Panasea dari Ujung Ambing 1

Susu kambing terbukti berkhasiat mengatasi mag, diabetes mellitus, stroke, dan beragam penyakit lain.

Nutrisi susu kambing mudah diserap sehingga mampu menjadi panasea

Nutrisi susu kambing mudah
diserap sehingga mampu menjadi panasea

Kehilangan anak kesayangan, tangis Mariani Nainggolan tak kunjung usai. Ibu 3 anak itu seakan tak percaya anaknya yang bugar pulang ke haribaan-Nya terlalu cepat. Sang putra berpenampilan bugar dan aktif. Kepergian putranya membuat Nainggolan sangat terguncang. Perasaan perempuan kelahiran Samosir, Sumatera Utara, itu kalut sehingga ia nyaris kehilangan semangat hidup. Tanpa ia sadari, produksi asam dalam lambungnya melonjak tak terkendali.

Ia pernah merasakan nyeri hebat di ulu hati. Saking sakitnya, perempuan 78 tahun itu tidak mampu bangkit dari peraduan. Sang menantu, Norma Manurung, segera melarikan Nainggolan ke rumahsakit di Kota Depok, Provinsi Jawa Barat. Dokter meresepkan pereda asam lambung dan mengizinkannya pulang. Namun, perasaan kalut akibat kehilangan anak kembali mendera. Akhirnya ia kembali ambruk dan menjalani perawatan selama 5 hari di rumahsakit.

Pikiran

Kondisi Nainggolan seolah membuktikan pepatah Cina kuno yang menyatakan bahwa penyakit berasal dari pikiran. Menurut dr Fetty Amalita Madjid, dokter dan praktikus pengobatan holistik di Cibubur, Jakarta Timur, pemicu utama penyakit degeneratif—penyakit akibat gangguan fungsi organ—adalah pikiran. Menurut alumnus Fakultas Kedokteran Universitas Yarsi Jakarta itu, stres akibat pikiran kacau memicu gangguan di locus minorus resistentiae alias organ paling lemah. Setiap orang mempunyai locus minorus resistentiae berbeda.

Kebanyakan orang enggan mengonsumsi susu kambing lantaran beraroma prengus

Kebanyakan orang enggan mengonsumsi susu kambing lantaran beraroma prengus

Dalam kasus Nainggolan, organ terlemahnya adalah sistem pencernaan, terutama lambung. Menurut dr Prapti Utami, dokter dan herbalis di Klinik Evergreen, Bintaro, Tangerang Selatan, Provinsi Banten, stres memicu peningkatan produksi hormon adrenalin. Hormon itu memicu peningkatan aliran darah ke otak, meningkatkan tekanan darah, dan memicu produksi asam lambung. Efeknya seseorang menjadi sulit tidur. Produksi asam lambung sejatinya menyebabkan rasa lapar.

“Itu sebabnya salah satu bentuk pelampiasan stres adalah makan banyak,” kata alumnus Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro itu. Namun, bagi beberapa orang, produksi asam lambung justru menyebabkan rasa mual dan malas makan. Itulah yang terjadi pada Nainggolan. Dalam sistem pencernaan, asam itu membantu melumat bahan makanan, melarutkan beberapa jenis nutrisi, sekaligus membunuh mikrob berbahaya yang terbawa masuk lewat saluran cerna.

Asam lambung alias asam klorida tergolong asam kuat. “Jika lambung kosong terlalu lama, asam itu menggerus dinding lambung sehingga menyebabkan luka dan peradangan,” ungkap Prapti. Jika itu terjadi, penderita tambah malas makan sehingga semakin sulit sembuh.

Membaik

Pulang dari rumahsakit, Nainggolan belum sepenuhnya pulih. Ia hanya menghabiskan waktu dengan berbaring di peraduan. Seorang rekan kerja Norma menyarankan agar Nainggolan mengonsumsi susu kambing. “Kasih susu ini, bagus buat orang berumur,” ucap Norma menirukan ucapan sang teman. Ingin mertuanya segera pulih, Norma pun menyajikan susu kambing untuk Nainggolan. Ia menyeduh 2 sendok makan susu kambing bubuk dalam segelas air panas lalu menyajikan kepada ibu mertuanya.

Hj Sa’adiyah terbebas suntik insulin setelah minum susu kambing

Hj Sa’adiyah terbebas suntik
insulin setelah minum susu
kambing

Norma menyajikan pada pagi setelah bangun tidur dan malam hari, kira-kira 2 jam setelah makan malam. Norma melakukannya setiap hari. Bersamaan dengan itu kerabat dan rohaniwan bergantian menasihati Nainggolan agar mengikhlaskan putranya. Dengan asupan susu kambing dan tumbuhnya kepasrahan dalam hati, kondisi perempuan yang merantau di ibukota sejak 1975 itu mulai membaik. Rasa mual dan sensasi penuh dalam perut reda sehingga ia bisa menikmati makanan.

Baca juga:  Hello, Cat Daddy

Semula ia kerap terbangun tengah malam dan sulit terlelap kembali. Namun sejak mengonsumsi susu kambing, Nainggolan bisa tidur nyenyak hingga pagi. Suatu pagi, ia terkejut menyadari baju yang biasa ia kenakan terasa sesak. Saat menimbang, ternyata bobot Nainggolan naik 2 kg. Itu terjadi setelah sepekan mengonsumsi susu kambing. Ia tidak lagi merasakan derita asam lambung tinggi. Akhirnya Norma menghentikan sajian susu kambing untuk sang mertua.

Ia tetap menyimpan sekotak berisi 200 g serbuk susu kambing untuk berjaga-jaga kalau pikiran Nainggolan kembali kalut. Saat Trubus berkunjung ke kediaman Norma dan Nainggolan, perempuan sepuh itu mengisi waktu dengan merajut. “Yang penting melakukan sesuatu sehingga pikirannya tidak kosong,” tutur Norma. Bagaimana duduk perkara sembuhnya Nainggolan? Riset Hong Tao Xu dan rekan dari Universitas Pertanian Cina membuktikan konsumsi susu kambing menghambat pertumbuhan bakteri Helicobacter pylori di kelenjar lendir lambung. Bakteri itu salah satu pemicu gangguan lambung, yang lebih sohor sebagai penyakit mag. Penghambatan terbesar, hingga 83%, terjadi 42 jam pascakonsumsi susu kambing.

Lepas insulin

Susu kambing bukan hanya ampuh meredakan radang lambung. Sa’adiyah yang enam tahun mengidap diabetes mellitus akhirnya terbebas setelah rutin mengonsumsi susu kambing. Dokter mendiagnosis perempuan di Desa Pasirgintung, Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten, mengidap gula darah tinggi pada 2006. Kadar gula darahnya 300 ml/dl, kadar normal kurang dari separuhnya. Dokter memberi obat penurun gula darah agar ia bisa menunaikan berbagai ritual haji yang menguras tenaga itu tanpa gangguan.

Tanpa ia sadari diabetes yang ia idap semakin serius. Saat tidur malam, ia bisa terbangun 3—4 kali untuk berkemih. Ketika mengambil air untuk beribadah, ia limbung sampai jatuh. Setelah itu Sa’adiyah tidak mampu beranjak dan tidak bisa menggerakkan sisi kanan tubuh. Anaknya melarikan Sa’adiyah ke rumahsakit di Kota Tangerang. Dokter mendiagnosis ia terkena stroke ringan akibat darah yang terlalu kental. Pemeriksaan menunjukkan kadar gula dalam darah ibu 9 anak itu melebihi 400 ml/dl.

Menurut dr Erna Cipta Fahmi MPharm, dokter di Klinik Sehat Mulya, Pondokindah, Jakarta Selatan, kadar gula tinggi menyebabkan darah mengental. Konsekuensinya jantung mesti memompa lebih kuat untuk mengedarkan darah ke seluruh tubuh. Efeknya tekanan darah meningkat. Dalam jangka panjang, tekanan tinggi itu merusak kapiler-kapiler halus di ujung pembuluh darah. Saat salah satu kapiler rusak, terjadilah stroke.

Baca juga:  Matahari Atasi Gulma

Di rumahsakit, dokter memberikan suntikan insulin selama sebulan untuk menurunkan kadar gula darah Sa’adiyah. Meski berangsur membaik, ia kerap merasakan tangan maupun kaki kanannya gemetar. Pada pekan ketiga pemberian insulin, salah seorang menantu Sa’adiyah menyajikan susu kambing. “Ternyata rasanya enak, gurih tanpa amis maupun prengus,” kata Sa’adiyah yang semula tak terbiasa mengonsumsi susu. Ia pun meminum 2 kali sehari: pagi setelah bangun tidur ketika perut kosong dan malam menjelang tidur.

Setelah sepekan mengonsumsi, Sa’adiyah bisa berjalan tegak seperti orang normal. Pemeriksaan menunjukkan kadar gula darahnya stabil di angka 200 ml/dl. Meski lebih tinggi ketimbang orang sehat, nenek 24 cucu itu bisa beristirahat nyenyak tanpa kerap terbangun untuk berkemih. Ia pun tidak lagi memerlukan suntikan insulin.

Multikhasiat

Selain mag dan diabetes mellitus, banyak penderita penyakit lain seperti asam urat, asma, disfungsi ereksi, dan tuberkulosis yang merasakan khasiat susu kambing. Apa kunci khasiat susu kambing untuk beragam penyakit? Menurut Prof Dr Ir Ali Khomsan MS, guru besar Ilmu Pangan dan Gizi Institut Pertanian Bogor, susu kambing tersusun oleh asam lemak rantai pendek sehingga sistem pencernaan mudah menyerap. Efeknya nutrisi susu kambing mudah dicerna sehingga membantu penderita gangguan pencernaan, seperti pengalaman Nainggolan.

Ukuran butiran lemak susu kambing juga lebih kecil ketimbang susu sapi. Menurut dr Zen Djaja MD, dokter dan pendiri Balai Pengobatan Umum Tri Dharma, Kota Malang, Provinsi Jawa Timur, susu kambing tidak mengandung bahan penggumpal molekul lemak seperti susu sapi.

Selain itu susu kambing kaya potasium yang menstabilkan kadar gula sekaligus tekanan darah. Itu menjelaskan kemampuan susu kambing menstabilkan kadar gula darah Sa’adiyah. Wahyu Suprapto, herbalis di Kota Batu, Jawa Timur, menganjurkan konsumsi susu kambing untuk pemulihan luka pascabedah, anak-anak dengan fisik lemah, serta meningkatkan vitalitas pria maupun wanita dewasa. Musababnya susu kambing tinggi kalori tetapi rendah kolesterol sehingga aman untuk penderita hipertensi.

Bagi penderita gangguan saluran pernapasan, kalori tinggi susu kambing menimbulkan rasa hangat sehingga melonggarkan jalan napas. Konsumsi susu kambing terbukti membantu mengatasi beragam gangguan kesehatan. Susu kambing tak ubahnya panasea alias obat bagi banyak penyakit. (Argohartono Arie Raharjo/Peliput: Andari Titisari)

FOTO:

  1. dr Prapti Utami: Stres memicu peningkatan adrenalin
  2. Kebanyakan orang enggan mengonsumsi susu kambing lantaran beraroma prengus
  3. Hj Sa’adiyah terbebas suntik insulin setelah minum susu kambing
  4. dr Zen Djaja: susu kambing kaya potasium
  5. Produk olahan susu kambing mempermudah konsumsi
  6. Penderita radang lambung mesti menghindari makanan pedas atau bercitararasa tajam
  7. Konsumsi makanan tinggi gula sederhana memicu diabetes
  8. Wahyu Suprapto: konsumsi susu kambing menyehatkan

Sumber : t r u b u s – o n l i n e . c o . i d

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *