Model Anyar Hidroponik

Model Anyar Hidroponik 1
Hidroponik vertikultur tetes dapat digunakan sebagai penghias rumah sekaligus menghasilkan sayuran

Hidroponik vertikultur tetes dapat digunakan sebagai penghias rumah sekaligus menghasilkan sayuran

Model-model hidroponik paling gres untuk pehobi.

Bentuk hidroponik itu menyerupai wastafel yang tersusun vertikal. Model unik itu mengundang perhatian pengunjung ekshibisi hortikultura di Bangkok, Thailand. Hidroponik wastafel itu salah satu inovasi ACK Hydrofarm Thailand. Desain baru itu mengombinasikan cara bertanam sayuran secara hidroponik, vertikultur, dan irigasi tetes. “Prinsip kerjanya hampir sama dengan hidroponik vertikultur lain,” ujar Pichai Saksamanphan dari ACK Hydrofarm kepada Trubus.

Harga peranti hidroponik yang tersusun dari 5 pot sayuran itu 500 baht per paket setara Rp1,8-juta. Menurut Pichai, kebanyakan konsumen yang membeli berskala hobi dan memanfaatkannya sebagai penghias rumah. Sebab, jika digunakan untuk bisnis model itu kurang efisien. Dengan luasan 50 cm x 50 cm hanya bisa menanam 4—6 sayuran. Bandingkan dengan model star grow yang bisa menanam 25—35 sayuran pada luasan sama (baca Trubus edisi Juli 2014).

Perlit
Selain cantik, peranti hidroponik itu pun hemat tempat. “Hanya dengan lahan 50 cm x 50 cm saja pehobi dapat memetik sayuran sendiri di rumah,” ujar Pichai. Model hidroponik itu dapat diletakkan di dalam atau luar ruangan. Karena terbuat dari plastik, peranti itu sangat ringan sehingga pehobi dapat dengan mudah memindahkannya ke tempat baru yang diinginkannya.

Cara kerja peranti yang tersedia dalam warna hijau dan putih itu mirip seperti air mancur. Pompa akan mengalirkan larutan nutrisi melalui pipa kecil dari drum hingga pipa bagian atas. Sesampai di puncak, nutrisi akan menetes ke pot teratas dan menembus substrat hingga mengenai akar tanaman sehingga dapat diserap untuk pertumbuhan tanaman. Setelah itu, nutrisi keluar melalui lubang di dinding pot dan turun mengikuti jalur ke pot berikutnya hingga kembali ke drum.

Baca juga:  Kampiun Kontes Serpong

Pada umumnya model hidroponik seperti itu menggunakan perlit sebagai media tanam. Selain ringan, porositas perlit juga tinggi sehingga cocok untuk sistem vertikultur tetes. Menurut pakar hidroponik di Jakarta, Ir Yos Sutiyoso, salah satu kendala sistem tetes adalah penyebaran nutrisi yang kurang merata. “Substrat yang berada di bawah akan kebanjiran, akibatnya sering muncul lumut,” ujar Yos.

Dutch bucket produksi Hydrofarm dilengkapi jaring serangga dan atap dari plastik ultraviolet

Dutch bucket produksi Hydrofarm dilengkapi jaring serangga dan atap dari plastik ultraviolet

Porositas yang tinggi pada perlit dapat membantu mengurangi banjir nutrisi. Selain perlit, pehobi juga dapat mensubstitusi media berupa vermikulit. Namun, keduanya memang cukup mahal. Harganya berkisar Rp40.000—Rp50.000 per kg. Untuk satu peranti, pehobi membutuhkan 3—5 kg perlit atau vermikulit. Meski mahal, kedua substrat itu tergolong awet. “Bisa bertahan hingga tahunan,” kata Yos.

Agar tidak terjadi kekurangan nutrisi, Yos menyarankan pehobi untuk sesekali menyemprotkan nutrisi secara manual ke substrat agar meresap ke akar. Jenis sayuran yang cocok untuk model itu adalah sayuran dengan akar halus seperti selada, kailan, lettuce, pakchoy, dan caisim. Untuk sayuran buah seperti tomat, terung, cabai, dan mentimun peranti hidroponik dengan sistem dutch bucket dapat menjadi pilihan pehobi yang ingin berkebun sekaligus mempercantik rumahnya.

Bertudung
Wirawan Hartawan, produsen peranti hidroponik di Pondokpinang, Jakarta Selatan, membuat inovasi dutch bucket yang dilengkapi tudung jaring serangga atau net insect dan beratapkan plastik ultraviolet sehingga menyerupai rumahkaca mini. Tudung jaring itu berfungsi mencegah hama yang merugikan tanaman. Sementara penggunaan plastik ultraviolet sebagai atap ditujukan agar benih sayur yang masih muda tidak langsung terpapar sinar matahari. Benih yang terpapar matahari secara langsung umumnya gagal tumbuh.

Wirawan Hartawan menekuni hidroponik sejak 2013 dan memproduksi peranti hidroponik sejak Mei 2014

Wirawan Hartawan menekuni hidroponik sejak 2013 dan memproduksi peranti hidroponik sejak Mei 2014

Peranti yang terdiri dari 8 pot berukuran 35 cm x 35 cm x 35 cm itu disusun menjadi 2 baris. Cara kerja hidroponik model dutch bucket itu sederhana. Awalnya tangki penampung berkapasitas 40 liter memompa nutrisi melalui pipa berukuran 2,5 cm. Nutrisi kemudian didistribusikan ke setiap pot melalui selang kecil berukuran 2,5 inci. Di bagian dasar pot terdapat pipa yang akan mengembalikan nutrisi ke tangki penampungan. “Intinya nutrisi akan terus disirkulasi, sehingga kandungan oksigen terlarutnya jadi tinggi,” ujar Wirawan.

Baca juga:  Bakti Sosial Diaspora

Oksigen terlarut menjadi penting dalam proses penyerapan nutrisi. “Akar tanaman membutuhkan oksigen untuk pertumbuhan. Jika kebutuhan oksigen terpenuhi maka akar menyerap nutrisi lebih banyak, pertumbuhan pun jadi lebih cepat,” ujar Yos Sutiyoso. Keunggulan lain dari sistem itu adalah mampu menyimpan cadangan nutrisi meskipun listrik padam hingga 6 jam.

Pichai Saksamanphan (paling kanan) dari ACK Hydrofarm menyatakan kebanyakan menggunakan hidroponik sebagai penghias rumah konsumennya

Pichai Saksamanphan (paling kanan) dari ACK Hydrofarm menyatakan kebanyakan menggunakan hidroponik sebagai penghias rumah konsumennya

Padahal, kebanyakan pekebun hidroponik cemas jika listrik padam yang praktis membuat pompa tidak bekerja. Hal itu membuat tanaman rentan mati lantaran akar tidak mendapat pasokan nutrisi selama listrik padam. Untuk substrat, pehobi dapat memilih hidroton, serbuk sabut kelapa, atau arang sekam. Menurut Wirawan, peranti hidroponik itu cukup diminati para pehobi. Sepanjang Juni—Oktober 2014, ia sudah bisa menjual 100 peranti.

“Dengan mengeluarkan Rp2,5-juta pehobi dapat mempercantik halaman rumahnya dengan mini greenhouse ini,” ujar pemilik Grup Tarra itu. Toh, lahan yang diperlukan pun tidak luas, hanya 120 cm x 65 cm. Aneka pilihan model hidroponik yang hadir dapat menjadi solusi bagi para pehobi yang ingin berhidroponik sekaligus mempercantik rumahnya. (Rizky Fadhilah)

540_ 19

 

Sumber : t r u b u s – o n l i n e . c o . i d

Subscribe
Notify of
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x