Serba Merah Rangkaian Natal 1
Jamuan makan semakin berkesan dengan hadirnya rangkaian bunga bernuansa merah.

Jamuan makan semakin berkesan dengan hadirnya rangkaian bunga bernuansa merah.

Rangkaian bunga menyambut hari kudus.

Hari Natal merupakan momen istimewa bagi umat Nasrani di dunia. Sukacita menyambut hari kelahiran Kristus itu bahkan sudah terasa sejak sebulan sebelumnya. Toko-toko yang menjual pernak-pernik Natal pun mulai ramai diserbu pengunjung. Gereja dan rumah-rumah bersiap mempercantik diri menyambut Natal. Dekorasi ruangan yang semula sepi kini tampil semarak dengan hiasan khas seperti pohon cemara, lampu-lampu kristal, dan karangan bunga.

Bagi umat Nasrani, Natal merupakan waktu yang tepat untuk berkumpul bersama keluarga. Mereka mengadakan jamuan makan yang dihadiri sanak saudara dan kerabat dekat pada malam menjelang Natal. Sang pemilik rumah akan meletakkan sejumlah rangkaian bunga di beberapa sudut ruangan seperti meja ruang tamu dan meja ruang makan. Erry S. Pamungkas, sub seksi dekorasi gereja St Nikodemus, Tangerang Selatan, Banten menuturkan menghias meja bagian dari cara untuk menjamu tamu.

Tim dekorasi bunga Gereja St Nikodemus: Anastasia Purwanto, Dewi Suharso, Yoseph Winada, Sri Murbani, dan Erry S. Pamungkas.

Tim dekorasi bunga Gereja St Nikodemus: Anastasia Purwanto, Dewi Suharso, Yoseph Winada, Sri Murbani, dan Erry S. Pamungkas.

Merah
Dominasi warna merah masih menjadi kesukaan masyarakat dalam merangkai bunga natal sebab menggambarkan kemuliaan dan kegembiraan. “Dengan begitu, seluruh anggota keluarga yang hadir dapat merasakan suka cita,” ujar Erry. Ia menuturkan untuk menghadirkan rangkaian bunga natal tak perlu mengeluarkan biaya jutaan rupiah. Idealnya rangkaian sederhana, tapi elegan. Materi flora berwarna merah dapat diperoleh dari aneka bunga yang gampang diperoleh seperti mawar, jengger ayam, anthurium, dan kastuba.

Erry bersama Yoseph Winada, Anastasia Purwanto, Dewi Suharso, dan Sri Murbani yang tergabung dalam tim dekorasi bunga Gereja St Nikodemus hanya dengan materi berupa ranting kering, bunga anthurium, babys breath, bromelia, daun cemara, dan hanjuang, menghadirkan sebuah rangkaian meja nan cantik yang siap menyemarakkan ruang tamu. Cara membuatnya gampang dan mudah. Erry dan rekan hanya perlu menyiapkan vas bunga keramik berwarna merah.

Baca juga:  Pupuk Racikan Sendiri

Mula-mula mereka meletakkan ranting kering di mulut vas dengan posisi agak ke belakang. Mereka menyelipkan bunga anthurium merah di atas ranting itu. Selanjutnya, mereka menutup bagian depan mulut vas dengan daun hanjuang yang sudah digulung. “Kami menusukkan kawat bunga pada gulungan daun hanjuang agar bentuknya ajek,” ujar Dewi Suharso. Kemudian mereka menyisipkan babys breath dan daun cemara di antara gulungan hanjuang. Langkah terakhir, mereka meletakkan tumpukan daun cemara dan setangkai bromelia di sekitar kaki vas.

Materi flora berwarna merah dapat diperoleh dari bunga mawar dan jengger ayam.

Materi flora berwarna merah dapat diperoleh dari bunga mawar dan jengger ayam.

Yoseph Winada menuturkan mempercantik meja ruang tamu belum pas rasanya jika mengabaikan meja credensa. Itu sebabnya dengan materi yang sama, mereka tertarik membuat rangkaian untuk diletakkan di atas meja credensa. Lima sekawan itu menjatuhkan pilihan pada vas merah berbentuk bejana, vas kaca, dan bola-bola merah sebagai komponen pendukung rangkaian.

Menghadirkan rangkaian bunga merupakan salah satu cara untuk menjamu tamu.

Menghadirkan rangkaian bunga merupakan salah satu cara untuk menjamu tamu.

Mereka mengisi vas merah dengan ornamen artifisial alias tiruan berupa ranting dengan buah-buah kecil berwarna merah. Kemudian, mereka meletakkan lilin merah ke dalam vas kaca. Ada 4 vas yang digunakan terdiri atas 2 vas berukuran kecil, sisanya berukuran besar. Selanjutnya, mereka meletakkan gulungan hanjuang, kumpulan cemara, dan 3 kuntum anthurium merah mengelilingi kaki vas.

Jamuan makan
Perayaan Natal menjadi sangat berkesan dengan jamuan makan. Itu sebabnya, memperindah meja makan tak boleh diabaikan. Cukup dengan bunga anthurium merah, kamboja merah, hydrangera kering, ranting kering, hanjuang, dan cemara, sebuah rangkaian meja nan menawan dapat tercipta. Erry dan rekan memilih meja jamuan makan berbentuk persegi panjang. Di bagian tengah meja itu-lah rangkaian diletakkan. Sementara bagian tepi digunakan untuk meletakkan hidangan dan alat makan.

Baca juga:  Kado Spesial Namdokmai

Mereka menghamparkan taplak meja merah sebelum menempatkan materi flora. “Warna taplak harus senada dengan warna rangkaian agar terkesan harmonis,” ujar Dewi Suharso. Pemilihan aksesori berupa lilin dan peralatan makan pun harus menyesuaikan tema warna rangkaian. Untuk membuat rangkaian jamuan makan itu, mereka menata ranting kering di bagian tengah meja. Kemudian, mereka meletakkan 4 vas bening berisi lilin merah.

Rangkain sederhana mempercantik meja credensa.

Rangkain sederhana mempercantik meja credensa.

Selanjutnya, mereka menata bunga anthurium merah, kamboja merah, dan hydrangea kering di sekitar ranting dan vas. Penggunaan bunga kering dalam rangkaian menimbulkan kesan unik. Agar rangkaian tampak segar, mereka melengkapi rangkaian dengan pucuk-pucuk daun cemara. “Rangkaian ini paling pas berpadu dengan aneka jajanan khas Nusantara seperti kue ku kacang hijau, dadar gulung, dan pukis,” ujar Dewi Suharso.

Lucia Raras, perangkai bunga di Jakarta Selatan, pun mampu menampilkan rangkaian bunga dari materi sederhana, tetapi terkesan mewah. Ia hanya menyiapkan keranjang rotan berbentuk persegi panjang berisi floral foam sebagai wadah rangkaian. Kemudian, ia menancapkan mawar merah, jengger ayam merah, daun cemara, silver dust, dan babys breath di atas floral foam. Perangkai bunga profesional itu menambahkan beberapa butir apel merah sebagai pemanis rangkaian. (Andari Titisari)

Sumber : t r u b u s – o n l i n e . c o . i d

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *