Pupia Jaga Jantung

Selaput biji pupia menyimpan likopen 12 kali tomat.

Selaput biji pupia menyimpan likopen 12 kali tomat.

Selaput biji buah pupia ampuh mengatasi gangguan jantung.

Sebagai pegawai kantoran, Ragil Pamungkas sadar bahwa ia menganut pola hidup tidak sehat. Apalagi ia menyukai makanan tinggi kalori dan malas berolahraga. Dua tahun setelah mulai bekerja, bobot tubuh pria berusia 30 tahun itu melejit 20 kg. Ragil menghadapi masalah kesehatan, seperti kolesterol tinggi dan hipertensi pun mulai. Setahun belakangan, ia kerap merasa mudah kebas.

Saat menjalani pemeriksaan kesehatan tahunan, dokter menemukan tumpukan plak di pembuluh nadi jantung. Tanpa perubahan pola hidup atau pola konsumsi, tumpukan plak itu berpotensi menjadi sumbatan yang menyebabkan serangan jantung. Ragil Pamungkas pun berusaha berolahraga seminggu tiga kali dan mengurangi asupan hewani. Karyawan swasta itu juga menjauhi asupan protein hewani dan memperbanyak konsumsi protein nabati, termasuk tempe dan tahu.

Buah pupia atau tepurang baik untuk kesehatan jantung.

Buah pupia atau tepurang baik untuk kesehatan jantung.

Elastisitas meningkat
Sayang, perbaikan yang muncul tidak terlalu kentara. Ia tetap mudah lelah, sulit tidur pada malam hari, dan sulit bangun pagi. Padahal, ada herbal yang efektif memperbaiki kerusakan pembuluh darah akibat plak, yaitu buah pupia. Pupia alias tepurang sohor sebagai gac fruit. Salah satu kunci khasiat buah Momordica cochinchinensis itu adalah kandungan likopen yang mencapai 380 µg per gram.

Kandungan itu jauh lebih tinggi daripada tomat, yang hanya 31 µg per gram (lihat Adu Kadar Likopen). Bersama betakaroten, likopen memberikan warna kuning, jingga, atau merah terhadap buah atau sayur. Konsumsi buah atau sayuran mengandung likopen memperbaiki kerusakan pembuluh darah, menekan pembentukan kolesterol densitas rendah (LDL, low density lipoprotein), dan mengurangi risiko serangan jantung.

Itu dibuktikan dalam penelitian bersama periset dari Universitas Cambridge Inggris, Parag Gajendragadkar dan rekan. Riset itu melibatkan total 72 sukarelawan. Separuh sehat; sisanya, penderita gangguan jantung. Parag mengelompokkan ke-36 sukarelawan dalam setiap kelompok itu menjadi 2, yakni 24 sukarelawan memperoleh 7 mg asupan likopen sintetis setiap hari, sisanya hanya diberi plasebo alias obat palsu.

Dalam penelitian itu, Parag dan rekan mengukur tekanan darah, kecepatan aliran darah, kadar kolesterol baik atau high density lipoprotein (HDL) maupun LDL, dan berbagai parameter lain. Pengukuran setiap hari sampai hari ke-56. Hasilnya asupan likopen terbukti meningkatkan elastisitas pembuluh darah penderita gangguan jantung hingga 53%. Peningkatan elastisitas itu ditunjukkan dari peningkatan aliran darah lengan, yang diukur dengan metode baku bernama pletismografi.

Kandungan likopen jambu biji merah lebih tinggi daripada tomat.

Kandungan likopen jambu biji merah lebih tinggi daripada tomat.

Rutin konsumsi
Uniknya peningkatan itu hanya dialami sukarelawan penderita gangguan jantung. Sukarelawan sehat tidak mengalami peningkatan elasitisitas pembuluh darah. Pembuluh darah yang elastis dapat mengatasi perubahan tekanan darah maupun denyut jantung. Sifat dasar pembuluh darah adalah elastis, tidak seperti pipa polivinil klorida (PVC) yang kaku. Jika ada bagian tubuh yang sedang beraktivitas tinggi atau mengalami peradangan, pembuluh darah di sana akan menyempit sehingga tekanan dan kecepatan aliran darah meningkat.

Tags:
Subscribe
Notify of
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x