Lima herbras silangan baru dengan variasi warna yang menawan.

Gerbera adalah salah satu tanaman bunga unggulan Balai Penelitian Tanaman Hias, Cianjur

Gerbera adalah salah satu tanaman bunga unggulan Balai Penelitian Tanaman Hias, Cianjur

Kisah herbras tak terpisahkan dari tangan dingin Richard Lynch pada akhir abad ke-19. Kurator di Kebun Raya Cambridge, Inggris, itu sukses menyilangkan herbras dari Afrika Selatan, yakni Gerbera jamesonii dan Gerbera viridifolia. Nama genus itu untuk mengabadikan Traugott Gerber, dokter dari Jerman teman Carolus Linnaeus. Persilangan itu menghasilkan herbras hibrida. Kini keturunan spesies itu banyak diperdagangkan di berbagai negara.

Warna merah pada ruby red dapat menghasilkan paduan warna yang beragam saat disilangkan dengan jenis gerbera lain.

Warna merah pada ruby red dapat menghasilkan paduan warna yang beragam saat disilangkan dengan jenis gerbera lain.

Varietas-varietas baru herbras terus bermunculan. Balai Penelitian Tanaman Hias (Balithi) merilis lima herbras anyar, athalia agrihorti, ayudia agrihorti, nashita agrihorti, zsofia agrihorti, dan neoma agrihorti. Athalia agrihorti hasil persilangan antara varietas lokal merah sukabumi dari Selabintana, Kabupate Sukabumi, Jawa Barat, dan ruby red dari daerah Lembang, Bandung. Warna kuntum keduanya hampir sama.

Varietas baru
Antara varietas lokal merah sukabumi dan ruby red berbeda bentuk di ujung petala. Herbras lokal merah sukabumi mempunyai ujung petal agak meruncing, sedang rubby red, membulat. Piringan bunga ruby red lebih hitam dari lokal merah sukabumi. Adapun tepi daun lokal merah skabumi lebih bergerigi daripada ruby red. Athalia agrihorti dalam bahasa Sansekerta berarti keagungan Tuhan. Herbras berbunga tumpuk itu berwarna merah muda.

Lokal merah sukabumi menurunkan sifat kuntum bunga merah, rajin berbunga, banyak anakan, dan pertumbuhan bandel–tahan pada kondisi ekstrem dan tidak mudah mati. Varietas ruby red mewariskan sifat penghasil tepung sari relatif banyak dan kompatibel untuk semua betina. Diameter bunga lapisan pertama 9,6 cm dan lapisan kedua 4,6 cm. Panjang tangkai bunga 50—64 cm, diameter bunga 6 cm, dan diameter piringan bunga 2,5 cm. Produksi bunga athalia agrihorti 24 tangkai per tahun dengan daya tahan 12 hari.

Zsofia, gerbera andalan Balithi yang sudah dibudidayakan di Sukabumi, Jawa Barat.

Zsofia, gerbera andalan Balithi yang sudah dibudidayakan di Sukabumi, Jawa Barat.

Nama ayudia agrihorti berasal dari bahasa Sansekerta yang berarti cantik dan tidak sombong. Sosok bunga merah muda dan putih di bagian tengah dengan kuntum bunga bentuk semi ganda yang besar. Ayudya hasil persilangan antara herbras salju dan lokal merah sukabumi. Keduanya mempunyai kuntum dan piringan bunga yang sangat berbeda. Lokal merah sukabumi berbunga tunggal dengan warna bunga merah terang dan varietas salju bentuk bunganya semiganda dengan warna kuntum putih.

Baca juga:  Manfaat Bunga Rosella Untuk Kesehatan

Gerbera salju didapat pada 2011 dari petani di daerah Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Bentuk bunga semiganda dan berwarna putih. Piringan bunga berwarna kehijauan dengan putik tampak jelas sehingga sangat mudah disilangkan. Salju berpotensi menurunkan warna bunga putih. Diameter kuntum bunga lapisan pertamanya mencapai 12 cm, tetapi lapisan keduanya hanya 3,7 cm.

Tangkai bunga ayudia agrihorti mencapai 62 cm. Adapun diameter tangkai 6 cm dan piringan bunga dan 2 cm dengan produksi bunga 2—4 tangkai per bulan. Varietas baru lain, zsofia agrihorti adalah nama komersial klon 14.020. Zsofia berasal dari bahasa Yunani kuno yang berarti kebijaksanaan yang diwakili oleh kuntum bunga putih dan berbentuk semiganda. Paduan yang indah dan serasi yang menggambar kebersihan hati yang bijaksana.

Hasil seleksi

Zsofia agrihorti merupakan hasil persilangan antara varietas winter queen dan ruby red. Winter queen sebagai tetua betina mempunyai bentuk bunga semiganda dengan warna kuntum putih, sedangkan varietas ruby red berbentuk bunga tunggal dengan warna kuntum bunga merah. Zsofia mewarisi sifat yaitu putik tampak jelas sehingga sangat mudah untuk persilangan buatan. Pemulia yang merakit klon itu melalui tahapan pemuliaan yang relatif panjang.

Neoma agrihorti, hibrida memiliki warna jingga yang mencolok, jauh berbeda dengan kedua indukannya.

Neoma agrihorti, hibrida memiliki warna jingga yang mencolok, jauh berbeda dengan kedua indukannya.

Diameter bunga lapisan pertama 9—10,8 cm dan lapisan kedua 4,5—5,7 cm. Jumlah bunga pita lapisan pertama 75 helai dan lapisan kedua 280 helai. Panjang tangkai bunga 56 cm. Produksi bunga antara 18—24 tangkai per tahun dan kesegaran 14 hari. Neoma agrihorti bermakna bulan baru. Ia hasil persilangan antara lokal merah sukabumi dan salju. Penampilan bunganya unik lantaran berbeda jauh dari warna indukan.

Baca juga:  Sehektar 45 Ton

Kuntum bunganya jingga dan kuning dengan bentuk kuntum bunga semiganda yang cukup besar. Kuntum bunga berwarna keemasan seperti bulan baru menjelang purnama. Diameter kuntum bunga lapisan pertama 8,9—9,7 cm dan lapisan kedua 4,9—5,2 cm. Produksi bunga 2—4 kuntum per bulan dan memunculkan anakan 3—4 setiap tahun. Silangan gerbera unggul terakhir yaitu nashita agrihorti, hasil persilangan lokal merah sukabumi dan ruby red.

Penampilan bunga nashita agrihorti cukup menarik. Dominan warna merah pada bagian tengah kuntumnya, tetapi warna merah muda muncul dan menghias di bagian ujung. Ia rajin berbunga dan kesegaran bunga dalam vas mencapai 14 hari. Bentuk bunga majemuk berdiameter kuntum bunga lapisan pertama hingga 9,5 cm, seangkan lapisan kedua 3,4 cm. Tangkai tumbuh hingga 53 cm.

Permintaan pasar

Ayudia agrihorti, silangan lokal merah sukabumi dengan varietas salju menghasilkan warna putih di tengah kelopak.

Ayudia agrihorti, silangan lokal merah sukabumi dengan varietas salju menghasilkan warna putih di tengah kelopak.

Seiring berjalannya waktu, banyak pelaku bisnis melirik gerbera sebagai bunga potong, tanaman pot, dan tanaman hias massal. Petani gemar menanamnya lantaran mudah dibudidayakan, bahkan jauh lebih mudah daripada krisan. Ia dapat berperan sebagai substitusi atau pengganti krisan atau mawar. Oleh karena itulah permintaan bunga anggota famili Asteraceae itu terus meningkat.

Menurut data Pusat Promosi dan Pemasaran Hasil Pertanian dan Hasil Hutan Rawabelong, Jakarta Barat, pada 2011 dari 20 jenis bunga yang banyak diminta pasar gerbera berada pada urutan kelima setelah melati. Permintaan herbras 372.788 tangkai. Posisi gerbera naik menjadi urutan keempat, setelah dracaena pada 2012, dan setelah melati pada 2013. Prospek agribisnis bunga potong semakin cerah seiring dengan meningkatnya permintaan pasar.

Meningkatnya permintaan terhadap bunga potong, dipengaruhi oleh sektor pariwisata Indonesia yang kembali berkembang dengan pesat setelah beberapa lama menurun karena faktor keamanan dalam negeri. Dengan adanya herbras jenis baru, maka petani akan semakin berpeluang mengahasilkan bunga berkualitas. Sementara itu konsumen memperoleh lebih banyak pilihan bunga untuk berbagai keperluan. (Kurniawan Yulianto, peneliti dan pemulia herbras di Balai Penelitian Tanaman Hias, Cianjur, Jawa Barat)

Sumber : t r u b u s – o n l i n e . c o . i d