Putri Jangkung Mandi Bunga

Putri Jangkung Mandi Bunga 1
Model baru thai socco yang feminin, disukai putri Thailand

Model baru thai socco yang feminin, disukai
putri Thailand

Thai socco yang gagah maskulin bersalin feminin nan semampai. Sang pembuat menyebutnya the princess.

Pemain adenium di Kancanaburi, Thailand, Noktongtan, pantas menyebut adenium karyanya sebagai sang putri. Harap mafhum penampilan adenium arabicum thai socco itu begitu anggun. Sosoknya jangkung, berkesan lembut dan bersih. Tingginya 40—60 cm dengan lingkar batang seukuran lengan orang dewasa. Mawar gurun itu kian cantik karena tajuk bertabur bunga nan elok.

Padahal biasanya arabicum thai socco berkarakter maskulin. Sosoknya melebar, pendek, dan kekar sehingga terlihat sangar dan gagah. Dengan sosok barunya itu arabicum thai socco feminin jadi idaman para pehobi. “Pehobi bosan dengan model lama yang monoton. Mereka berkreasi mencari model baru yang unik,” kata pehobi di  Chiangmai, Pongchai Chaipises, saat disodori karya Nok. Pongchai juga membuat adenium jangkung. Bedanya bukan batang yang dibuat jangkung, tapi 5—6 akar terpilih yang dibuat meninggi (baca: Monster Mawar Gurun, Trubus September 2013).

Hadiah istimewa

Sang putri terkenal semenjak dijadikan hadiah untuk Putri Sri Rasmi, menantu Raja Bhumibol Adulyadej, setahun silam. “Putri menyukai sosok unik thai socco yang langsing, tinggi, dan bertabur bunga,” kata pemilik Noktongtan Adenium Galaxy itu meniru ucapan seorang pelanggan yang memberikan sang putri untuk Putri Sri Rasmi.

Thai socco menjadi jangkung dengan perlakuan pemendaman di media dan beberapa tahapan pot (lihat ilustrasi). Nok memilih thai socco king crown sebagai bakalan sebab sang raja gampang berbunga serempak. King crown merupakan arabicum hibrida baru yang populer setelah diamond crown dan golden crown. “Kalau menggunakan arabicum spesies waktu berbunganya lama,” kata Nok. King crown mudah dibungakan dengan teknik stres air seperti pada arabicum ra chine pandok atau Adenium obesum. Nok memilih tanaman sehat berdaun hijau, bebas penyakit dan hama, lalu membiarkan king crown di tempat panas tanpa disiram. Nok meletakkannya di bawah tenda plastik transparan.

Baca juga:  Rawat Taman Air

Selama perlakuan untuk merangsang bunga itu Nok hanya menyiram 2 kali, yaitu hari ke-7 dan hari ke-14. Air sekadar untuk melarutkan pupuk tinggi fosfor (P) dan kalium (K) yang bermanfaat untuk memicu pembungaan sekaligus mencegah bunga rontok. Sayang, Nok enggan mengungkap jenis pupuk P dan K yang digunakan. “Prinsipnya cari pupuk yang kandungan P dan K tinggi karena jenisnya di setiap negara berbeda,” kata pegawai di Kementerian Kehutanan Thailand itu.

Lazimnya sebulan pascapuasa air, bakal bunga king crown mulai bermunculan. Setelah itu penyiraman dilakukan seminggu sekali hingga media basah. Tujuannya agar pertumbuhan bunga dari kuncup hingga mekar sempurna optimal. Tenda plastik tetap dipakai terutama saat turun hujan—untuk mencegah butiran air hujan merontokkan bunga yang baru muncul. “Saat mekar sempurna itulah penampilannya paling cantik, mirip penampilan putri raja yang cantik jelita,” kata Nok.

Kaum hawa

Menurut pehobi adenium di Bekasi, Jawa Barat, Prof Zudan Arif Fakrulloh, munculnya thai socco batang tunggal bertabur bunga dapat memikat pehobi dari kalangan hawa. Maklum, selama ini adenium kelompok arabicum, ra chine pan dok, dan thai socco lebih disukai kaum adam. Adenium-adenium itu berkaudek kekar dan eksotis—meski tanpa bunga—sehingga banyak dikoleksi pehobi pria. Sebaliknya pehobi perempuan lebih menyukai Adenium obesum, Adenium somalense, atau hibrida keduanya karena bunga yang cantik dan beragam.

Teknik meninggikan batang ala Noktongtan pun lebih sederhana dan mudah dibanding menata atau meninggikan akar. “Garapan trainer Indonesia bisa lebih bagus karena sudah pengalaman men-training cabang dan akar yang rumit. Trainer tanahair pun umumnya berlatar belakang seni bonsai sehingga hasil kerjanya lebih rapi,” kata Zudan. Bahkan, menurut Zudan, kaum hawa pun dapat belajar sendiri mencetak the princess di pekarangan sendiri. Maklum, bagi mereka keahlian potong memotong pun kerap dilakukan dengan cekatan di dapur.

Baca juga:  Kalendula Atasi Eksem

Menurut Nok, minimal ada 4 tahap utama mencetak adenium batang tunggal yang cantik. “Memilih biji sehat, menumbuhkan tanaman, menjaga batang bebas dari akar di samping, dan membungakan,” kata Nok. Empat tahap tersebut lebih optimal bila ditunjang media dan pupuk yang tepat sehingga dalam umur setahun king crown bersalin jadi sang putri yang berbunga serempak nan memikat. (Ridha YK, kontributor Trubus)

 

FOTO:

  1. Noktongtan, pencetak the princess
  2. Model baru thai socco yang feminin, disukai putri Thailand
  3. Sosok asli thai socco

Sumber : t r u b u s – o n l i n e . c o . i d

Subscribe
Notify of
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x