Peluruh Batu Ginjal 1

Ekstrak daun ceplukan berkhasiat meluruhkan batu ginjal.

Daun ceplukan bermanfaat meluruhkan batu ginjal.

Daun ceplukan bermanfaat meluruhkan batu ginjal.

Tumbuh liar di sawah dan pekarangan kosong menyebabkan sedikit orang yang perhatian pada ceplukan. Padahal, tanaman anggota famili Solaneceae itu berkhasiat besar mengatasi beragam penyakit. Riset D. Andrianto, peneliti di Departemen Biokimia, Institut Pertanian Bogor, membuktikan daun ceplukan berkhasiat sebagai peluruh batu ginjal. Batu ginjal merupakan suatu kondisi terbentuknya material keras yang menyerupai batu di dalam ginjal.

Material itu berasal dari sisa zat-zat limbah di dalam darah yang dipisahkan ginjal. Kemudian zat-zat itu mengendap dan mengkristal di organ ekskresi berbentuk mirip kacang. Komponen pembentuk batu ginjala antara lain kalsium, kalsium oksalat, dan kalsium fosfat. Menurut Prof Dr dr Rully MA Roesli SpPD-KGH dari Rumahsakit Khusus Ginjal (RSKG) HAA Habibie, terlalu banyak zat kimia dalam urine penyebab terbentuknya batu ginjal.

Tergantung ukuran

Tanaman gempur batu untuk mengatasi batu ginjal.

Tanaman gempur batu untuk mengatasi batu ginjal.

Batu ginjal berukuran besar menyebabkan rasa sakit ketika turun ke ureter dan keluar dari tubuh melalui urine. Menurut Dr dr Rully MA Roesli SpPD-KGH rasa nyeri paling umum yang terkait batu ginjal di kedua sisi punggung bagian bawah, perut bagian bawah, selangkangan, serta di bawah tulang rusuk. Hampir 95% kasus batu ginjal tidak perlu menjalani operasi dan akan hilang dengan sendirinya seiring dengan perubahan diet dan resep obat.

Dokter alumnus Rijkuniversiteit Groningen, Belanda, itu mengatakan, bila ukuran batu ginjal kurang dari 5 mm bisa sembuh tanpa operasi. Jika ukuran melebihi 10 mm, operasi diperlukan untuk mengeluarkan batu. Selain pola diet dan obat, juga digunakan gelombang kejut Estracorporeal Shock Wave Lithotripsy (ESWL) yang “ditembakkan” ke batu ginjal. Penembakan itu jauh lebih cepat untuk menghilangkan batu daripada peluruhan melalui obat-obatan medis.

Baca juga:  Menjadi Jutawan dari Ciplukan

Namun, ketersediaan alat dan biaya menjadi kesulitan tersendiri bagi penderita batu ginjal. D. Andrianto meneliti pengaruh ekstrak daun ceplukan terhadap kelarutan batu ginjal. Penelitian secara invitro itu menggunakan daun ceplukan dari Desa Sukamaju, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Periset itu menggunakan daun dewasa berukuran panjang 2—3,5 cm dan lebar 1—2,5 cm.

Makanan berprotein tinggi menjadi salah satu penyebab terjadinya batu ginjal.

Makanan berprotein tinggi menjadi salah satu penyebab terjadinya batu ginjal.

Andrianto mengumpulkan daun, mengekstraksi menggunakan soklet selama 8 jam dengan suhu 80°C dengan beberapa kombinasi pelarut ethanol yaitu 30%, 70%, 96%. Sebagai perbandingan, Andrianto menggunakan beberapa sampel uji yaitu estrak air, etanol 30%, etanol 70%, etanol 98%, obat komersial, dan kontrol negatif. Peneliti itu menggunakan bahan uji kalsium oksalat analitis.

Khasiat beragam
Peneliti mengambil 25 larutan ekstrak kemudian menambahkan 4.000 ppm kalsium oksalat. Andrianto mengukur tingkat kekeruhan sebelum dan segera setelah penambahan ekstrak (sebagai jam 0) dan setelah 6 jam perlakuan. Hasil penelitian membuktikan, konsentrasi pelarut etanol 70% paling efektif melarutkan kalsium oksalat hingga 53%.

Andrianto juga menguji konsentrasi daun ceplukan paling efektif yang digunakan untuk melarutkan kalsium oksalat. Dari 5 variasi pengujian yaitu 1%, 2%, 3%,4%, dan 5%, konsentrasi 5% ekstrak daun ceplukan paling efektif karena mampu meluruhkan hingga 62,17%. Pada uji fitokimia, ekstrak daun ceplukan memberikan hasil positif pada semua uji yang meliputi uji flavonoid, fenolik hidrokuinon, alkaloid, tanin, steroid, dan triterpenoid.

Buah ceplukan mengandung asam palmitat dan stearat.

Buah ceplukan mengandung asam palmitat dan stearat.

Itu berarti daun ceplukan mengandung semua bahan yang berkhasiat untuk kesehatan tubuh. Menurut herbalis di Caringin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Ujang Edy, ceplukan memang sohor sebagai herbal antibatu ginjal. Untuk meluruhkan batu ginjal, Ujang Edi menyarankan campuran akar ceplukan, gempur watu, dan tempuyung. Pasien merebus ketiga herbal itu dalam 1—2 gelas air dengan api kecil hingga mendidih.

Baca juga:  Kurma Spektakuler! Dari Gurun ke Tropis

Konsumsi hasil rebusan daun atau akar ceplukan 2 kali sehari masing-masing 1 cangkir kecil. “Bila terlalu banyak, biasanya menyebabkan mual karena rasanya agak pahit,” kata Ujang Edi. Selain antibatu ginjal, daun ceplukan manjur untuk mengobati diabetes mellitus, osteoporosis, rematik tulang, dan jantung berdebar. Selain itu semua bagian tanaman ceplukan berkhasiat.

Prof  Dr dr Rully MA Roesli SpPD-KGH dari Rumahsakit Khusus Ginjal (RSKG) HAA Habibie.

Prof Dr dr Rully MA Roesli SpPD-KGH dari Rumahsakit Khusus Ginjal (RSKG) HAA Habibie.

Buah kerabat tomat itu juga berkhasiat menurunkan tekanan darah, memperlancar urine atau diuretik, obat sakit kepala, dan obat sakit perut. Menurut Sudarsono dari Pusat Studi Obat Tradisional Universitas Gadjah Mada, biji ceplukan mengandung protein dan minyak lemak dengan komponen utama asam palmitat dan asam stearat.

Selain itu ceplukan juga mengandung berbagai bahan yang berkhasiat seperti fisalin, tanin, alkaloid, saponin, asam elaidin, zat samak, serta gula. Akar tanaman berguna sebagai obat demam, diabetes mellitus, dan obat cacing. Adapun seluruh bagian tanaman yang dikeringkan untuk pengobatan diabetes mellitus, mag, dan penurun tekanan darah tinggi. Ujang Edi meresepkan akar ceplukan untuk pengobatan jantung bocor. (Muhammad Awaluddin)

Sumber : t r u b u s – o n l i n e . c o . i d

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments