Bunga adenium berkelopak 4 tumpuk hasil silangan baru.

Garis tepi berwarna merah muda mempercantik tampilan bunga candhik ayu.

Garis tepi berwarna merah muda mempercantik tampilan bunga candhik ayu.

Di bawah sinar matahari senja, bunga berwarna merah keunguan itu tampak menawan. Pangkal mahkota berwarna merah, semakin ke tepi semakin gelap bercampur biru tua mendekati ungu gelap. Mahkota bertumpuk berukuran besar sangat mirip dengan bunga mawar yang sedang mekar. Itulah adenium dengan petal bertumpuk. Jumlah kuntum bunga banyak hingga 6 bunga dalam satu pucuk.

Adenium tumpuk itu koleksi teranyar Rochmad Wiyono Supadmo, pehobi tanaman hias di Klaten, Jawa Tengah. Ia memberikan nama rajaampat untuk hasil silangan antara induk bernama ac milan dan blue pioneer itu. Bunga ac milan besar dengan kelopak oval dan berwarna merah gelap merata. Adapun blue pioneer berwarna merah keunguan, tetapi tidak merata hanya di bagian tepi saja.

Sinar tanjung

Rochmad Wiyono Supadmo selalu berinovasi  menemukan jenis baru.

Rochmad Wiyono Supadmo selalu berinovasi menemukan jenis baru.

Menurut Rochmad keunggulan lain blue pioneer adalah memiliki kelopak sebanyak 4 tumpuk. Rochmad tekun menyilangkan adenium untuk memperoleh jenis baru. Itu terbukti dengan banyaknya adenium berbagai jenis, bentuk, dan warna di halaman rumah. Dari sekian banyak koleksinya, Rochmad lebih fokus untuk menemukan varian adenium tumpuk baru. Sebab, adenium tumpuk kebanyakan impor.

Rochmad mendatangkan adenium tumpuk dari Kabupaten Gresik, Jawa Timur, sebagai indukan. Pada 2010 ia menyilangkan silk of yellow sebagai induk jantan dan golden jubile (induk betina). Hasilnya adenium sinar tanjung berbunga tumpuk berwarna kuning. Dari sinar tanjung itulah ia mengawinsilangkan dengan jenis lain. Sinar tanjung mempunyai warna kuning yang lembut dengan satu garis merah muda di bagian tengah atau tulang mahkota bunga.

Tanaman sinar tanjung mempunyai banyak percabangan dan produktif. Pria kelahiran 1972 itu menyilangkan sinar tanjung dengan pink angel yang berwarna dasar putih dengan tepi mahkota berwarna merah muda yang tipis dan samar. Hasil persilangan itu baru dilepas pada awal 2016 dengan nama candhik ayu. Bunga candhik ayu berwarna dasar putih kekuningan dengan tepi mahkota berwarna merah muda.

Adenium kinanti memiliki dominasi warna merah dengan tepian warna putih.

Adenium kinanti memiliki dominasi warna merah dengan tepian warna putih.

Karakter candhik ayu mirip dengan pink angel. Namun, candik ayu berwarna dasar kuning muda dan bergaris tegas berwarna merah muda di tepi mahkota bunga. Sosok tanaman mewarisi sinar tanjung yang memiliki banyak percabangan dan kuntum yang banyak. Keturunan sinar tanjung lain adalah kinanti. Itu hasil persilangan sinar tanjung dengan induk triple santaclause yang berwarna merah.

Baca juga:  Cara Budidaya Sayuran dalam Polybag Secara Organik dengan Mudah

Kinanti berwarna merah yang kuat dengan tepi warna putih yang tidak terlalu lebar. Ukuran bunga tidak terlalu besar. Namun, produktivitas bunga tinggi mewarisi sinar tanjung. Rochmad berencana melepas kinanti pada Maret 2016. Persilangan sinar tanjung dan triple santaclause juga menghasilkan varian lain yang tidak kalah indah, yakni aiko berwarna dasar putih dan tepi merah. Aiko mampu menghasilkan banyak bunga dalam satu cabang.

Peluang 4%

Sudharsono MS, dosen Morfologi Tumbuhan Universitas Negeri Yogyakarta.

Sudharsono MS, dosen Morfologi Tumbuhan Universitas Negeri Yogyakarta.

Merawat adenium relatif mudah. Rochmad menyarankan pehobi disiplin menyiram. Sebaiknya gunakan media tanam yang porus sehingga air cepat keluar. Alumnus Universitas Sebelas Maret (UNS) itu membuat media tanam dengan campuran khusus yaitu sekam bakar, kotoran kambing fermentasi, dan pasir malang dengan perbandingan 5:2:1. Formula itu khusus untuk mempercepat pertumbuhan tanaman, cabang, dan produksi bunga.

Untuk mengatasi serangan hama dan penyakit Rochmad menyarankan untuk menyemprotkan pestisida 2 pekan sekali. Penyakit yang umum menyerang pada musim hujan adalah fusarium. Hama yang sering muncul saat kemarau adalah kutu merah. Hama itu memang tidak mematikan, tetapi menghambat pertumbuhan tunas. Daun menguning dan layu.

Pada musim hujan ia menambahkan dolomit pada media tanam untuk menetralkan pengaruh air hujan yang menyebabkan media menjadi lebih asam dan menghambat pertumbuhan tanaman. Menurut Rochmad untuk mendapatkan warna baru sangat kecil kemungkinannya. Dalam sekali persilangan kemungkinan mendapatkan varian baru hanya 2—4%.

Warna merah dan putih yang berimbang menambah keindahan adenium aiko.

Warna merah dan putih yang berimbang menambah keindahan adenium aiko.

Selebihnya hanya menghasilkan varian yang biasa, seperti indukan, atau bahkan muncul bunga yang tidak tumpuk. Tanaman yang mempunyai bunga biasa dan tidak istimewa akan dimanfaatkan karyawan perusahaan tekstil itu sebagai batang bawah. Menurut, dosen Morfologi Tumbuhan Universitas Negeri Yogyakarta, Sudharsono MS, untuk mempertahankan karakter pada perbanyakan tanaman dengan sambung pucuk.

Baca juga:  Johan di Kota Pahlawan

Dengan sambung pucuk, karakter dari tanaman induk akan tetap muncul sebagai bagian atas tanaman yang terus tumbuh. Adapun batang bawah yang berfungsi mengambil nutrisi dari tanah tidak akan mempengaruhi karakter sambungan bagian atas. Untuk memperbanyak tanaman sebaiknya pilih bagian tanaman yang memiliki karakter yang diinginkan.

Adenium rajaampat berwarna merah keunguan yang kuat.

Adenium rajaampat berwarna merah keunguan yang kuat.

Sudharsono menyatakan cabang yang berbeda dalam satu tanaman mungkin saja akan menghasilkan karakter yang berbeda. “Perubahan itu karena adanya mutasi dalam satu pohon,” kata Sudharsono. Pencinta adenium dari Yogyakarta, Nuki, mengatakan bahwa perkembangan adenium tumpuk di Indonesia cukup bagus. Munculnya varian-varian baru diharapkan dapat mengimbangi Thailand yang sangat aktif melepas adenium tumpuk jenis baru. (Muhammad Awaluddin)

Sumber : t r u b u s – o n l i n e . c o . i d