Penyakit Padi : Bulir Kosong dan Patah Leher

Penyakit Padi : Bulir Kosong dan Patah Leher 1

Dalam menanam padi di sawah para petani padi tentunya berharap pada pertumbuhan padi yang baik serta subur. Yang kadang menjadi permasalahan ialah ketika padi sudah mulai berbuah dan terjadi curah hujan yang tinggi bisa menyebabkan padi sering kosong dan tangkai tanaman menjadi patah. Para petani sering menyebut tangkai padi patah dengan penyakit patah leher. Penyakit pada padi ini bahkan bisa menyebabkan batang padi menjadi membusuk.

Bagaimana cara mengatasi penyakit padi patah leher? serta jenis obat apa saja yang yang bisa mengatasi penyakit ini? Pada artikel kali ini kami akan menjelaskan kepada kamu tips mengatasi patah leher serta penjelasan tentang bulir padi (gabah) yang kosong.

Bulir Padi (gabah) Kosong

bulir padi (gabah) yang tidak berisi atau kosong didaerah Jawa dikenal dengan nama gabug. Gabug sangat ditakuti oleh para petani padi karena bisa menurunkan perolehan dari hasil panen. Akibatnya pendapatan yang bisa kamu peroleh akan sangat berkurang. Banyak faktor yang menyebabkan terjadinya bulir kosong pada tanaman padi.

Hal ini terjadi bisa dikarenakan serangan hama serta penyakit tanaman padi. Selain itu faktor cuaca juga mempengaruhi terjadinya bulir padi (gabah) kosong dan patah leher.

Seperti yang kamu ketahui masa generatif ialah masa dimana putik dan benang sari bertemu, kemudian disusul dengan terjadinya proses pembuahan dan proses akhirnya akan terbentuk gabah.

Saat proses penyerbukan, pembuahan serta pembentukan gabah terdapat gangguan, seperti terus menerus terkena hujan dengan intensitas yang tinggi maka akan berdampak gabah tidak terisi dengan sempurna. Bahkan bisa jadi gabah akan benar – benar kosong.

Sebaliknya proses pembungaan serta pembuahan juga tidak akan sempurna jika tanaman padi kekurangan pasokan air pada masa generatifnya. Kejadian ini bisa terjadi pada saat musim kemarau berkepanjangan.

Baca juga:  Cuncun Wijaya: Tak Surut Tanam Padi

Sehingga bisa disimpulkan bahwa pada intinya persitiwa kelebihan air dan kekurangan air dengan skala yang ekstrim sangatlah tidak baik untuk tanaman padi kamu, khususnya pada saat tanaman padi memasuki masa atau fase generatif. Sehingga membuat bulir – bulir padi (gabah) yang dihasilkan akan menjadi kosong.

Menurut hasil penelitian, disimpulkan bahwa jenis hama penggerek batang, hama wereng coklat, walang sangit dan trips padi menjadi penyebab terjadinya bulir – bulir padi (gabah) menjadi kosong. Sedangkan penyakit tanaman padi yang bisa membuat bulir – bulir padi (gabah) menjadi kosong ialah jenis penyakit patah leher, tungro, kerdil kuning serta penyakit daun jingga hingga penyakit tanaman padi busuk pelepah.

Penyakit Patah Leher

Di provinsi Jawa Barat penyakit padi patah leher ini dikenal dengan nama penyakit kecekik. Sendangkan di provinsi Jawa Tengah dan sekitarnya penyakit tanaman padi ini dikenal dengan nama penyakit tekek. Menurut info dari Balai Besar Penelitian Tanaman Padi Kementrian Pertanian  bahwa penyakit patah leher ini disebabkan oleh sejenis jamur, yakni Pyricularia grisea.

Penyakit tanaman padi ini ialah fase lanjutan dari serangan penyakit Blas yang menyerang pada masa generatif tanaman padi. Penyakit ini dapat menyebabkan tanaman padi menjadi membusuk atau patah sehingga penyakit ini biasa disebut blas leher.

Penyakit patah leher pada tanaman padi banyak kamu jumpai pada saat musim penghujan dengan intensitas ekstrim. Hal ini dipicu oleh kondisi lingkungan dari persawahan yang menjadi lembab, sehingga bisa mendukung pertumbuhan serta penyebaran jamur dengan cepat.

Untuk mencegah penyakit, pengaturan jarak tanam agar diperhatikan, yakni  tidak terlalu rapat. Jajar legowo ialah sistem tanam yang dianjurkan untuk mencegah penyakit tanaman padi ini menyerang.

Baca juga:  Buah Melon: Panen 3 Kali Lebih Banyak

Hindarilah penggunaan pupuk nitrogen dengan dosis yang tinggi. Penggunaan pupuk nitrogen dengan dosis yang tinggi atau berlebihan bisa menyebabkan pertumbuhan tanaman menjadi sangat pesat, tetapi jaringan daun yang dihasilkan akan cepat melemah sehingga memudahkan spora jamur menjadi sangat mudah atau cepat untuk berkembang.  Untuk itu disarankan agar menggunakan pupuk N dan K secara seimbang.

Penyakit tanaman padi ini juga bisa menyebar melalui benih. Kamu sangat disarankan untuk memilih benih dengan kualitas terbaik. Sebaiknya kamu menggunakan benih yang sehat serta benih padi yang benar – benar berasal dari varietas yang tahan terhadap serangan penyakit tanaman padi blas.

Ada baiknya sebelum menggunakan benih sebaiknya kamu merendamnya terlebih dahulu dan melapisinya dengan pengaplikasian fungisida.

Penyakit Padi : Bulir Kosong dan Patah Leher 2

Selain itu, faktor lain yang harus kamu perhatikan dalam pencegahan penyakit tanaman padi ialah kebersihan lahan. Tumbuhnya tanaman gulma yang berupa rerumputan sebisa mungkin jangan kamu biarkan tumbuh bebas disekitar lahan pertanian. Lakukan penyemprotan fungisida. Penyemprotan fungisida perlu dilakukan sebanyak dua kali yaitu pada saat memasuki stadium anakan maksimum dan pada saat awal tanaman mulai berbunga.

Demikian tips pencegahan penyakit tanaman padi patah leher, jika kamu masih menemukan masalah pada proses pengendalian penyakit tanaman padi maka kamu bisa mengkonsultasikannya secara detail kepada penyuluh pertanian dan bisa juga bagian dinas yang membawahi bagian tanaman pangan di wilayah kamu tinggal.

Sumber : i n f o a g r i b i s n i s . c o m

Tags: