Warna rambut tubuh ferret champagne bergradasi.

Warna rambut tubuh ferret champagne bergradasi.

 

Pehobi jatuh hati pada klangenan baru bernama feret.

Roy Kurniawan, sesekali mengeluarkan feret dari kandang untuk bermain.

Roy Kurniawan, sesekali mengeluarkan feret dari kandang untuk bermain.

Pencuri yang kini digemari para pehobi adalah feret. Masyarakat mancanegara menyebut satwa mamalia itu ferret. Namanya pinjaman dari bahasa Latin, yakni furittus berarti pencuri kecil. Itu lantaran kebiasaan feret mengambil atau menyembunyikan barang-barang kecil milik para pehobi. Satwa anggota Mustelidae itu masih kerabat dekat berang-berang, musang, dan sigung.

Para pehobi jatuh hati pada tampang feret Mustela putorius furo yang lucu. Selain “mencuri” kebiasaan lain feret adalah tidur panjang. Satwa karnivora itu menghabiskan 14—18 jam dalam sehari untuk tidur. Beberapa pehobi di tanah air sejak dua tahun terakhir menggandrungi feret sebagai satwa klangenan baru.

Jenis beragam

Pehobi Jakarta Utara, Roy Kurniawan, menghadirkan feret jenis champagne sejak 2017. Ciri khas champagne berbulu cokelat tua agak keabu-abuan di bagian luar dan makin muda di bagian dalam. Bola matanya berwarna burgundi gelap atau cokelat gelap. Hidungnya yang kecil kebanyakan berwarna krem dan merah jambu. Alumnus Teknik Informatika Universitas Bina Nusantara itu mengoleksi 2 ekor jantan dan 2 ekor betina.

Ia mendatangkan satwa itu dari importir hewan kecil dari Amerika Serikat. Pehobi lain Feddy Firmansyah juga jatuh hati pada feret. Pengusaha penyewaan papan seluncur di Bali itu memelihara feret sejak Januari 2018. Pria 42 tahun itu memelihara feret jenis cinnamon yang berwarna cokelat bak kayu manis hingga krem. Warna bulu ekor lebih gelap daripada bagian tubuh. Bola mata merah bata atau cokelat muda.

Tingkah laku feret yang menggemaskan sangat menarik perhatian pehobi feret.

Tingkah laku feret yang menggemaskan sangat menarik perhatian pehobi feret.

Selain kedua jenis itu, jenis lain di antaranya albino, sable, dan silver. Beberapa jenis seperti black footed ferret termasuk satwa yang terancam kepunahannya menurut International Union for Conservation of Nature and Natural Resources (IUCN). Di pasaran harga feret relatif mahal. Roy yang kini juga menyedikan feret impor membanderol harga mulai dari Rp8 juta per ekor. Itu untuk feret berumur kurang lebih 12 bulan.

Baca juga:  Kuat Berkat Bulu Rapat

Di pasaran juga tersedia feret dengan harga Rp 2 juta—Rp 3 juta ekor. Menurut Roy pehobi berpeluang menangkarkan feret sehingga harga bisa lebih rendah. Ahli satwa di Fakutas Kedokteran Hewan Universitas Gadjah Mada, drh. Slamet Rahardjo, M.P. mengatakan, feret siap menjadi indukan minimal berumur setahun, idealnya 1,5—2 tahun.

Betina bunting selama 42 hari dan melahirkan rata-rata 3—4 anak per sekali kelahiran. Induk menyapih anakan setelah 3—6 pekan setelah kelahiran. Feret hidup mandiri pada umur tiga bulan.

Kandang bersih

Menurut Roy Kurniawan memelihara feret relatif mudah. “Perawatannya sangat mudah, bahkan menurut saya lebih mudah dibandingkan dengan kucing atau

Sesekali, Feddy membawa feret berkeliling dengan tetap di dalam wadah.

Sesekali, Feddy membawa feret berkeliling dengan tetap di dalam wadah.

anjing. Ketika senggang, Roy menyempatkan diri untuk bermain dengan feret peliharaannya. Bermain bersama mencegah feret stres.

Roy Kurniawan menuturkan, feret juga tidak mudah sakit. Syaratnya kebersihan kandang terjaga serta pemberian pakan dan minuman teratur. Feret satwa baru di Indonesia. Itulah sebabnya di pasaran belum tersedia pakan khusus untuk feret. Roy dan kebanyakan pehobi lain memberikan nutrisi berupa pakan anjing atau kucing yang berbentuk sereal atau pakan kering.

Klangenan baru itu merupakan satwa karnivora yang memiliki kelenjar bau. Itulah sebabnya feret mengeluarkan aroma kurang sedap. Namun, itu bukan kendala bagi para pehobi. Mereka rutin memandikan atau membawanya ke salon 2—3 hari sekali. Upaya itu membuat feret tampil segar. Roy menyarankan pehobi untuk memberikan serbuk kayu di lantai kandang agar bersih.Pehobi seperti Roy dan Feddy Firmansyah mengajak feret bermain biasanya pada malam hari. Pencuri kecil itu benar-benar telah mencuri hati para pehobi. (Hanna Tri Puspa Borneo Hutagaol)

Baca juga:  Fakta Faedah Kefir

Sumber : t r u b u s – o n l i n e . c o . i d