Radio untuk Krisan

Radio untuk Krisan 1
Musik dari radio di kebun milik Jenny Mogi terbukti empiris dan ilmiah mempercepat pertumbuhan krisan.

Musik dari radio di kebun milik Jenny Mogi terbukti empiris dan ilmiah mempercepat pertumbuhan krisan.

Terdapat radio di sebuah rumah tanam krisan milik Jenny Mogi. Menurut pekebun krisan di Kakaskasen 1, Kecamatan Tomohon Utara, Kota Tomohon, Sulawesi Utara, itu semula radio untuk menghibur pekerja. Setiap hari pekerja melakukan beragam aktivitas seperti mencabut rumput dan memupuk di rumah tanam berbeda. Harap mafhum Jenny memiliki 10 rumah tanam. Pekerja kerap membawa radio itu sebagai pengusir sepi karena mengumandangkan lagu.

Jadilah mulai pukul 08.00—17.00 WITA musik menggema di sekitar rumah tanam. Di beberapa rumah tanam pekerja tidak bisa menyetel radio lantaran ketiadaan stop kontak. Dengan kata lain ada rumah tanam yang rutin “mendengar” musik dan lainnya tidak. Jenny mengamati terdapat perbedaan pertumbuhan antara krisan yang diberi musik dan tanpa musik. “Tangkai krisan di greenhouse yang sering disetel musik lebih tinggi 5 cm daripada krisan tanpa musik,” kata Jenny.

Pengaruh musik terhadap pertumbuhan Chrysanthemum indicum sesuai penelitian Jia Yi dan rekan dari Chongqing University, Tiongkok. Hasil penelitian yang termaktub dalam Colloids and Surfaces B: Biointerfaces itu mengungkapkan stimulasi suara mempercepat pertumbuhan akar krisan. Selain itu terjadi peningkatan signifikan kandungan gula terlarut, protein, dan amilase. Artinya stimulasi suara meninggikan metabolisme akar sekaligus pertumbuhan bunga yang masuk ke dunia Barat pada abad ke-17 itu. Bersama radio pekerja senang, tanaman pun bahagia. (Riefza Vebriansyah)

Tags: krisan, radio

Sumber : t r u b u s – o n l i n e . c o . i d

Tags:
Subscribe
Notify of
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x