserta nomor 4, yakni durian pengkuk. Menurut ketua dewan juri, Dr Lutfi Bansir MSi, kriteria penilaian terdiri atas warna daging, ketebalan, tekstur, dan rasa. “Daging yang berwarna kuning seperti kunyit terlihat lebih menarik,” kata Lutfi.

Rasa utama

Dewan juri sedang melakukan penilaian pada Kontes dan Festival Durian Banten 2016.

Dewan juri sedang melakukan penilaian pada Kontes dan Festival Durian Banten 2016.

Menurut ketua panitia Kontes dan Festival Durian Banten 2016, Iwan Subakti, pemilik durian juara ke-1 memperoleh hadiah Rp3-juta, juara kedua (Rp2,5-juta), juara ketiga (Rp2-juta), dan durian juara favorit (Rp500.000). Menurut Lutfi faktor paling utama dalam penilaian adalah rasa. “Perpaduan manis dan pahit yang kuat dan pas sehingga terasa sensasi di lidah. Itulah rasa yang dicari para pencinta durian,” kata Lutfi.

Itulah sebabnya setiap juri harus mencicipi satu pongge dari setiap durian. “Satu ponge harus dimakan,” kata Iwan Subakti. Menurut Lutfi Bansir dengan menikmati minimal satu pongge, citarasa sesungguhnya dari durian akan lebih terasa dibandingkan dengan hanya mencicipi satu colekan daging.

Setiap juri di kontes itu harus mencicipi 43 pongge durian. Jumlah peserta kontes itu 30 durian dari berbagai daerah di Provinsi Banten. Kontes itu terdiri atas tiga tahap penilaian. Tahap pertama juri menguji ke-30 durian. Mereka mencicip sebuah pongge setiap durian untuk memilih 9 durian terbaik. Pada tahap kedua, juri kembali menguji kesembilan durian itu untuk memilih 5 durian terunggul.

Pada tahap ketiga, para juri kembali menguji kelima durian itu untuk menentukan juara pertama hingga ketiga serta juara durian favorit. Menurut Lutfi dari ke-30 peserta, belum ada citarasa durian superunggul. Namun, sang juara ke-1 memiliki kelebihan dari segi rasa. “Bagi pencinta durian rasanya ‘nendang’, perpaduan rasa manis dan pahit yang kuat di mulut,” kata Lutfi.

Balingbing, mendapat juara 2 pada Kontes dan Festival Durian Banten 2016.

Balingbing, mendapat juara 2 pada Kontes dan Festival Durian Banten 2016.

Keistimewaan
Meski begitu, sang juara masih mempunyai kekurangan dari segi warna yang kurang kuning, daging buah belum terlalu tebal, dan tekstur daging terlalu berair. Durian juara ke-2 dan ke-3 pun memiliki kelebihan dan kekurangan. Menurut ahli durian dari Kalimantan Utara itu durian balingbing memiliki kelebihan dari tekstur daging yang mirip krim, rasa daging lembut, dan aroma kuat. Namun, dari segi warna masih kurang kuning.

Tags:
Subscribe
Notify of
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x