Lebah Pindah Rumah 1
Corong masuk dari log dilekatkan di lubang masuk kotak agar klanceng mengenali sarang barunya.

Corong masuk dari log dilekatkan di lubang masuk kotak agar klanceng mengenali sarang barunya.

Cara sukses memindahkan lebah itama ke kotak kayu.

Di lantai empat kediaman Keng Effendy penuh potongan batang dengan posisi vertikal di atas penopang setinggi 50 cm. Log itu bukan sembarang potongan kayu, melainkan rumah bagi koloni lebah tanpa sengat Heterotrigona itama. Tidak hanya boros tempat, bentuk log itu pun terkesan tidak rapi. Sebab, log itu kayu mati yang bentuknya tidak beraturan. “Lebah di dalamnyalah yang membuat bernilai,” tutur peternak di Jelambar, Jakarta Barat, itu.

Kini peternak tidak perlu lagi repot-repot memelihara lebah tanpa sengat itu di dalam batangan kayu mati berukuran besar. Cukup dengan kotak sarang dengan lebar 13 cm, panjang 51 cm, dan tinggi 13 cm. Rumah baru itu lebih rapi. Selain itu peternak lebih mudah memanen madu sekaligus mengamati kondisi koloni itama di dalamnya. Itulah yang dilakukan peternak klanceng di Serpong, Tangerang Selatan, Albertus Hendry Mulia.

Cek lebah pekerja
Hendry sukses memindahkan tiga koloni itama dari log ke dalam kotak sarang. Kotak sarang terdiri atas dua bagian, yaitu ruang pengasuhan dan ruang produksi (lihat ilustrasi Kotak Pengganti Batang Pohon). Hendry membuat lubang masuk di samping ruang pengasuhan agar menyerupai susunan sarang dalam log. “Dalam sarang alami, bilik pengasuhan (brood chamber, red.) terletak setelah lubang masuk,” tutur pria yang berprofesi sebagai akuntan bersertifikat itu.

Bahan kotak sebaiknya dari kayu keras seperti ulin atau meranti yang di alam kerap digunakan klanceng untuk bersarang. Hendry menyatakan bahwa kayu lunak seperti sengon, akasia, atau mahoni pun bisa dipakai. Syaratnya tidak diberi perlakuan pengawetan dengan bahan kimia beracun atau berbau tajam. Masalahnya, kayu lunak mudah lapuk sehingga umur kotak sarang lebih singkat daripada kayu keras.

Baca juga:  Kuliner Ekstrem

Ketebalan kayu minimal 2 cm agar ketika cuaca berubah, fluktuasi suhu di dalamnya tidak terlalu drastis. Peternak itama di Pekanbaru, Provinsi Riau, Benny Tan, malah merangkap dinding ruang pengasuhan dengan lapisan kayu sejenis setebal 2 cm untuk memastikan keajekan suhu di dalamnya. Sambungan antarlapisan harus rapat sehingga tidak menjadi jalan masuk serangga pengganggu seperti kutu atau semut.

Sebelum memindahkan koloni dari log ke kotak sarang, Hendry menyarankan peternak memastikan koloni dalam kondisi kuat. “Pastikan banyak pekerja dan tentara. Soalnya selama pemindahan klanceng bakal stres dan bingung,” tutur ayah tiga anak itu. Dalam kebingungan itu, pemangsa seperti semut, cecak, atau kodok kerap mengambil kesempatan.

Kotak sarang ringkas, mempermudah panen, dan relatif rapat sehingga koloni aman dari pemangsa.

Kotak sarang ringkas, mempermudah panen, dan relatif rapat sehingga koloni aman dari pemangsa.

Corong masuk
Kunci meminimalkan kebingungan dan stres lebah selama pemindahan adalah menyamakan posisi, ketinggian, arah hadap, dan corong masuk kotak sarang dengan posisi lubang masuk log. Penempatan kotak sarang dan pemindahan corong harus dilakukan segera setelah log diturunkan dari penopang. Langkah itu sekaligus memancing koloni untuk pindah dari log ke kotak sarang.

“Yang masuk pertama kali lebah tentara baru pekerja,” tutur Hendry. Saat tentara dan pekerja membiasakan diri dengan kotak sarang, peternak bisa menggergaji log untuk mengeluarkan bilik pengasuhan dan ratu. Menurut Gregori Garnadi Hambali, pengamat lebah trigona atau klanceng di Bogor, Jawa Barat, salah satu penyebab kegagalan pemindahan itama dari log ke kotak sarang adalah kesalahan perlakuan yang menyebabkan ratu mati.

“Kunci keberhasilannya adalah pemindahan ratu,” kata Greg. Setelah log terbelah, pindahkan bilik pengasuhan ke dalam ruang pengasuhan. “Pastikan posisinya tidak terbalik antara atas dan bawah. Kalau sampai terbalik, larva klanceng dalam bilik pengasuhan bakal mati sehingga koloni lambat atau bahkan gagal berkembang,” kata Benny Tan.

Baca juga:  Wisnu Gardjito: Pejuang Industri Kelapa

Di dekat bilik pengasuhan, letakkan roti lebah (bee pollen) dan propolis. Keduanya bahan vital untuk merawat klanceng belia. Roti lebah bahan makanan larva, sementara propolis bahan pembuatan sekat dan dinding bilik pengasuhan. Setelah semua proses itu rampung letakkan kotak sarang di tempatnya lalu pasang penutup plastik dan penutup kedap cahaya.

Pengalaman Benny Tan, rekondisi sarang dan pemulihan koloni memerlukan waktu 1—1,5 bulan. Meskipun Hendry dan rekan-rekannya sukses memindahkan sarang dari log ke kotak, toh Hendry tidak menyarankan pemindahan log yang tidak bermasalah.

VEL GABUNG.pdf

“Pindahkan hanya koloni yang lognya rusak, ada lubang yang dihuni pemangsa, atau lapuk,” kata Hendry. Jika hendak memindahkan koloni dalam log yang baru didatangkan dari hutan, tunggu 3—4 pekan atau pastikan klanceng pekerja sudah mengakses sumber nektar dan tepung sari di lingkungan baru. Tujuannya agar koloni dapat berkembang setelah pemindahan.

Terlepas dari semua itu, keberhasilan mereka membuktikan bahwa itama bisa dipindahkan ke dalam kotak. Dengan demikian peternak lebih mudah mengamati perkembangan lebah dan lebih mudah pula memanen. Itama tidak melulu harus menghuni batang pohon hutan. (Argohartono Arie Raharjo)

VEL GABUNG.pdf

Sumber : t r u b u s – o n l i n e . c o . i d

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments