Penghargaan Bergengsi

Penghargaan Bergengsi 1

565_-43-2Kiprah Hermanus J Haryanto di dunia cupang di dalam dan luar negeri tak perlu diragukan lagi. Hermanus yang memelihara cupang sejak 2001 selalu aktif menjadi pemain dan juri kontes cupang. Tak terhitung piala dan piagam penghargaan yang ia dapatkan. Hermanus yang menjadi juri International Betta Congress (IBC) sejak 2005 kerap diundang ke berbagai acara nasional dan internasional.

Pemilik peternakan cupang Betta4Ever itu bahkan rela menggunakan dana pribadi demi memenuhi undangan panitia. Pihak penyelenggara meyakini penilaian Hermanus objektif. Tidak heran sampai medio 2017 jadwal menjuri ayah tiga anak itu sudah terisi. Hemanus meyakini cupang tidak mesti sempurna. Sebab tidak ada yang sempurna di dunia ini termasuk manusia.

Oleh karena itu Hermanus menyarankan pemilik ikan agar merawat ikan dengan baik. Hindari “mempercantik” cupang dengan menggunting sirip saat kontes karena itu menyalahi peraturan lomba. Dewan juri IBC area 6 (meliputi negara-negara di Asia tenggara) itu juga getol membudidayakan cupang alam. Bahkan ia mampu menangkarkan spesies cupang alam terancam punah.

Supaya hobi cupang di area 6 berkembang ia membikin klub-klub di bawah komando IBC. Sepanjang tahun hampir selalu penuh dengan adu molek cupang. “Banyaknya kontes mendongkrak penjualan cupang,” kata Hermanus. Segudang aktivitas itu berganjar penghargaan paling bergengsi dari IBC, Betta Person of The Year 2011. Hanya satu orang dari seluruh dunia yang mendapat gelar itu.

Hermanus menjadi orang Asia pertama yang meraih predikat prestisius itu. “Saya sangat terharu dan tidak menyangka mendapat penghargaan ini,” kata pria kelahiran Palembang, Sumatera Selatan, 52 tahun silam itu. (Riefza Vebriansyah)

Tags: ikan cupang, penghargaan

Sumber : t r u b u s – o n l i n e . c o . i d

Tags:
Subscribe
Notify of
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x