Momo vietnam.

Momo vietnam.

Jenis baru tanaman hias muncul di Suan Luang. Dipersiapkan untuk menjadi pujaan di masa akan datang.

Suan Luang ibarat Champs-Elysees Avenue di Paris. Kota mode di Perancis itu menjadi ajang untuk mengintip mode atau fesyen yang sedang dan akan tren di masa mendatang. Pantas jika para pengamat mode rutin terbang ke kota tempat Menara Eiffel berada itu supaya tak ketinggalan zaman. Pameran Suan Luang yang dilaksanakan di Taman King Rama IX, Bangkok, setiap Desember pun jadi ajang penggemar tanaman hias mengintip mode terbaru tanaman hias.

Krisan gantung.

Krisan gantung.

Pameran yang diadakan untuk memperingati ulang tahun mendiang Raja Bhumibol Adulyadej itu dikunjungi pencinta tanaman dari berbagai negara, terutama Asia Tenggara, India, Bangladesh, dan Srilanka. Trubus mengunjungi pameran itu bersama komunitas Indonesian Cycads Community (ICC) pada awal Desember 2017.

Hampir 500 gerai tanaman hias dan buah hadir memajang tanaman hasil produksi kebun. Deretan gerai itu jadi surga penggemar tanaman mencari jenis-jenis baru berpenampilan ciamik. Trubus juga menemukan tanaman baru koleksi Pramote Rujruansang di Pathumthani dan koleksi Narong Chattongkham di Lop Buri. Inilah deretan tanaman hias baru dari Negeri Siam.

Momo vietnam
Momo vietnam memikat dengan cabangnya yang unik menyebar ke segala arah. Daunnya sangat mini, kurang dari 1 cm tersusun amat rapat sehingga percabangan dan daun seperti jempol berwarna hijau. Bunga tanaman itu mirip dengan kemuning cina Aglaia odorata. Pertumbuhan sangat lambat. Si empunya gerai membanderol tanaman hias asal Vietnam itu 150 baht atau Rp60.000 untuk tanaman setinggi 5 cm.

Euphorbia poisonii variegata.

Euphorbia poisonii variegata.

Euphorbia poisonii variegata
Tanaman sukulen koleksi Pramote Rojruangsang itu berdaun kompak dan tersusun amat rapat. Itu ditingkahi dengan warna variegata golden cerah nan sangat indah. Pantas menjadi juara kontes Cactus & Succulent pada November 2017.

Jatropha hibrida.

Jatropha hibrida.

Kemuning variegata
Sosoknya berbeda dengan kemuning biasa. Pertumbuhan semua cabang horizontal, tidak tegak seperti lazimnya kemuning. Sosoknya mirip duranta repens horizontal yang diperkenalkan Ricky Hadimulya, pemilik Hara Nurseri di Parung, Bogor pada pertengahan 2017. Istimewanya lagi, kemuning horizontal ini sebagian daunnya variegata.

Baca juga:  Potret Bisnis Minyak Cengkih

Jatropha
Jatropha baru hasil silangan Pramote Rojruansang ini bahkan belum dirilis. Daya tariknya pada daun yang menjari dan keriting, serta memiliki bonggol yang indah. Jatropha hibrida ini cocok ditanam di pot dan sebagai elemen taman.

Black zamiocurcas.

Black zamiocurcas.

Black zamiocurcas
Tanaman zamiocurcas pernah tren belasan tahun silam. Namun, karena sangat mudah diperbanyak—lewat lembaran daun—pamornya cepat surut. Pamornya sempat naik lagi ketika muncul jenis dengan warna variegata. Kini tanaman anggota famili Araceae itu muncul di Suan Luang dengan daun berwarna hitam pekat. Warna hitam terbentuk setelah daun menjadi tua. Saat masih pucuk atau daun muda, warnanya hijau kehitaman.

Dracaena goldie.

Dracaena goldie.

Dracaena goldie
Warnanya kuning lembut dengan strip hijau di pinggir daun. Sosoknya makin indah karena lembaran daun tegak dan agak melintir. Dracaena goldie ini cocok sebagai tanaman pot dan penghias taman.

Kemuning mini emas.

Kemuning mini emas.

Kemuning mini emas
Keindahan ganda kemuning mini emas. Semula, kemuning ini mutasi menjadi dwarf atau kerdil. Kemudian bermutasi lagi menjadi golden atau keemasan. Warna daun semakin cerah bila mendapat sinar matahari lebih banyak.

Krisan gantung
Lazimnya krisan dibudidayakan sebagai bunga potong dan tanaman dalam pot untuk dipajang di atas meja. Kini di Thailand hadir krisan sebagai bunga gantung. Tumbuhnya bukan tegak melainkan menggantung dan menyelimuti wadah tumbuhnya.

Kumis kucing mini variegate.

Kumis kucing mini variegate.

Kumis kucing mini variegata
Kumis kucing Orthosiphon aristatus lazimnya berdaun hijau. Pendatang baru ini berdaun kecil atau dwarf dan berwarna silver. Meski daun telah berubah drastis, tetapi ia masih mudah dikenali lantaran sosok bunganya sama dengan kumis kucing biasa. Ia menarik ditanam di pot dan sebagai elemen taman. (Syah Angkasa)

Baca juga:  Kentang Pengganti Atlantik

Sumber : t r u b u s – o n l i n e . c o . i d