Semakin banyak orang menjadikan musang sebagai klangenan

Semakin banyak orang menjadikan musang sebagai klangenan

Sukses menangkarkan musang hingga induk melahirkan dan membesarkan 2—4 anak.

Nitagalax hanya sedikit makan. Ia gelisah dan kerap merundukkan tubuh. Ray Chaerudin paham benar, musang betina berumur 4 tahun itu tengah berahi. Di sebuah kandang 1,2 m x 1 m Ray juga menempatkan seekor jantan bernama Cecep Jalu. “Musang bisa dua kali kawin dalam 3 jam. Itu berlangsung terus-menerus hingga 3—4 hari,” tutur pehobi musang di Cibubur, Jakarta Timur, itu.

Empat hari usai kopulasi, betina berubah menjadi lebih sensitif. Saat pejantan mendekat, si betina segera mengusir. Kadang sifat sensitif itu ia tampakkan terhadap manusia. Ray mengatakan perubahan karakter itu tergantung sifat musang. “Jika karakter dasarnya jinak, biasanya ia tetap jinak terhadap manusia,” kata alumnus Sinematografi Institut Kesenian Jakarta itu.

Musang pandan

Musang pandan

Galak
Ray segera memindahkan musang betina usai kopulasi ke kandang khusus berukuran 1 m x 0,5 m. Itu salah satu kunci keberhasilan menangkarkan musang. Kunci lain memahami ciri-ciri musang berahi. “Secara kodrati birahi adalah bahasa universal sehingga peluang keberhasilan penjodohan bisa ditingkatkan asal tahu caranya,” kata Ray. Perkawinan atau kopulasi bisa gagal meski musang betina dan jantan mau ditempatkan bersama dalam sebuah kandang.

Musang yang dipelihara sejak kecil lebih jinak dan aman untuk anak-anak

Musang yang dipelihara sejak kecil lebih jinak dan aman untuk anak-anak

Maklum, perangai musang bisa berbeda. “Ada yang jinak, agresif, malu-malu, mudah menerima, atau pemilih,” tutur pelatih profesional satwa itu. Oleh karena itu upayakan musang merasa nyaman di kandang. Menurut drh Slamet Raharjo MP, sediakan kandang yang nyaman. Pakar satwa eksotis di Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Gadjah Mada itu mengatakan, panjang kandang kawin minimal 2 kali panjang tubuh musang, lebar minimal 1,5 kali panjang tubuh, dan tinggi minimal 1,5 kali tinggi tubuh musang.

Baca juga:  Pasar Lemon Lebih Luas

“Proses perkawinan bisa berlangsung lama dan brutal sehingga semakin besar kandang semakin baik karena musang lebih leluasa bergerak,” ungkap Slamet. Selain itu pakan juga berpengaruh besar. Menurut drh Slamet Raharjo, tidak ada pakan khusus persiapan perkawinan. Ia hanya menyarankan untuk menambah asupan makanan sebulan sebelum induk betina memasuki masa berahi sehingga menghasilkan sel telur yang sehat.

“Pakan musang dewasa sebaiknya mengandung kombinasi sumber karbohidrat, protein, mineral, vitamin, dan sedikit lemak. Contohnya antara lain pisang, pepaya, dogfood atau catfood, telur rebus, nasi, serta mi,” ujar Slamet. Pemberian pakan kombinasi jauh-jauh hari sebelum bunting bertujuan membiasakan musang dengan jenis pakan itu. Musang cenderung menolak bahan yang baru yang ditambahkan dalam pakan.

Kandang untuk memisahkan betina yang baru kawin

Kandang untuk memisahkan betina yang baru kawin

Slamet mengatakan, “Misalkan biasanya memberikan pisang, kalau mau ditambah apel, lakukan sebulan sebelumnya. Kalau sudah bunting tiba-tiba diberi apel, biasanya tidak dimakan,” kata pria yang kerap menjadi juri kontes musang itu. Betina bunting mengalami perubahan bentuk atau ukuran puting pada pekan kelima. “Biasanya lebih menonjol dan agak keras daripada biasanya,” ungkap Ray. Selanjutnya bagian perut ke arah belakang tubuh membesar.

Dr drh Slamet Raharjo: Nutrisi vital untuk pembiakan

Dr drh Slamet Raharjo: Nutrisi vital untuk pembiakan

Corak baru
Asupan nutrisi selama bunting vital agar induk melahirkan anak sehat. Menurut pehobi di Kemanggisan, Jakarta Barat, Tedi Hartanto, hindari memberi pakan tinggi lemak seperti daging ayam atau telur kepada betina bunting. Musababnya lemak membuat pertumbuhan janin terlalu pesat. Pengalaman beberapa pehobi yang mencoba menangkar, induk yang memperoleh pakan tinggi lemak selama bunting kesulitan ketika melahirkan lantaran anaknya terlalu besar.

Setelah bunting selama 60—70 hari, betina melahirkan 2—4 anak. Menurut Ray tanda-tanda betina hendak melahirkan antara lain tidak banyak bergerak, gelisah, dan kerap menjilat kemaluan. Jumlah anakan tergantung antara lain umur induk dan asupan nutrisi selama bunting. Setelah melahirkan, induk semakin galak, terutama terhadap musang jantan. Saat baru lahir, mata anak musang terpejam. Mereka mulai membuka mata pada umur 20—23 hari.

Tedi Hartanto: Pembiakan musang bertujuan melestarikan populasi musang liar

Tedi Hartanto: Pembiakan musang bertujuan melestarikan populasi musang liar

Ray menganjurkan agar pemilik tidak menyentuh musang-musang belia itu. “Jangan terlalu sering menyentuh anak musang sebelum induknya menyapih, kecuali menunjukkan gejala sakit,” ujar pria bertubuh ramping itu. Saat induk menyusui, Slamet menyarankan untuk menambahkan asupan karbohidrat, protein, dan lemak untuk memperlancar produksi susu sekaligus meningkatkan kualitasnya sehingga musang belia tumbuh sehat.

Baca juga:  Adu Elok Anthurium

Dengan pengaturan dan persiapan matang, pengembangbiakan musang di rumah pun sukses. Ray rutin membiakkan musang Paradoxorus hermaphroditus sejak Mei 2014. Hingga kini ia menghasilkan banyak musang hasil tangkaran sendiri. Kini ia belum menjual, rencananya Ray mulai menjual setelah mencapai keturunan ke-4. Sejak kemunculan tren memelihara musang pada 2012, pehobi dituntut mengembangbiakkan, bukan menangkap di alam.

Menurut Tedi Hartanto, pengasuh komunitas Musang Lovers Indonesia (MLI), kampanye pemeliharaan musang hasil biakan bertujuan melindungi populasi musang di alam. “Upaya domestikasi juga bertujuan menghasilkan corak-corak baru yang atraktif,” kata Tedi. Namun, tahap itu terbilang gampang-gampang susah sehingga menjadi tantangan bagi para pehobi musang alias luwak itu. (Argohartono Arie Raharjo)

Sumber : t r u b u s – o n l i n e . c o . i d