Propolis mengendalikan keasaman metabolisme yang berguna untuk menurunkan gula darah diabetesi

Propolis mengendalikan keasaman metabolisme yang berguna untuk menurunkan gula darah diabetesi

Penderita diabetes mellitus tipe 1 membaik setelah rutin konsumsi propolis.

Orang tua mengikutkan Retno Suryawardani pada pesantren kilat yang dihelat sebuah lembaga penelitian di Yogyakarta. Panitia penyelenggara kegiatan selama 30 hari itu intens mengawasi perilaku para peserta. Khusus untuk Retno, panitia mencatat kebiasaan izin berkemih dan mudah haus. Retno mudah pusing dan lelah selama mengikuti kegiatan. Itulah sebabnya panitia pesantren kilat memanggil orangtua bocah 8 tahun itu sebelum kegiatan usai.

Penyelenggara menyarankan untuk memeriksakan kondisi Retno ke rumahsakit. Hasil pemeriksaan itu sungguh mengejutkan, kadar gula darah Retno melambung 300 mg/dl. Padahal kadar normal 110—170 mg/dl. Dokter mendiagnosis anak kelas 3 sekolah dasar itu diabetes mellitus tipe 1. Retno wajib mengonsumsi insulin setiap hari untuk menunjang hidupnya.

Warisan
Menurut dokter spesialis penyakit dalam dari Universitas Airlangga, Dr dr Arijanto Jonosewojo, SpPD FINASIM, diabetes mellitus tipe 1 terjadi karena kerusakan pada sel beta di organ pankreas. Sel itu bertugas memproduksi insulin untuk mengatur metabolisme karbohidrat dan tingkat gula darah atau glukosa dalam tubuh. “Karena terjadi kerusakan pada dapur pembutan insulin, maka penderita diabetes mellitus tipe 1 harus menggunakan insulin seumur hidup,” kata kepala poliklinik obat tradisional Rumahsakit dr Sutomo Surabaya itu.

Arijanto Jonosewojo mengatakan, diabetes mellitus terjadi secara genetis atau diturunkan oleh orang tua. Karena merupakan penyakit genetik maka diabetes mellitus tipe 1 dapat terjadi pada anak-anak sehingga acap disebut pula juvenile diabetes mellitus. Selain itu anak-anak yang lahir prematur berisiko diabetes mellitus tipe 1. Sebab, pembentukan organ belum sempurna selama dalam kandungan.

"Diabetes tipe 1 terjadi pada usia sangat muda karena merupakan penyakit genetik," kata dr Arijanto Jonosewojo SpPD

“Diabetes tipe 1 terjadi pada usia sangat muda karena merupakan penyakit genetik,” kata dr Arijanto Jonosewojo SpPD

Data Unit Kerja Koordinasi (UKK) Endokrinologi Anak Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) sejak Mei 2009 hingga Februari 2011 terdapat 590 anak dan remaja berusia di bawah 20 tahun penyandang diabetes tipe 1 di seluruh Indonesia.

Baca juga:  Rezeki dari Boneka Tanaman

Retno kecil yang mendapat diagnosis diabetes pada 1991 itu takut jarum suntik sehingga menolak suntik insulin. Itulah sebabnya gula darah melonjak hingga 600 mg/dl. Untuk mengobati penyakitnya, Retno ikut klub bulutangkis demi menekan gula darahnya. Selain itu ia juga menjalani akupunktur. Sayang, upaya itu tak banyak membantu menurunkan kadar gula darahnya. Bahkan, sebaliknya kondisi Retno memburuk. Pada 2010—19 tahun pascadiagnosis—penglihatan Retno terganggu. Mata kirinya tidak berfungsi.

Propolis
Penderita diabetes mellitus mengalami retinopati diabetik bila melewati lebih dari 5 tahun. Bila seseorang menderita lebih 20 tahun maka biasanya terjadi kelainan pada selaput jala atau retina. Menurut Arijanto, komplikasi jangka panjang penderita diabetes dapat berupa gangguan kardiovaskuler, jantung koroner, stroke, retinopati, nefropati, dan neuropati.

Retno yang kini berusia 31 tahun itu mendengar bahwa propolis bagus untuk penderita diabetes. Ia kemudian mulai mencari informasi dan mencoba membeli propolis di apotek. Pada pertengahan Oktober 2014, atau dua pekan pertama setelah mengonsumsi propolis, hemoglobin darahnya naik. Semula kadar hemoglobin hanya 7,1 mm/dl naik menjadi 7,6 mm/dl.

Setelah melihat kondisinya membaik, ia melanjutkan konsumsi propolis. Kini 1,5 bulan setelah rutin meminum propolis, Retno merasakan perubahan, badan terasa lebih enak, enteng, dan gula darah juga turun. Pengecekan terakhir pada pertengahan Desember 2014 menunjukkan kadar gula darah sewaktu Retno kembali normal.

Bagaimana duduk perkara mengatasi diabetes mellitus tipe1? Riset Muhaimin Rifai dan Nashi Widodo dari Jurusan Biologi Universitas Brawijaya, Malang, membuktikan khasiat propolis menurunkan gula darah secara langsung. Mereka meriset efek propolis terhadap kadar gula darah tikus dengan memberikan peptida yang memblokade reseptor insulin.

Efeknya sel tidak mampu memecah gula menjadi energi sehingga gula tetap terbawa dalam darah. Periset itu lantas memberikan propolis dengan dosis 100 mg dan 200 mg per kg bobot badan. Hasilnya sel kembali mampu menyerap gula meski kinerja reseptor insulin terhalang oleh peptida.

Baca juga:  Kapulaga untuk Diabetesi

Insulin menurunkan kadar gula darah melalui pembasaan atau peningkatan pH jaringan metabolit. Umumnya cairan tubuh penderita diabetes bersifat asam alias pH rendah lantaran peningkatan produksi senyawa keton. Keton mempunyai atom hidrogen bebas yang memicu pembentukan asam dan menurunkan pH darah. Propolis meningkatkan keasaman cairan tubuh dan mengembalikan kepekaan reseptor insulin, yang terhalang oleh peptida pemblokir.

Berbagai produk propolis yang beredar di pasaran

Berbagai produk propolis yang beredar di pasaran

Oleh karena itu penguraian dan penyerapan gula kembali normal sehingga kadar gula dalam darah berkurang. Propolis juga meningkatkan kapasitas penyangga sel-sel jaringan sekaligus menekan pembentukan asam organik. Dengan kata lain, lilin lebah itu menurunkan kadar gula darah dengan cara mengendalikan keasaman metabolisme.

Selain itu propolis mengandung semua jenis vitamin, semua jenis mineral, 16 rantai asam amino, dan flavonoid. Propolis bersifat antivirus, antibakteri, anticendawan, anti peradangan, anti oksidan, anti kanker, antialergi, menambah sistem imun atau kekebalan tubuh, dan membantu proses regenerasi sel. Flavanoid yang terkandung dalam propolis memaksimalkan fungsi darah untuk mengangkut nutrisi ke seluruh tubuh untuk memperbaiki jaringan yang rusak.

Menurut Presiden Direktur PT Rhizoma, Sandyawisman, propolis mengandung bioflavanoid yang berfungsi untuk memperbaiki organ yang rusak. Nano propolis yang berukuran 12 nanometer sangat efektif untuk masuk ke dalam sel. Kandungan dalam propolis yang komplet membantu perbaikan sel yang rusak. (Muhammad Awaluddin)

Sumber : t r u b u s – o n l i n e . c o . i d