Musim Semi Keukenhof Bak Magnet

Musim Semi Keukenhof Bak Magnet 1

571_ 45-1Ekshibisi Keukenhof ke-68 kembali berlangsung. Pengembangan taman terelok di dunia itu amat inovatif.

Icon Keukenhof Countess Jacqualine of Bavaria.

Icon Keukenhof Countess Jacqualine of Bavaria.

Setiap kali musim semi menghampiri Belanda pada Maret—Mei, taman Keukenhof bagai bersolek. Taman seluas 32 hektare itu sebagai taman terindah di dunia. Hampir semua area taman berhias ratusan varietas tulip. Para perancang menanam 7.000 umbi terdiri atas 1.600 varietas Tulipa sp. Mereka menanam tanaman kerabat bawang merah itu dengan berbagai fungsi, yakni menghampar, border atau pembatas, di pot, atau bunga potong.

Seratus perusahaan tulip berpartisipasi membantu penyediaan bibit. Selain itu perancang juga menanam 7.000 kg benih rumput sebagai pembatas taman. Di area Oranje Nassau, Taman Keukenhof, tersaji pemandangan menarik, yaitu hamparan tulip. Pengunjung bisa melewati bagian atas taman itu karena dipasang titian besi. Ada pula tulip yang ditanam pada bulb mozaic memanfaatkan lahan 250 m² dan untuk menanam 80.000 umbi tulip.

Bahan alam
Selain taman tulip di Oranje Nassau juga terdapat taman sayuran, dutch blue garden, proposal garden, urban beach garden, robs gallery garden, farmyard garden, dan mondrian garden. Taman terakhir terinspirasi dari lukisan warna-warni karya pelukis Belanda, Piet Mondrian. Tulip berwarna merah, kuning, dan biru ditanam sangat padat dalam bentuk kotak-kotak. Karya seni itu mencerminkan warna-warna pun dapat “bekerja sama” menghasilkan sesuatu yang indah.

Hamparan Leliebloemige turut perindah Keukenhof.

Hamparan Leliebloemige turut perindah Keukenhof.

Tulip-tulip itu pada umumnya jenis baru. Setiap varietas ditanam di area 1 m². Contoh varietas tulip baru parrot princess, pretty princess, bright parrot, fire wing’s, akebono, banja luka, dan red shine. Selain itu dipamerkan tanaman berumbi lain, di antaranya amarilis, crocus, daffodil, iris, dan nasturtium. Karya inovatif lainnya yaitu penggunaan bahan-bahan alami untuk bangunan, seperti kayu, tembaga, dan batu bata. Material itu memberi karakter alami bangunan.

Area pameran seluas 15.000 m² itu sangat terang dan berkesan luas. Saat melihat ke atas tampak langit Belanda yang biru dan panel segitiga. Saat melihat ke lantai bayangan panel itu terlihat menarik karena membuat lantai tampak artistik. Pada hari yang cerah, hampir seluruh atap paviliun dibuka. Dengan pemakaian atap tembus cahaya sehingga tanaman di bawahnya tumbuh dengan baik.

Baca juga:  Pingpong Varian Baru

Taman air

Setiap varietas baru ditampilkan pada area 1m x 1m di paviliun William Alexander.

Setiap varietas baru ditampilkan pada area 1m x 1m di paviliun William Alexander.

Suasana alami juga hadir di taman air dengan hadirnya sejumlah air mancur memberikan suasana yang cocok untuk hari yang menyenangkan dan duduk santai di teras yang luas atau di bawah pohon. Ada 2.500 pohon besar dari 87 jenis berbeda tumbuh di taman itu. Pengunjung juga dimanjakan dengan panorama sungai yang meliuk-liuk ke berbagai arah. Di sungai kecil itu terdapat 15 air mancur dan 32 jembatan kecil.

Mata seolah dimanjakan oleh pemandangan indah di setiap sudut memandang. Tepi sungai penuh hamparan tulip berbagai warna atau tanaman umbi lainnya yang mencapai 25 jenis. Pengunjung bebas duduk di bangku taman karena disediakan 280 buah. Bila ingin menikmati lebih banyak panorama, pengunjung dapat menyusuri jalan setapak sepanjang 15.000m. Di kiri kanan jalan itu juga penuh tulip dan tanaman.

Ada 5 paviliun tersedia di taman Keukenhof, yaitu Juliana yang merupakan ruang pameran dan sarana informasi umbi-umbi hias. Paviliun Beatrix menjadi lokasi pameran anggrek, anthurium, dan bunga lain. Paviliun Irene diperuntukkan sebagai toko dan restoran, serta Mill merupakan lokasi kebun tulip yang sangat luas. Taman di luar ruangan pun sangat menarik dikunjungi.

Lebih 1.600 varietas hadir di pameran.

Lebih 1.600 varietas hadir di pameran.

Pameran tulip di Keukenhof telah dibuka pada 21 Maret 2017. Penulis diundang hadir sebagai reporter Majalah Trubus. Kebetulan cuaca pun bagus sehingga saya bisa puas menikmati keindahan lebih 100 varietas baru tulip, hijaunya rumput segar, dan menyaksikan keindahan crocus dan daffodils yang mekar di awal pameran. Pesta tulipa Keukenhof ke-68 kali itu tampil lebih modern dan elegan daripada tahun-tahun sebelumnya.

Tanaman umbi dan rumput membuat Keukenhof tampak alami.

Tanaman umbi dan rumput membuat Keukenhof tampak alami.

Bukan hanya pintu gerbang yang berubah dari tahun sebelumnya, tetapi juga elemen taman dan ruang pameran. Penampilan taman Keukenhof yang berarti kebun sayur itu menjadi lebih modern, asri, tetapi fungsional. Itu sesuai dengan tema pameran yaitu Dutch design. Tema itu diambil dari karakter orang Belanda yang tenang tetapi inovatif. Inovasi itu terlihat hampir pada semua hal. Misalnya, di paviliun Willem Alexander, yang terletak-di tengah-tengah taman.

Tulip parot princess, salah satu yang menarik karena tepi keriting.

Tulip parot princess, salah satu yang menarik karena tepi keriting.

Inovasi juga tampak pada pintu gerbang taman. Pintu gerbang dengan ornamen tulip itu memiliki kanopi kayu yang sangat lebar, lebih dari 100 m². Kanopi itu berupa panel kayu berbentuk kotak-kotak dan bertumpu pada dua plaza. Bangunan itu berfungsi sebagai kantor pelayanan pengunjung dan toko cendera mata. Tampilan gerbang modern karya Mecanoo Architecten itu dibuat meng-internasional karena 75% pengunjung merupakan turis mancanegara.

Baca juga:  Kontes Kucing: Dua Gelar Hurayra

Mekar 2 bulan

Tampilan tulip baru selalu bertambah banyak.

Tampilan tulip baru selalu bertambah banyak.

Bila berkunjung ke sana, ada baiknya memperhatikan waktu mekarnya bunga. Sebab bunga-bunga mekar tidak bersamaan. Untuk menjaga senantiasa berbunga selama 2 bulan, maka pengelola mengatur jadwal tanam. Crocus dan tulip berbunga awal ditanam di lapisan atas. Di bawahnya, di lapisan kedua, yaitu hyacinths, dan tulip. Pada lapisan ketiga mereka menanam umbi yang berbunga lebih lambat. Semua itu ditanam di bedengan yang sama.

Ada 80.000 umbi tulip di tanam.

Ada 80.000 umbi tulip di tanam.

Dengan pengaturan demikian, selama dua bulan, pameran selalu meriah oleh bunga yang mekar. Bila selesai berbunga, semua umbi diangkat, agar lapisan umbi di bawahnya berbunga. Tanaman diberi pupuk dan disiram seperlunya. Semua dilakukan secara manual. Snowwhites dan crocus mekar pada Februari–Maret, daffodils mekar pada Maret—April, dan hyacints serta tulip berbunga pada April- Mei. Dengan demikian sepanjang 2 bulan pengunjung dapat menikmati keindahan taman terindah di dunia itu. Bunga-bunga bermekaran itu bak magnet yang menyedot jutaan pengunjung dari berbagai negara. (Henk van Staalduinen)

Sumber : t r u b u s – o n l i n e . c o . i d

Tags:
Subscribe
Notify of
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x