Rahasia Tentara Tanam Padi 1
Panen besar tanpa pupuk dan pestisida pabrikan

Panen besar tanpa pupuk dan pestisida pabrikan

Tanpa pupuk atau pestisida pabrikan, Korem 032/Wirabraja panen besar.

Sejak Oktober 2014, Panglima Komando Resor Militer 032/Wirabraja, Brigadir Jenderal (Czi) Widagdo Hendro Sukoco menggerakkan anggotanya untuk menekuni pertanian organik. Saat Presiden Joko Widodo mengajak TNI menyokong swasembada pangan, Widagdo dan anak buahnya sudah jauh melangkah.

Dalam panen perdana padi organik di Kanagarian Kasang, Kecamatan Batanganai, Kabupaten Padangpariaman, pada 7 Mei 2015, Widagdo menuai 7,8 ton gabah kering panen (GKP) per ha. Produksi itu meningkat 77% dari panen dengan cara konvensional yang hanya 4,4 ton GKP. Padahal, mereka tidak menggunakan pupuk kimiawi.

Air bersih
Untuk mencapai hasil itu, beberapa hal harus menjadi standar baku. Mereka menggunakan air bersih untuk membuat pupuk atau pestisida hayati. Jika perlu mendidihkan air lebih dahulu untuk memastikan bebas mikrob patogen. Sterilitas wadah dan tangan dalam proses pembuatan menjadi wajib.

Komponen penting pertanian ala Widagdo antara lain rotan (ramuan organik tanaman) alias pupuk hayati, roma (ramuan organik hama) alias pestisida nabati, PGPR (Plant Growth Promoting Rhizobacteria), dan biakan trichoderma. Roma disemprotkan atau dikocorkan pada 22 hari sebelum tanam dan hari ke-7, ke-22, ke-50, dan ke-60 setelah tanam atau ketika mulai terjadi serangan.

Sementara rotan, PGPR, dan biakan trichoderma disemprotkan atau dikocorkan 15 hari sebelum tanam dan hari ke-12 pascatanam. Pupuk organik cair (POC) vegetatif dikocorkan pada hari ke-12 dan ke-22 untuk merangsang pertumbuhan anakan. POC generatif, yang dikocorkan ketika bunga terbentuk, hari ke-55 dan ke-65 pascatanam, memacu pengisian bulir dan meniadakan hampa. Dilengkapi mol buah, pupuk N, P, dan K organik, anggota Korem 032 sukses bertani secara organik. (Argohartono A R/Peliput: Imam Wiguna)

Baca juga:  Si Elok Dalam Ancaman

Sumber : t r u b u s – o n l i n e . c o . i d

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *