Showa Sanshoku Koi Terbaik

Showa Sanshoku Koi Terbaik 1
Koi jenis showa sanshoku peraih grand champion The 1st Special Event National Pasuruan Koi Show pada 13—15 Juli 2018 di Kota Pasuruan, Jawa Timur.

Koi jenis showa sanshoku peraih grand champion The 1st Special Event National Pasuruan Koi Show pada 13—15 Juli 2018 di Kota Pasuruan, Jawa Timur.

Koi showa sanshoku meraih grand champion kontes di Kota Pasuruan, Jawa Timur. Perawatan ikan kunci utama kemenangan.

Ikan koi berukuran 54 cm itu tampil maksimal. Tubuh proporsional dan bersinar mempesona para juri. “Penampilannya sempurna, paling baik di antara ikan lainnya,” ujar ketua dewan juri, Danny H. Lianto. Mereka pun mendaulat koi berjenis showa sanshoku itu menjadi grand champion The 1st Special Event National Pasuruan Koi Show pada 13—15 Juli 2018 di Gedung Gradika Bhakti Praja, Kota Pasuruan, Jawa Timur.

Koi cantik itu milik Taman Botani Sukorambi Farm di Jember, Jawa Timur, dengan perawat Nirwana Sidoarjo Koi. Perwakilan sang pemilik, Indra menuturkan, kunci juara koi itu adalah perawatan, makanan, dan sortasi. “Perawatan maksimal dengan memberikan air terbaik yaitu langsung dari sumber mata air di tempat kami, makanan berkualitas, dan proses sortasi memilih bakal calon terbaik,” ujar Indra.

Membeludak

Pesaing utama yang akhirnya menjadi juara kedua yaitu koi berjenis showa sanshoku milik Muljadi dari Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur. Menurut Danny Lianto koi peraih juara kedua itu hanya kalah pada kecerahan warna. “Hampir semua penilaian peraih grand champion dan runner up sama-sama unggul, hanya selisih sedikit pada warna,” ujar Danny.

Selain Taman Botani Sukorambi Farm peraih grand champion, ikan koleksi pehobi asal Pasuruan, Khomzin. Para juri sepakat, kompetisi pada kontes kali ini berlangsung sengit karena kualitas ikan sangat baik. “Biasanya kalau ada kontes perdana, kualitas ikan yang bertanding kurang, tetapi kontes perdana kali ini sangat baik kualitasnya,” ujar Faiz Wahyu, juri asal Blitar, Jawa Timur.

Baca juga:  Moringa Menggoyang Lidah

Panitia acara Muhammad Rozy menuturkan jumlah peserta mencapai 857 ikan milik 250 orang. Para peserta terbagi menjadi 3 kelas yaitu gosanke, melati, dan anggrek. Para pemilik ikan berdatangan dari berbagai kota di Indonesia seperti Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan, Tangerang (Banten), Magetan (Jawa Timur), Pontianak (Kalimantan Barat), dan Tasikmalaya (Jawa Barat).

Dari kiri: Yudhi Supramono (perwakilan Komunitas Koi Kota Pasuruan), Slamet Nur Handoyo (Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Pasuruan), Sugiarto Budiono (Ketua APKI), Edy Ana Setyo (Kepala Dinas Perikanan Kota Pasuruan), M Rozy (perwakilan Komunitas Koi Kabupaten Pasuruan), Danny H Lianto (ketua dewan Juri)

Dari kiri: Yudhi Supramono (perwakilan Komunitas Koi Kota Pasuruan), Slamet Nur Handoyo (Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Pasuruan), Sugiarto Budiono (Ketua APKI), Edy Ana Setyo (Kepala Dinas Perikanan Kota Pasuruan), M Rozy (perwakilan Komunitas Koi Kabupaten Pasuruan), Danny H Lianto (ketua dewan Juri)

Semula panitia hanya menargetkan 600 ikan, tetapi dalam pelaksanaannya malah membeludak hingga 857. Ketua Asosiasi Pencinta Koi Indonesia (APKI), Sugiarto Budiono, menuturkan sebagai tempat yang pertama kali mengadakan kontes koi nasional, Pasuruan terbilang sukses. Terutama dari dukungan Dinas Perikanan Kota Pasuruan dan Kabupaten Pasuruan yang turut hadir pada even perdana itu.

Lelang koi pascakontes.

Lelang koi pasca kontes.

“Jarang sekali Kepala Dinas daerah setempat menghadiri kontes koi di daerahnya. Ini malah dua kepala dinas yang hadir. Luar biasa,” ujar Sugianto. Kepala Dinas Perikanan Kota Pasuruan, Edy Ana Setyo, menuturkan dunia perikanan di Pasuruan perkembangannya terus meningkat. “Banyak pelaku usaha dunia perikanan di Pasuruan berhasil menembus tingkat nasional,” ujarnya. Ia mengharapkan, setelah kesuksesan kontes itu, kekompakan antarpanitia dan komunitas tetap terjaga demi berkembangnya koi di Pasuruan.

Koi jenis showa sanshoku meraih juara kedua.

Koi jenis showa sanshoku meraih juara kedua.

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Pasuruan, Slamet Nur Handoyo menuturkan, Kabupaten Pasuruan memiliki sumber air yang luar biasa. Hal itu menjadi modal besar untuk mengembangkan koi. Fasilitas infrastruktur juga mendukung berkembangnya bisnis ikan hias seperti koi. “Di Pasuruan sudah ada jalan tol. Ini memudahkan transportasi untuk meningkatkan bisnis ikan hias,” ujarnya. (Bondan Setyawan)

Baca juga:  Pandan Atasi Diabetes

Trubus Edisi Agustus 2018 Highrest.pdf

Sumber : t r u b u s – o n l i n e . c o . i d

Tags:
Subscribe
Notify of
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x