Buah kelapa pandan wangi bertuas pembuka persis minuman kaleng

Buah kelapa pandan wangi bertuas pembuka persis minuman kaleng

Kelapa pandanwangi nirsabut siap konsumsi dengan 20 pilihan rasa.

Selama dua generasi, K-Fresh hanya mengekspor kelapa pandanwangi segar dan utuh. Tujuan ekspor utama adalah Amerika Serikat. Pengemasan, perjalanan jauh, dan waktu yang relatif lama sejak pemetikan menyebabkan kelapa telanjur rusak ketika sampai di tangan konsumen. Keruan saja mereka harus merelakan sebagian laba lenyap. Keterbatasan pasokan dari pekebun serta kendala teknologi membuat mereka tidak punya pilihan lain.

Kondisi itu berubah sejak generasi ketiga mewarisi perusahaan. Sang pewaris tak lagi mengirimkan kelapa bulat-bulat dari kebun. Ia mempelajari teknologi pengolahan dan pengawetan. Hasilnya, kelapa bulat bersalin rupa menjadi berbagai bentuk olahan. Produk olahan itu antara lain kelapa nirsabut siap konsumsi, jeli kelapa alias nata de coco, dan es krim. Bentuk kelapa nirsabut itu unik: tempurung kelapa utuh tanpa sabut dengan tuas pembuka mirip minuman kaleng.

Citarasa kelapa pandan wangi berujung runcing lebih baik daripada yang berujung membulat

Citarasa kelapa pandan wangi berujung runcing lebih baik daripada yang berujung membulat

Beragam rasa
Selain praktis, produk itu juga hemat tempat dalam pengiriman. Es krim produksi K-Fresh berlabel merek All Coco, seluruhnya terbuat dari kelapa pandanwangi. Konsumen dimanjakan dengan beragam produk kelapa yang tidak lagi bercita rasa kelapa. Es krim itu menawarkan hingga 20 pilihan rasa. Pilihan rasa berbeda juga terdapat pada jeli kelapa. Volume ekspor tahunan produk olahan itu setara 20-juta buah kelapa utuh.

Selain Amerika Serikat, produk K-Fresh diminati pasar Australia, Cina, Hongkong, Jepang, dan Rusia. Prima Beverage, pesaing K-Fresh, juga menerapkan jurus serupa. Bedanya, Prima Beverage mengolah air kelapa dan santan menjadi minuman kaleng. Tujuan ekspor utama minuman santan bervolume 50.000 kaleng per hari adalah Cina. Prima Beverage menembus pasar dengan menawarkan rasa berbeda. Perusahaan itu menambahkan perisa buah-buahan.

Baca juga:  Tubuh Butuh Albumin

Penyebab tingginya permintaan minuman santan di Cina adalah pemanfaatan santan sebagai pengganti susu sapi atau kedelai. Negri itu menganggap nutrisi santan lebih siap diserap ketimbang susu. Otomatis konsumsi meningkat sehingga kebutuhan melonjak. Pasar Amerika Serikat pun tak absen dari produk Prima Beverage.

Demi menyesuaikan dengan selera masyarakat Abang Sam, Prima Beverage mengemas produk mereka dalam kemasan karton Tetra Pak. Kemasan karton berlapis lembaran aluminium itu lazim digunakan untuk mengemas produk susu segar. Masa simpan minuman santan produksi Prima Beverage dalam kemasan mencapai 2 tahun.

Kemasan itu juga meyediakan kepraktisan bagi produsen. Mereka tidak lagi harus membuang ribuan ton bahan bakar untuk mengirim kelapa bulat dengan sabut dan tempurung yang hanya terbuang di tempat tujuan. Satu kontainer minuman kelapa dalam kemasan praktis itu bisa setara 4 kontainer kelapa bulat.

Minuman kelapa dalam kaleng laku di pasar dunia

Minuman kelapa dalam kaleng laku di pasar dunia

Produsen di Thailand pun menangguk laba 2 kali: harga produk lebih tinggi sekaligus penghematan ongkos kirim. Air dan produk olahan kelapa pandanwangi digandrungi masyarakat Amerika Serikat. Mereka bahkan menyebut olahan kelapa sebagai hadiah dari Tuhan lantaran cita rasa dan kandungan nutrisinya. Air kelapa mengandung karbohidrat, elektrolit, enzim, serat, vitamin, protein dan sedikit trigliserida alias lemak.

Selain itu ada kalium dan natrium yang bersifat elektrolit. Bahan mineral lain antara lain kalsium, zat besi, magnesium, fosfor, seng, dan tembaga. Beberapa vitamin yang terkandung dalam air kelapa muda antara lain adalah Vitamin C, Vitamin B1, Vitamin B6, riboflavin (Vitamin B2), asam folat, niasin (vitamin B3), dan asam pantotenat. Wajar produk olahan air kelapa mendunia.

Di Indonesia, merek olahan air kelapa yang beredar antara lain Hydro Coco, BioJANNA, dan BioTerra. Olahan kelapa tak sebatas minuman, tetapi juga minyak dan kosmetik. Salah satu produsen minuman ringan asal Amerika Serikat yang mendunia pun terjun mengolah kelapa pandanwangi di Thailand.

Kebun kelapa di Thailand di lahan payau

Kebun kelapa di Thailand di lahan payau

Kaya unsur K
Kelapa pandanwangi berkualitas tidak tumbuh di seluruh Thailand. Konsumen luar negeri menghendaki kelapa asal Provinsi Nakhonprathom, Ratchaburi, Samutsakhon, dan Samutsongkram—semua di wilayah tengah. Tanah di sana kaya unsur kalium. Mereka menanam pohon kelapa di tengah guludan yang dikelilingi air payau sehingga menghasilkan kelapa pandanwangi bercitarasa khas.
Cara itu juga dilakukan K-Fresh, yang memiliki kebun kelapa pandanwangi seluas 16 ha di Samutsakhorn. Untuk menjamin kelancaran pasokan, mereka bermitra dengan pekebun lain sehingga luas total kebun mencapai 160 ha. Ada 2 bentuk kelapa pandanwangi: berujung membulat dan berujung runcing. Pekebun hanya menanam jenis berujung runcing lantaran cita rasanya lebih unggul.

Baca juga:  Kombinasi dengan Vitamin C

Mereka menyeleksi buah dalam tandan sehingga jumlahnya hanya 10. Lebih dari itu, ukuran buah mengecil sehingga harganya lebih rendah. Untuk memenuhi standar good agriculture practice (GAP), pekebun memberikan pupuk organik. Tanaman baru mulai berbuah pada tahun ke-3—4. Produksi stabil mulai tahun ke-5. Di sentra kelapa pandanwangi Thailand, banyak pohon tetap produktif meski berumur lebih dari 20 tahun.

Panen raya berlangsung pada musim hujan, Juni—Oktober. Sementara panen buah pada Maret—Mei lebih sedikit. Jumlah buah per pohon kelapa pandanwangi lebih sedikit ketimbang kelapa besar. Meski demikian, harga tinggi dan pasar tak terbatas membuat pekebun bergairah menanamnya. (Wannapa Sennadee, jurnalis senior Majalah Pertanian Kehakaset, Thailand)

 

Sumber : t r u b u s – o n l i n e . c o . i d