Lazimnya sedap malam lokal aromanya hanya tahan 4—5 hari dan dominan warna putih.

Lazimnya sedap malam lokal aromanya hanya tahan 4—5 hari dan dominan warna putih.

Cinderella, pink sapphire, dan golden tuberose tiga varietas baru sedap malam.

Sedap malam itu bak putri cantik. Di tangkai bunga menempel 5—12 kuntum bunga dengan mahkota berwarna ungu tua dengan semburat putih. Keistimewaan lain yaitu aromanya wangi dapat menyejukkan pikiran. Itulah sedap malam baru. Namanya cinderella. Pehobi di Bekasi, Provinsi Jawa Barat, Esther Tan. Ester mendapat cinderella dari seorang pehobi di Inggris pada 2015.

Menurut peneliti di Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Pascapanen Pertanian, di Bogor, Jawa Barat, Dwi Amiarsi Sunarmani, sedap malam lazimnya tumbuh di ketinggian 600—1.500 meter di atas permukaan laut (m dpl). Itulah sebabnya ia terkejut mendengar Esther yang tinggal di Bekasi di ketinggian 0—500 m dpl berhasil membudidayakan bunga itu dengan hasil sama dengan lingkungan aslinya.

Malam hari
Keterkejutan Dwi hal yang lazim. Sebab, faktor lingkungan seperti suhu, kelembapan, dan cahaya sangat berpengaruh pada pertumbuhan dan produktivitas bunga sedap malam itu. Bila sedap malam berbunga tunggal dan semi ganda ditanam di dataran sedang, maka kualitas bunga pun rendah. Hasilnya tangkai agak panjang, tidak kokoh, kurang kekar, serta malai bunga agak panjang.

Selain itu bagian ujung malai terkulai dengan jumlah kuntum bunga lebih sedikit sehingga kualitasnya tidak baik. Sebutan bunga sedap malam mengacu pada waktu mekar bunga Polianthes tuberosa pada malam hari dan menebar aroma wangi. Bunga asal Meksiko itu tumbuh merumpun dengan tinggi sekitar 30—50 cm. Tanaman anggota famili Agavaceae itu tumbuh dari satu atau beberapa umbi induk.

Pink sapphire, sedap malam double petal. Aroma wangi tahan hingga 7 hari.

Pink sapphire, sedap malam double petal. Aroma wangi tahan hingga 7 hari.

Umbi itu sebagai batang semu sekaligus untuk menyimpan makanan. Bunga sedap malam tidak mekar secara bersamaan, melainkan secara bergiliran. Bunga pada bagian bawah akan mekar lebih dahulu. Menurut dosen Fakultas Pertanian, Universitas Trunojoyo Madura, Wahyu Handayati, cahaya berpengaruh pada pergerakan sel bunga sedap malam. Rangsangan gelap atau skototropisme mempengaruhi pertumbuhannya.

Baca juga:  Potensi Bisnis Budidaya Bunga Sedap Malam

Hal itu yang menyebabkan sedap malam mekar pada malam hari. Selain itu reaksi fotosintesis juga berpengaruh pada aroma yang merebak ketika bunga sedap malam Polianthes tuberosa itu mekar. Kembang itu mengeluarkan aroma wangi pada malam hari karena munculnya zat hasil fotosintesis yag terjadi antara reaksi oksigen dengan senyawa-senyawa kimia lain.

Pink sapphire
Selain cinderella, Esther Tan juga mengoleksi sedap malam lain, yakni pink sapphire. Bunganya double petal berwarna merah muda. Namun, di Indonesia bunga itu berwarna putih dan pink di pucuknya. Hal itu karena perbedaan cuaca. Pink sapphire memiliki aroma wangi lebih kuat daripada jenis yg lain. Keistimewaan bunga asal Meksiko itu kesegaran tahan hingga 7 hari. Bunga sedap malam lain rata-rata mampu bertahan hanya 4 hari.

Cinderella, sedap malam dengan kelopak lebar membuka berwarna ungu.

Cinderella, sedap malam dengan kelopak lebar membuka berwarna ungu.

Selain itu susunan kelopaknya rapat, rapi, dan bunga roset. Dengan warna dan aroma beraneka rupa, bunga pink saphire itu tak kalah cantik dibanding dengan bunga lainnya. Sedap malam berwarna merah muda itu didatangkan langsung dari Jerman. Negara penghasil mawar itu memang cocok bagi kerabat lili untuk tumbuh subur. Tak heran bila Esther berburu sedap malam sampai ke negara sepak bola itu demi mendapatkan sedap malam yang menawan.

Namun, beberapa kali pink sapphire milik Esther berbunga, warnanya tidak sesuai di daerah asal. “Saat mekar warna bunga tidak pink seutuhnya. Bunga menjadi warna putih dan hanya di pucuk saja terdapat warna pink. Hal itu karena perbedaan suhu yang drastis,” tutur alumnus Jurusan Akuntansi di Universitas Persada Indonesia itu. Esther bukan satu-satunya pehobi yang jatuh hati pada sosok sedap malam anyar itu.

Sedap malam banyak dibudidayakan di Jawa Timur. Bahkan menjadi salah satu maskotnya.

Sedap malam banyak dibudidayakan di Jawa Timur. Bahkan menjadi salah satu maskotnya.

Pehobi lain di berbagai daerah juga menggemarinya. Novy Silvarini di Jember, Provinsi Jawa Timur, juga mengoleksi pink sapphire. Bedanya, ia mendatangkan sedap malamnya dari Hawaii pada November 2016. Menurut Novi pink sapphire memang tahan lebih lama. Pantas jika para pehobi di Jawa Timur rekanan Novy juga menggemari pink sapphire.

Baca juga:  Berburu Raja Buah di Lombok

Jenis sedap malam baru lainnya adalah golden tuberose. Eloknya warna kuning pada kelopak bunga membaur bersama putih. Warna bunganya terlihat lembut. Dengan diameter sekitar 3—4 cm dengan tinggi 50 cm. Lazimnya, tinggi tanaman hanya 30—40 cm. Sayang, bunga sedap malam golden itu tidak sewangi pink sapphire, meski tidak mengurangi keindahannya.

Terbanyak di Indonesia

Golden tuberose, warna kuning lembut yang memadupadankan keseluruhan bunga sedap malam.

Golden tuberose, warna kuning lembut yang memadupadankan keseluruhan bunga sedap malam.

Umumnya kerabat manfreda itu berbunga pada umur 4—5 bulan setelah tanam. Masa produktif sedap malam mencapai umur 2 tahun setelah tanam. Setiap rumpun tanaman dapat menghasilkan bunga 3—5 tangkai bunga potong. Masyarakat Jawa Timur telah lama mengenal bunga cantik bertangkai panjang itu. Bahkan pada tahun 2009, Provinsi Jawa Timur mendaulat bunga itu menjadi maskot.

Pada 2010 produksi bunga potong sedap malam di Jawa Timur mencapai 41.949.836 tangkai dan pada 2014 meningkat menjadi 59.282.638 tangkai. Oleh karena itu Novi selalu mencari varian baru dari bunga sedap malam untuk dibudidayakan di nurseri miliknya. (Tiffani Dias Anggraeni)

Sumber : t r u b u s – o n l i n e . c o . i d