Warna bulu yang mengilap dan wajah manisnya membuat Muhammad A Suwed memlihara abisinian

Warna bulu yang mengilap dan wajah manisnya membuat Muhammad A Suwed memlihara abisinian

Dua kucing baru di tangan para pehobi.

Sosok kucing itu tampak unik karena kuping melengkung ke belakang. Susi Djohan yang melihat sosok itu di kontes kucing di San Diego, Amerika Serikat, pun terpana. Susi Djohan berkunjung ke negeri Abang Sam untuk menjenguk putranya yang sedang belajar. Perempuan 59 tahun itu langsung jatuh hati pada american curl yang telinganya melengkung itu.

Susi Djohan pulang ke tanahair membawa sepasang si keriting itu. “Saya orang pertama yang mendatangkan di Indonesia. Saya mendapatkan langsung dari penemunya dan ditunjuk untuk mempopulerkan american curl di Indonesia,” ujar Susi. Pasangan Grace Ruga dan Joe Ruga menemukan kucing itu di depan pintu rumah mereka di Lakewood, California, Amerika Serikat, pada Juni 1981. Joe menemukan dua kucing kurus itu ketika pulang bekerja. Setelah berganti pakaian, Joe mengambil kucing berbulu hitam yang lembut itu dan Joe memberi nama Sulamith dan Panda. Itulah cikal-bakal american curl.

Susi Djohan jatuh hati pada kucing american curl karena sosok telinga yang unik

Susi Djohan jatuh hati pada kucing american curl karena sosok telinga yang unik

Kuping melengkung
Susi Djohan kemudian mendatangkan 2 ekor betina american curl untuk menambah koleksi dan sebagai indukan. Untuk mendatangkan kucing americancurl, Susi mengeluarkan biaya US$1.800 per ekor. Itu belum termasuk surat keterangan yang memerlukan US$650 dan Rp7-juta untuk karantina. Pehobi di Serua, Ciputat, Kota Tangerang Selatan, Provinsi Banten, itu tertarik american curl antara lain karena sosok telinga yang unik.

Mutasi mempengaruhi tampilan telinga yang melengkung ke belakang. Lengkungan telinga berkisar 20—90 derajat. Memang pada awalnya saat dilahirkan kucing bertelinga tegak, seperti kucing kebanyakan. Namun, pada hari ke-7 secara alamiah telinganya mulai menekuk. Masa transisi pelekukan antara 6—16 pekan. Pada masa itu telinganya akan terbentuk menekuk dan permanen.

Baca juga:  Pakan Terlarang Kucing

Kucing itu terdaftar sebagai semilong hair atau bulu sedang pada 1983. Secara keseluruhan bulu tidak mengembang, halus, dan lembut. Pada jantan terdapat surai yang lebih tebal dan mempunyai postur yang besar, dengan bobot antara 3,5—5,5 kg. Kucing betina berpostur lebih kecil dan ramping dengan bobot 3,5 kg, panjang tubuh 1,5 kali panjang kaki sampai bahu. Panjang ekor sama dengan panjang tubuh.

Susi memisahkan kucing jantan dan betina pada usia 7 bulan, karena pada usia itu sudah mempunyai naluri untuk kawin. Masa berkopulasi yang baik pada umur 1,5 tahun, karena pada saat itu kucing matang seksual sehingga bisa menghasilkan keturunan yang baik pula. “Sifat istimewa lainnya mudah dekat dengan manusia, manja, dan cerdik,” ujar Susi sambil membelai salah satu kucing yang tertidur di pangkuannya itu. Saking dekatnya, terkadang kucing peliharaannya itu sampai memanjat pundak Susi.

Bibob berhasil memboyong beberapa trofi juara

Bibob berhasil memboyong beberapa trofi juara

Adaptif
Kucing ras yang berhidung mancung seperti american curl cenderung tahan cuaca dibandingkan kucing berhidung pesek. American curl juga lebih mudah beradaptasi di tempat baru. Menurut Susi american curl cocok dipelihara di iklim Indonesia. Bulunya tidak terlalu panjang, sehingga perawatannya mudah. Untuk menjaga kebersihan bulu, Susi memandikan kucingnya 1—2 pekan sekali. Jerih payahnya terganjar ketika kucingnya nemenangkan kontes.

Calon jagoan baru Susi Djohan

Calon jagoan baru Susi Djohan

Nun di Ciawi, Bogor, Muhammad A Suwed, memelihara ras kucing tertua yakni, abisinian. Kucing yang merupakan model patung dan lukisan bangsa Mesir kuno itu berasal dari Ethiopia. Abisinian termasuk 5 besar kucing populer di dunia, memiliki telinga dan moncong yang runcing, sehingga kepalanya berbentuk segitiga. Penampilan itu mirip Felis lybica, kucing liar Afrika, leluhur semua kucing domestik.

Baca juga:  Tips Grooming Anjing dan Kucing

Ia mempunyai 4 variasi warna utama, blue, red, ruddy, dan fawn. Helai bulu berwarna kontras dengan pangkal terang dan berujung gelap, sehingga ketika dibelai dengan arah yang berlawanan akan tampak dua warna. Di punggungnya ada garis warna hitam yang memanjang hingga ujung ekor, sedangkan bagian perut berwarna lebih terang. Postur yang ramping berotot, dada bidang, dan ekor yang runcing menjadi ciri khas ras abisinian. Secara umum kucing berbobot 3,5—5,5 kg.

Abisinian bersifat aktif, manja, pintar, dan mudah akrab dengan manusia atau binatang lain. Ia tergolong kucing yang sangat mandiri dan memiliki keingintahuan yang tinggi. Kucing ras itu juga selalu mengikuti pemiliknya ke mana saja atau bahkan belari mendahului sambil menengok kanan kiri untuk melihat daerah di sekitarnya. Walaupun berumur dewasa ia senang mengajak bermain.

“Yang membuat abisinian istimewa adalah kecerdasanya dan gliter bulunya yang mengilap. Selain itu juga mempunyai paras yang manis,” ungkap Muhammad Suwed. Ia mendambakan kucing ras itu sejak 2008, tetapi baru pada 2013 bisa mendapatkannya. Ia mendatangkan masing-masing sepasang abisinian dari Australia dan Amerika Serikat. Harga abisinian 3.500 euro per ekor.

Warna lebih muda di bagian perut abisinian

Warna lebih muda di bagian perut abisinian

Kini Muhammad Suwed memiliki 7 kucing abisinian, 3 ekor di antaranya lahir pada pertengahan November 2014. Sebagai kucing short hair, perawatan abisinian relatif mudah. Muhammad Suwed hanya perlu menyisir bulu untuk melepaskan bulu rontok secara teratur. Selain itu ia juga menjemur kucing di pagi hari karena sinar matahari berguna untuk mengilapkan bulu-bulunya. Perawatan lain berupa memandikan abisinian hanya sekali dalam sebulan. Muhammad Suwed juga menjaga kebersihan gusi untuk mencegah penyakit radang gusi. (Muhammad Awaluddin)

Sumber : t r u b u s – o n l i n e . c o . i d