Menebar Cinta Demi Felis 1

Kiprah Komunitas Pencinta Kucing Jakarta (KPKJ) memberi pakan untuk semua jenis kucing tanpa terkecuali.

Binder1.pdf

Komunitas Pencinta Kucing Jakarta mencintai semua jenis kucing, baik ras atau domestik.

Belasan orang berkerumun membawa bungkusan berisi pakan kucing. Sebagian dari kerumunan itu menuangkan pakan kucing dari kemasannya ke atas kertas, lalu meninggalkannya begitu saja di jalanan. Tak berselang lama, beberapa kucing jalanan muncul lalu memakan pakan itu dengan lahap. Selang beberapa ratus meter, rombongan yang membawa pakan itu melakukan hal serupa.

Itulah salah satu kegiatan Komunitas Pencinta Kucing Jakarta (KPKJ) yang diselenggarakan hampir setiap bulan. Menurut pengurus KPKJ, Lucky Herawati Kusumawardhani, kegiatan itu bernama street feeding alias menebar pakan di jalanan. “Komunitas kami hampir setiap bulan ada kegiatan, seperti menebar pakan di jalanan atau hanya kumpul bareng,” katanya.

Kegiatan rutin
Lucky dan rekan-rekan KPKJ melakukan kegiatan itu secara bergantian setiap bulan di 5 wilayah di ibukota. “Jika bulan lalu kegiatan dilakukan di Jakarta Pusat, maka bulan depan dilakukan di Jakarta Selatan, Jakarta Barat, Jakarata Timur, atau Jakarta Utara,” kata ibu tiga orang anak itu. Menurut Lucky setiap kegiatan street feeding itu menghabiskan rata-rata 2 kg pakan kering dan 10 kaleng makanan basah.

“Kegiatan itu salah satu perwujudan misi KPKJ, yaitu menjaga kelestarian hidup kucing, terutama kucing yang tak bertuan khususnya di daerah Jakarta,” papar Lucky. Komunitas yang berdiri pada Mei 2015 itu pun kerap menjumpai sang Felis catus dengan kondisi mengenaskan, seperti leher yang hampir putus akibat karet, punggung terluka, hingga kondisi ekstrem laininya.

“Sembari memberi pakan kami juga selalu membawa alat Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K). Jika menemui kucing terluka, kami sebisa mungkin menolongnya di tempat. Namun, jika kondisinya sudah parah, kami bawa ke dokter hewan terdekat,” kata pehobi kucing itu. Lucky menuturkan KPKJ juga aktif melakukan penyuluhan merawat kucing yang baik.

Pengurus Komunitas Pencinta Kucing Jakarta, dari kiri Robby Ilham, Irma Wati, Niar, Lucky Herawati, Kusumawardhani, dan Robby Maulana.

Pengurus Komunitas Pencinta Kucing Jakarta, dari kiri Robby Ilham, Irma Wati, Niar, Lucky Herawati, Kusumawardhani, dan Robby Maulana.

Pada 3 Mei 2016 KPKJ menyelenggarakan kegiatan yang cukup besar yaitu Healthy Cat Day. Kegiatan itu diselenggarakan bekerja sama dengan PT Perfect Champanion Indonesia, produsen pakan kucing Meo-O. Pada saat kumpul biasanya juga diisi oleh berbagai kegiatan, seperti lomba ketangkasan, yaitu lomba melewati rintangan. “Terkadang kami juga mengadakan lomba makan dan lomba kembali ke majikan saat dipanggil dari jarak tertentu,” kata Lucky. Para juara lomba mendapatkan hadiah dari donasi member KPKJ.

Baca juga:  Pencinta Kucing dari Gresik

Pesat
Menurut pendiri KPKJ, Enggar Yayas Larasati, tujuan utama pendirian komunitas untuk membuat grup khusus pencinta kucing di wilayah Jakarta. “Kami tidak melakukan kegiatan jual-beli kucing,” katanya. Enggar menuturkan, KPKJ menghibahkan kucing hasil penyelamatan di jalanan. “Kita tolong dahulu kucing yang terluka dan memperbaiki kondisinya. Setelah sehat baru dihibahkan kepada orang yang serius ingin memelihara kucing,” kata Enggar.

Komunitas makin ramai ketika acara berkumpul bersama pada 26 Oktober 2015. Saat itu mulai ada sponsor dari produsen pasir gumpal sehingga animo anggota semakin meningkat. Penambahan anggota di sosial media hampir 1.000 orang tiap bulan. Pada 21 Juni 2016 tercatat 7.865 anggota yang mengikuti grup yang dibentuk pada 15 Mei 2015 itu. “Saya bersyukur, kini komunitas berkembang pesat, semula tidak menyangka akan seperti ini,” kata alumnus Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Duta Bangsa, Surakarta, Jawa Tengah, itu.

Komunitas Pencinta Kucing Jakarta saat acara di Hypermart Puri Indah, Kembangan, Jakarta Barat pada 3 Mei 2016.

Komunitas Pencinta Kucing Jakarta saat acara di Hypermart Puri Indah, Kembangan, Jakarta Barat pada 3 Mei 2016.

Menurut anggota sekaligus pengurus KPKJ, Robby Maulana, anggota grup memperoleh manfaat bertambahnya ilmu dari rekan-rekan, terutama mengenai perawatan kucing. “Dahulu saya bergabung dengan KPKJ karena ingin mencari informasi tentang merawat kucing ras,” kata pria yang bekerja di bank swasta di Jakarta itu. Makin lama bergabung, Robby makin merasakan kekeluargan di antara sesama anggota komunitas.

“Baru pertama gabung, tapi berasa sudah lama kenal. Mungkin karena sambutan anggota dan pengurusnya yang hangat,” kata Robby. Selain itu, dengan suasana kekeluargaan yang akrab, informasi yang didapat pun mudah dicerna. “Saya senang dan bangga menjadi bagian dari KPKJ,” kata Robby. Ia berharap semakin banyak masyarakat yang bergabung dalam komunitas agar kepedulian terhadap lingkungan dan rasa sayang terhadap sesama makhluk hidup, khususnya kucing, terus meningkat.

Baca juga:  Jitu Ramal Mutasi Warna

Robby mengatakan, “Saya pernah beradu argumen dengan tetangga yang melindas kaki kucing saya. Padahal, sebelumnya sudah saya peringatkan untuk berhati-hati.” Robby menambahkan, kucing juga makhluk hidup yang memiliki hak untuk hidup. “Jika kita tidak bisa menolong, minimal tidak menyakitinya,” kata Robby. (Muhamad Fajar Ramadhan)

Sumber : t r u b u s – o n l i n e . c o . i d

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *