Memanen gaharu secara berkelanjutan dengan teknik kupas.

Pekebun bisa memanen gaharu tanpa tebang menggunakan teknik kupas.

Pekebun bisa memanen gaharu tanpa tebang menggunakan teknik kupas.

Pekebun gaharu lazim menebang pohon demi memperoleh gubal dan kemedangan. Demi mendapat gubal dan kemedangan pekebun memasukkan cairan cendawan Fusarium sp. ke batang atau dahan gaharu. Sejatinya cendawan itu kuman penyakit sehingga gaharu mengeluarkan resin agar infeksi kuman tidak menyebar. Seiring waktu resin mengeras, berwarna kecokelatan, dan harum bila dibakar, itulah kemedangan.

Jika waktu inokulasi lebih lama 2—4 tahun, kemedangan berubah menjadi kehitaman dan lebih wangi lantaran kadar resin lebih tinggi dan disebut gubal. Usman Mansyur memiliki cara berbeda menghasilkan gubal dan kemedangan. Pekebun di Desa Pulauaro, Kecamatan Tabirulu, Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi, itu, menggunakan teknik kupas, tanpa inokulasi dan penebangan (lihat ilustrasi: Teknik Kupas Ala Usman).

Lebih cepat

Usman Mansyur menerapkan teknik kupas kulit gaharu sejak 2008

Usman Mansyur menerapkan teknik kupas kulit gaharu sejak 2008

Menurut Usman dengan cara itu pekebun bisa memanen gubal dan kemedangan di pohon sama sepanjang hayat. Pekebun bisa menerapkan teknik itu pada pohon berumur 4 tahun berdiameter 10 cm yang memproduksi 0,5 kg keping kayu per bulan seharga Rp20.000—Rp700.000 per kg, tergantung kandungan minyak. Makin tua tanaman, semakin banyak produksi gubal atau kemedangan.

Ahli fisiologi tumbuhan dari Institut Pertanian Bogor (IPB), Ir Edhi Sandra MSi mengatakan, panen tanpa tebang sangat prospektif karena praktiknya berkelanjutan. Pengeratan kulit merangsang pohon memproduksi metabolit sekunder sekaligus membuat fusarium dari udara menginfeksi tanaman. Itu juga membuat cendawan mendapat udara sehingga infeksi lebih cepat.

Menurut Edhi perlakuan itu tidak mematikan pohon karena pengeratan tidak mengenai kambium. Pemanenan sebaiknya memperhitungkan kekuatan struktur tanaman lantaran batang utama menopang bobot seluruh pohon. Panen berulang juga harus menimbang pemulihan kerusakan akibat panen sebelumnya. “Di daerah yang baru ditanami gaharu, sebaiknya pertama kali diinokulasi buatan untuk meningkatkan populasi fusarium di udara,” kata Edhi. (Riefza Vebriansyah/Peliput: Argohartono Arie Raharjo)

Baca juga:  Rakit Peranti Hidroponik

Pdf: Teknik Kupas ala Usman

*tru8us

Tags: panen gaharu, teknik kupas

Sumber : t r u b u s – o n l i n e . c o . i d