Cara baru perbanyakan anggrek dengan setek.

Dendrobium anosmum rajin berbunga dan batangnya mudah untuk disetek. (Foto: Alyadi Prasetyo)

Dendrobium anosmum rajin berbunga dan batangnya mudah untuk disetek. (Foto: Alyadi Prasetyo)

Kres, kres …. Tanpa ragu-ragu Alyadi Prasetyo memotong batang anggrek Dendrobium anosmum sepanjang 30 cm itu menjadi 3 bagian. “Daripada menjadi kayu bakar, lebih baik dipotong-potong menjadi calon tanaman baru,” ujar penganggrek di Kota Bekasi, Jawa Barat, itu setengah becanda. Langkah Alyadi itu sejatinya memperbanyak anggrek dengan setek. Tujuannya menumbuhkan anakan tanaman anggrek atau keiki dari ruas-ruas batang.

Keiki itulah yang nantinya menghasilkan akar sehingga pehobi memungkinkan memperbanyak anggrek secara vegetatif. Semula ayah 2 anak itu menyetek lantaran melihat batang-batang yang menjuntai mengganggu keindahan tanaman. Batang itu berhenti menghasilkan bunga dan memerlukan waktu lama jika menunggu tumbuh anakan secara alami. Alyadi memotong 2 ruas pada batang untuk memperbesar kemungkinan keiki tumbuh.

Batang menjuntai
Alyadi menuturkan, “Minimal anakan akan tumbuh dari 1 ruas, tetapi selama ini tidak jarang pula kedua ruas itu muncul keiki.” Kunci perbanyakan anggrek dengan setek, pastikan bulb berhenti berbunga. Tanaman berhenti berbunga tergantung pada perawatan. Perawatan optimal dengan memberi nutrisi, maka lazimnya 3—4 tahun tanaman berhenti berbunga. Menurut Alyadi menyetek tanaman yang aktif berbunga, justru keluar rangkaian bunga.

Alyadi Prasetyo, pehobi dan kolektor anggrek di Bekasi, Jawa Barat.

Alyadi Prasetyo, pehobi dan kolektor anggrek di Bekasi, Jawa Barat.

Kalau sudah demikian, pehobi rugi waktu dan bagian tanaman yang terbuang sia-sia. Penganggrek dari Banyuurip, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, Hendri Margono, mengatakan tidak semua jenis dendrobium dapat diperbanyak dengan setek. Menurut Hendri hanya dendrobium berbatang pendulous atau tumbuh menjuntai yang bisa bisa diperbanyak dengan setek.

Baca juga:  Anggrek Kreasi Tak Pernah Henti

Beberapa di antaranya Dendrobium anosmum, Dendrobium cucullatum, Dendrobium fimbriatum, dan Dendrobium secundum. Menurut peneliti tanaman hias dari Balai Penelitian Tanaman Hias, Ir. Debora Herlina Andriani, M.S., setek dendrobium itu salah satu solusi perbanyakan anggrek. “Bulb atau batang anggrek yang sudah berhenti berbunga akan terus hidup asalkan mendapat asupan nutrisi,” kata Debora.

Namun, keberadaannya mengganggu keindahan penampilan anggrek. Debora mengatakan, dengan memotong tanaman induk, maka sisa nutrisi pada potongan itu akan terkonsentrasi pada pembentukan hormon untuk menumbuhkan anakan baru. Ketika berada di lingkungan yang ideal untuk pertumbuhan, maka tunas baru akan segera tumbuh. Alyadi kemudian meletakkan potongan batang dendrobium itu secara mendatar di media tanam.

Media tanam

Anakan dari bulb anggrek tua muncul sangat lama dan hanya 1 tunas.

Anakan dari bulb anggrek tua muncul sangat lama dan hanya 1 tunas.

Alyadi menggunakan media tanam berupa akar pakis atau media sabut kelapa yang sudah direbus. “Intinya membuat lingkungan yang mampu mempertahankan kelembapan di sekitar potongan batang,” ujarnya. Rawat setek di media tanam hingga tumbuh tunas baru. Alyadi memacu pertumbuhan melalui penyemprotan larutan campuran hormon bersenyawa aktif sitokinin dan giberelin.

“Takarannya adalah hormon 30 ml sitokinin dan 30 ml giberelin dilarutkan dalam 3 liter air. Penyemprotan 3 hari sekali pada pagi hari,” ujar Alyadi. Dalam kondisi lingkungan yang terjaga kelembapannya, 2 pekan kemudian perlakuan itu akan merangsang tumbuhnya tunas baru sekaligus akar. Tunas baru yang sudah tumbuh itu tetap harus mendapat perawatan harian dan asupan nutrisi berupa hormon perangsang pertumbuhan.

Alyadi mengatakan, pengabutan untuk menjaga kelembapan media tanam. Frekuensinya 2 kali sehari pada pagi dan sore hari. Perlakuan hormon cukup sitokinin jika tunas tumbuh. Larutkan 30 ml sitokininin dalam 3 liter air. Pemberian Sitokinin 3 hari sekali untuk menjamin pertumbuhan vegetatif berjalan dengan baik. Setek batang anggrek itu tidak memerlukan paparan sinar matahari langsung.

Baca juga:  Menanam Bunga Anggrek Pada Media Arang

571_ 53Letakkan setek anggrek di tempat teduh. Menurut Alyadi dengan menaruh di tempat teduh dan perawatan yang teratur, 4 bulan kemudian bunga pun akan muncul. Ibarat merengkuh dayung, satu dua pulau pun terlampaui. Membuang batang menjuntai membuat penampilan anggrek makin aduhai. Batang itu untuk perbanyakan setek yang “melahirkan” generasi baru. (Muhammad Hernawan Nugroho)

Sumber : t r u b u s – o n l i n e . c o . i d