Pacu Produksi si Pedas

Cabai salah satu komoditas pangan strategis.

Cabai salah satu komoditas pangan strategis.

Beragam cara baru untuk meningkatkan produktivitas cabai.

Alam Jaya girang bukan kepalang karena hasil panen cabai hijau besar pada akhir 2014 mencapai 2,8 ton dari kebun 500 m2. Sebelumnya petani di Desa Linggamulya, Kecamatan Leuwisari, Kabupaten Tasikmalaya, Provinsi Jawa Barat, itu hanya menuai 1,2 ton Capsicum annuum di lahan sama. Artinya peningkatan produktivitas cabai mencapai 133%.

Lonjakan produksi itu terjadi setelah Alam menaungi lahan cabai menggunakan screenhouse atau rumah tanam. Menurut periset cabai di Balai Penelitian Tanaman Sayuran (Balitsa), Lembang, Jawa Barat, Ir Tonny Koestoni Moekasan, produktivitas cabai dalam naungan meningkat karena intensitas sinar matahari berkurang. Cabai yang termasuk dalam kelompok tanaman C-3 tidak menghendaki sinar matahari secara langsung.

Musababnya tanaman yang tergolong C-3 memiliki titik kompensasi cahaya rendah dan dibatasi tingginya fotorespirasi. Oleh karena itu pertumbuhan cabai tidak optimal jika terjadi peningkatan suhu dan intensitas sinar matahari. Selain itu dinding kasa pada rumah tanam menghalangi hama perusak cabai sehingga serangan berkurang. Meskipun ada trips, tanaman masih bisa berproduksi karena serangan masih di bawah ambang batas yaitu 15%.

Ahmad komarul hadi, tanam cabai pada kemarau. Petani lainnya biasanya memnanam pada musim hujan

Ahmad komarul hadi, tanam cabai pada kemarau. Petani lainnya biasanya memnanam pada musim hujan

Berdasarkan riset
Tonny dan Dr Ir Laksminiwati Prabaningrum MS pernah mengamati budidaya cabai dalam naungan di Brebes, Jawa Tengah. Hasil pengamatan menunjukkan penggunaan pestisida berkurang hingga 70% dibandingkan dengan penyemprotan 2 kali per pekan. Selain itu intensitas sinar matahari berkurang hingga 43,35%. Pertumbuhan cabai merah sangat baik meski 15% dari populasi tanaman terserang tungau dan trips. Penggunaan naungan mengurangi 30% serangan lalat buah. Bandingkan serangan lalat buah yang mencapai 70% jika cabai ditanam di lahan terbuka.

Hasil panen cabai dalam naungan mencapai 19 ton per ha, sedangkan di luar naungan hanya 8,9 ton per ha. Menurut Alam kelebihan lain penggunaan naungan yakni pemakaian pestisida berkurang 50%. Lazimnya ia menyemprot pestisida sekali per 7 atau 10 hari. Di dalam rumah tanam Alam hanya menyemprot sekali dalam 2 pekan.

Berbagai cara dilakukan petani agar produktivitas cabai meningkat.

Berbagai cara dilakukan petani agar produktivitas cabai meningkat.

Terbukti
Hasil riset Tonny dan rekan itu diperkuat penelitian Dr Ir Nikardi Gunadi MS dan Ineu Sulastrini SP dari Balitsa. Nikardi dan Ineu mengungkapkan hasil panen cabai merah dalam naungan yang menggunakan mulsa meningkat 76% ketimbang tanpa mulsa. Penelitian yang termaktub dalam Jurnal Hortikultura pada 2013 itu menyatakan produktivitas cabai merah di dalam naungan relatif tinggi.

Itu diduga karena kondisi lingkungan mendukung tanaman menggunakan sinar matahari untuk berfotosintesis dan transformasi hasil fotosintesis ke bagian lain tanaman seperti buah. Suhu dan kelembapan yang lebih tinggi dibanding di lahan terbuka mempercepat pembelahan dan perpanjangan sel. Dampaknya akar, batang, dan daun tumbuh lebih baik sehingga mempengaruhi pertumbuhan vegetatif yang berujung pada meningkatnya hasil cabai merah. Meski demikian bukan berarti menanam cabai dalam rumah tanam bebas hambatan.

Tags:
Subscribe
Notify of
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x