Anthurium jenmanii mangkuk variegata hibrida bernama jacky chan dengan karakter kuat dan semburat variegata yang cantik milik Tan Bing Kiat.

Anthurium jenmanii mangkuk variegata hibrida bernama jacky chan dengan karakter kuat dan semburat variegata yang cantik milik Tan Bing Kiat.

 

Tip menghasilkan anthurium berdaun variegata tegas dan berkarakter kuat.

Tan Bing Kiat pemilik anthurium jacky chan.

Tan Bing Kiat pemilik anthurium jacky chan.

Anthurium jenmanii hibrida mangkuk bernama jacky chan itu memang elok. Sosoknya nyaris sempurna. Lihat saja bentuk daun membulat dan cekung, khas mangkuk. Setiap helai daun berserat, tulang, dan urat sangat kentara. Susunan daun pun kompak. Keindahan tanaman makin nyata dengan corak variegata yang tegas. Pantas jika anthurium koleksi Tan Bing Kiat di Magelang, Jawa Tengah, kerap menjadi kampiun lomba.

Tanaman anggota famili Araceae berumur 2 tahun itu menyabet gelar best of the best untuk kelas variegata pada kontes anthurium di Karanganyar, Jawa Tengah, pada April 2018. Lantaran keunggulan itu pehobi lain pun tertarik memilikinya. Maklum, jenmanii mangkuk variegata dengan karakter kuat cukup prestisius bagi pehobi anthurium. Seorang pehobi menyodorkan harga Rp75 juta demi mendapatkan tanaman itu. Tan menolak.

Induk berkualitas

Tan enggan melepas mangkuk variegata berpenampilan aduhai itu. Sebab, peluang mendapatkan mangkuk variegata eksklusif seperti jacky chan persentasenya amat rendah. Jacky Chan lahir dari tangan dingin Eddy Pranoto, penangkar anthurium di Salatiga, Jawa Tengah. Eddy membidani lahirnya anthurium istimewa itu pada 2016 . Menurut Eddy untuk mendapatkan jenmanii hibrida mangkuk variegata, “Butuh kesabaran dan kejelian,” ujarnya.

Indukan jenmanii super bowl koleksi Eddy Pranoto.

Indukan jenmanii super bowl koleksi Eddy Pranoto.

Jika keberuntungan menghampiri bisa saja dari biji-biji yang disemai penangkar memperoleh 2—3 tanaman baru berpenampilan ideal. Namun, jika tidak penangkar bisa jadi gigit jari. Menurut Eddy modal utama yang selayaknya dimiliki penangkar untuk mencetak anthurium jenmanii hibrida eksklusif layaknya jacky chan yakni pasokan indukan yang banyak. “Itu karena matangnya serbuk sari dan putik setiap tanaman tidak bersamaan,” kata Eddy.

Baca juga:  Reinkarnasi Bawang Super

Makin banyak indukan yang dikoleksi maka peluang untuk mencetak tanaman idaman makin tinggi. Penangkar juga harus memilih indukan berkualitas dan memiliki gen bawaan yang mumpuni. Induk betina yang bagus harus disilangkan dengan jantan yang bagus pula. Jika salah satunya kurang bagus maka keturunan juga kurang bagus. Selain itu, baik induk jantan maupun betina harus berumur dewasa.

Ranukumbolo, Anthurium jenmani mangkuk variegata hibrida hasil karya Eddy Pranoto di Salatiga, Jawa Tengah.

Ranukumbolo, Anthurium jenmani mangkuk variegata hibrida hasil karya Eddy Pranoto di Salatiga, Jawa Tengah.

Dengan begitu indukan bisa mewariskan keturunan terbaik. Eddy memperoleh jacky chan usai menyilangkan anthurium jenmanii kobra batik berumur 5 tahun sebagai induk jantan dengan mangkuk super bowl berumur 7 tahun sebagai induk betina. Kobra batik bercorak variegata elok, sedangkan super bowl berdaun membulat dan cekung. Dari persilangan kedua induk itu Eddy mendapatkan 400 biji.

Ia lantas menyemai biji bunga anthos oura itu di dalam wadah mika plastik tertutup yang bermedia pakis halus dengan ketebalan 2 cm. Ayah dua anak itu menata setiap biji dengan jarak 1 cm. Selama masa persemaian itu ia menyemprotkan larutan B1 berdosis rendah setiap pekan untuk merangsang pertumbuhan akar. Dua bulan berselang tanaman memunculkan 2 daun.

Melambung

Eddy Pranoto menyilangkan indukan terbaik untuk mendapatkan keturunan terbaik pula.

Eddy Pranoto menyilangkan indukan terbaik untuk mendapatkan keturunan terbaik pula.

Eddy memindahkan bibit anthurium itu ke boks stirofoam berukuran 40 cm x 40 cm tanpa penutup. Sebelumnya, ia telah mengisi boks itu dengan media tanam berupa pakis halus, sekam fermentasi, dan biji randu dengan perbandingan sama. Pengusaha lanskap itu lantas menata setiap bayi anthurium dengan jarak 3 cm. Ia merawat tanaman baru itu hingga memunculkan 8 daun. Pada saat itu ia mulai mengamati karakteristik setiap tanaman.

Tak disangka Eddy menemukan satu tanaman berdaun variegata dan berkarakter kuat. Tanaman itulah cikal-bakal jacky chan. “Ia menjadi satu-satunya tanaman yang bermotif variegata cantik dengan bentuk daun khas mangkuk dari ratusan biji yang disemai,” kata Eddy. Ia lantas memindahkan ratu daun berumur muda itu pada pot individu berisi media tanam campuran pakis halus, sekam fermentasi, dan biji randu dengan perbandingan sama.

Baca juga:  Panen Jahe di Polibag

Alumunus Fakultas Pertanian, Universitas Kristen Satya Wacana, itu mengatakan anthurium hibrida mangkuk variegata melambung pamornya di kalangan pehobi. Harga tanaman fantastis karena hanya ada satu-satunya. Oleh karena itu, nilai ekonomi tanaman pun tinggi. “Hibrida baru dengan genetik yang bagus akan kekal kualitas dan karakternya meskipun pehobi memberikan perawatan sederhana,” kata Eddy.

Tanaman cukup diletakkan di tempat dengan sirkulasi udara yang baik dengan pencahayaan sinar matahari 50%. Eddy juga mencetak hibrida mangkuk variegata yang selevel dengan jacky chan. Jenmanii eksklusif itu bernama ranukumbolo. Sosok tanaman kekar dengan urat daun tegas. Daun membulat dan cekung sehingga menjadikannya sangat berkarakter.

Penampilan ranukumbolo kian memesona dengan warna semburat kuning di setiap helai daun. Tanaman pun tampak segar dan prima. Tanaman kerabat talas itu lahir dari induk betina kobra batik dengan jantan mangkuk black. Pada proses persilangan kali ini Eddy beruntung. Ia bukan hanya mendapatkan ranukumbolo, tetapi juga anthurium idaman lain. (Andari Titisari)

Sumber : t r u b u s – o n l i n e . c o . i d