Rawat Durian

Rawat Durian 1

Saya beberapa kali menanam durian, tetapi tidak pernah tumbuh. Bagaimana cara merawat durian?

Nur Jaman

Kabupaten Garut, Provinsi Jawa Barat

 

534_ 144-16Sobir PhD:

Untuk menanam durian, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan:

  1. Pilihlah bibit varietas unggul. Varietas unggul lokal seperti hepe, matahari, dan perwira. Sementara varietas introduksi  antara lain monthong atau kani.
  2. Berikan pupuk organik dan anorganik memadai. Pemberiannya tergantung kondisi tanah. Berikan pupuk organik 25 kg per pohon setahun. Sementara untuk pupuk anorganik, 206 g Urea, 143  g NPK, 308 g KCl per pohon jika bobot panen 50 kg. Adapun pohon berbobot panen 100 kg, butuh Urea 412 g, 286 g NPK, dan 616 g KCl  per pohon. Pemupukan 3 kali, setelah panen, akhir musim kemarau, dan saat buah sebesar kelereng. Benamkan pupuk di bawah tajuk daun atau kira-kira berjarak 1—1,5 mdari pangkal batang.
  3. Kendalikan organisme pengganggu tanaman. Pohon durian rentan terserang penyakit  kanker batang. Untuk mengendalikannya, kerok bagian tanaman yang terserang lalu beri bubur bordo, kapur, kemudian semprotkan fungisida. Konsentrasi fungisida sesuai anjuran yang tertera di label kemasan.
  4. Durian cenderung tidak bisa menyerbuk sendiri. Oleh karena itu diperlukan penyerbuk dari varietas lain, sehingga buah yang terbentuk lebih banyak (lebih dari 25%), rasanya lebih manis, dan ukuran lebih besar. ***

Sumber : t r u b u s – o n l i n e . c o . i d

Subscribe
Notify of
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x