Penguasa Dua Ring

Shaqiller persia jantan milik Endang Kencanawati meraih best kitten

Shaqiller persia jantan milik Endang Kencanawati meraih best kitten

Kucing-kucing terbaik beradu cantik di 17th Indonesia International CFA Show.

Nayllyndra Shaqiller terbaik di 2 ring (tempat penjurian) dari total 4 ring di kontes internasional kucing di Magzi Ball Room, Hotel Grand Kemang, Jakarta Selatan, pada 13 September 2014. Shaqiller meraih peringkat pertama di ring 1 dan 2 setelah mengalahkan 37 pesaing. Menurut juri di ring 1 Larry Adkison (Amerika Serikat) dan juri di ring 2 Edward Maeda (Jepang), Shaqiller layak menang karena bulunya bagus, matanya ekspresif, dan dagu berkembang baik.

Endang Kencanawati dari Bandung, Jawa Barat, tak menyangka klangenannya menjadi juara. Sebab, “Kucing pesaing Shaqiller juga berkualitas bagus,” kata Endang. Perempuan berumur 43 tahun itu senang dengan keberhasilan Shaqiller meraih gelar best kitten. Selain itu, kucing jantan itu juga mendapat gelar high scoring kitten dan high scoring kitten breed in Indonesia. High scoring merupakan nilai rata-rata tertinggi dari 4 ring yang diperoleh peserta. Artinya, nilai rata-rata Shaqiller di 4 ring mengungguli peserta lain. Maklum, kucing itu juga meraih posisi ke-2 di ring 3 dan peringkat ke-5 di ring 4.

Flamboyan milik Muhammad A Suwed meraih best championship short hair dari juri

Flamboyan milik Muhammad A Suwed meraih best championship short hair dari juri

Prestasi
Best kitten yang Shaqiller peroleh pada kontes itu merupakan prestasi kedua. Sebelumnya pada Agustus 2014 kucing berbulu putih itu meraih kategori best in show kitten dan best in show female and opposite pada 83rd FIFe Show di Bandung, Jawa Barat. Menurut Endang tidak ada perlakuan khusus merawat kucing jenis persia solid itu.

Satu kali dalam sepekan Endang memandikan Shaqiller menggunakan sampo khusus kucing. “Itu bertujuan agar kucing bebas cendawan,” kata perempuan berkacamata itu. Namun, sepekan sebelum lomba, pemilik Nayllyndra Cattery itu memandikan Shaqiller 2 kali. Kucing jawara itu juga mengonsumsi 20 ml susu 3—5 kali sehari. Untuk pakan, Endang mengandalkan pakan kucing yang beredar di pasaran. Jika kucing enggan makan, ia memberikan satu butir vitamin B kompleks per hari selama 3 hari. Dengan perawatan itu kucing selalu dalam kondisi prima sehingga penampilannya optimal di kontes.

Kebahagiaan tidak hanya milik Endang. Senyum pun menghias wajah Muhammad A Suwed dari Ciawi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Jauhar milik Suwed menjadi peringkat pertama di kelas championship di ring 4 yang dinilai Lorraine C Rivard, juri dari Kanada. Kucing berwarna hitam itu menundukkan 94 pesaingnya. Kucing jantan itu juga meraih second highest scoring of championship.

 Exotic peringkat pertama kategori championship berdasarkan penilaian Lorraine C Rivard

Exotic peringkat pertama kategori championship berdasarkan penilaian Lorraine C Rivard

Prestasi membanggakan juga diraih klangenan Suwed yang lain, yaitu Exotic dan Flamboyan. Yang disebut terakhir itu meraih gelar best championship short hair. Sementara Exotic, kucing jenis tabby classic, mendapat highest scoring championship. “Saya sangat senang dengan prestasi kucing-kucing itu,” kata Suwed. Total jenderal pemilik Ganswed Cattery itu menurunkan 12 kucing terbaik.

Peserta membludak
Kontes kucing yang diselenggarakan oleh Cat Fanciers Society of Indonesia (CFSI) itu berlangsung meriah. Acara bertajuk My Great Cat 2014 itu diikuti 150 kucing dari berbagai daerah seperti Tasikmalaya, Yogyakarta, Jember, dan Banjarmasin. “Kami menetapkan 150 peserta menyesuaikan kemampuan juri dalam menilai kucing,” kata Cacang Effendi, ketua CFSI.

Subscribe
Notify of
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x