554_ 64-2Peneliti dari Universidad Politécnica de Madrid (UPM) bekerja sama dengan Universitas Hamburg yang dipimpin oleh Dr. Marta Berrocal, memanfaatkan senyawa alami terbuat dari kitin eksoskeleton crustasea dan serangga. Penggunaan dalam budidaya tanaman terbukti lebih efisien karena tidak mudah larut, aman bagi kesehatan manusia, dan lingkungan. Bahan itu merangsang pertumbuhan dan meningkatkan hingga 10% konten total nitrogen dan karbon dalam tanah serta meningkatan daya tangkap akar. Selain itu, menghemat biaya sampai 10% lebih murah daripada pupuk organik lainnya, yang berarti meningkatkan keuntungan petani. Pupuk dari cangkang udang dan serangga itu berpotensi menggantikan pupuk kimia sintetis karena bahan tersedia melimpah, cara memproduksinya mudah, dan harga rendah dibandingkan dengan pupuk yang saat ini beredar di pasaran.***

Tags: pupuk cangkang udang

Sumber : t r u b u s – o n l i n e . c o . i d