Lalat Serdadu Musuh Trigona 1
Sosok lalat serdadu dewasa, musuh trigona.

Sosok lalat serdadu dewasa, musuh trigona.

Cara mengatasi serangan lalat serdadu hitam menjadi hama trigona.

Albertus Hendri Mulia memanfaatkan libur pada Sabtu—Ahad untuk memeriksa satu per satu rumah trigona di pekarangan rumahnya. Pada Senin—Jumat ia tidak sempat mengamati potongan-potongan pohon berisi lebah tanpa sengat itu. Sejak 2014 Hendri mengoleksi berbagai jenis kelulut antara lain kelulut gagak Heterotrigona itama, kelulut alias trigona nasi Tetragonula laeviceps, Geniotrigona thoracica, dan Tetrigona apicalis var Binghami.

Saat mengamati salah satu log berisi kelulut gagak, sesuatu merambat keluar dari lubang masuk lalu jatuh di tanah. Setelah mengamati sosok itu, Hendri terkejut. Sosok itu ternyata larva sepanjang 1,5 cm berwarna putih kekuningan. Hendri paham betul itu bukan sembarang larva, melainkan tanda kehadiran lalat serdadu hitam Hermetia illucens. Black soldier fly itu momok bagi koloni trigona.

Hendri Mulia, peternak trigona di Serpong, Kota Tangerang Selatan, Banten.

Hendri Mulia, peternak trigona di Serpong, Kota Tangerang Selatan, Banten.

Pengurai
Hendri mengatakan, seluruh koloni kelulut gagak dalam log musnah total hanya dalam 3 hari sejak lalat dewasa bertelur. Menurut Hendri lalat serdadu masuk dari lubang masuk maupun ketika pemanenan, saat kotak terbuka. “Lalat serdadu tertarik oleh aroma asam polen lalu masuk dan meletakkan telur di sana,” kata ayah 2 anak itu. Sejatinya lalat serdadu disukai kalangan pekebun organik dan produsen kompos.

Itu karena larva serdadu hitam berjasa menguraikan bahan organik. Menurut Ir Dede Martino MP, praktikus pembuatan kompos dan dosen Fakultas Pertanian Universitas Jambi, larva lalat serdadu hitam itu efektif mempercepat penguraian bahan organik menjadi kompos. Sejak 2010 Dede “memperkerjakan” lalat bertubuh pipih memanjang itu untuk mengurai sampah organik rumah tangga menjadi pupuk cair.

“Belatung lalat mempercepat penguraian karena memperkecil ukuran biomasa secara mekanis,” kata Dede. Biomassa sampah rumahtangga yang terpotong-potong oleh belatung lantas diuraikan oleh bakteri dan cendawan pengurai. Hasilnya lindi yang efektif menyuburkan tanaman tanpa menyisakan limbah padat (baca “Jus Bumi Dongkrak Produksi”, Trubus November 2010).

Baca juga:  Limbah Suburkan Tanah

Jika mencium keberadaan polen alias roti lebah trigona, lalat serdadu dewasa melupakan tumpukan sampah organik. “Polen adalah makanan mudah dan bergizi tinggi sehingga menjamin kelangsungan hidup larva yang menetas dari telur,” kata Hendri. Lalat dewasa mengeluarkan hingga 500 butir setiap kali bertelur. Suhu hangat dalam sarang kelulut membentuk lingkungan yang cocok untuk telur sampai menetas menjadi belatung 4 hari kemudian.

Beternak kelulut di kebun sebaiknya jauh dari lokasi sampah organik.

Beternak kelulut di kebun sebaiknya jauh dari lokasi sampah organik.

Jauhkan sampah
Pensiunan Institut Penelitian dan Pengembangan Pertanian Malaysia (MARDI) dan praktikus trigona di Kota Bharu, Malaysia, Musa Yaacob, menyatakan mula-mula larva memakan polen dan madu. Setelah keduanya habis mereka beralih menyerang telur, kelulut belia, dan semua bagian bilik larva. “Ratu yang tidak bisa menyingkir pun menjadi mangsa belatung,” kata Hendri Mulia.

Setelah ratu lenyap, kemusnahan seluruh koloni tinggal menunggu waktu. Kehadiran belatung lalat serdadu dalam log trigona adalah lonceng kematian. Itu sebabnya Hendri Mulia segera mengeluarkan gergaji mesin dan membongkar log yang dihuni belatung. Cadangan polen dalam log pasti dipenuhi telur lalat serdadu sehingga ia membuang tanpa ragu. Selanjutnya ia membersihkan bilik larva dari larva.

Log yang baru datang dari alam berpotensi terserang lalat serdadu.

Log yang baru datang dari alam berpotensi terserang lalat serdadu.

Setelah yakin bahwa tidak ada belatung yang tersisa, selanjutnya bilik larva ia pindahkan dalam kotak pemeliharaan. Berikutnya ia hanya bisa menunggu dan berharap koloni itu bisa pulih dan kembali kuat. Dengan cara itu ia pernah berhasil menyelamatkan sekoloni Geniotrigona thoracica. Sebelumnya, serangan lalat serdadu membuat Hendri kehilangan 4 log kelulut gagak dan 1 log Geniotrigona thoracica.

Sejatinya serangan lalat serdadu tidak akan terjadi kalau koloni kuat. “Koloni kuat mempunyai banyak lebah tentara yang terbang berpatroli di lubang masuk. Lalat serdadu tidak akan berani menembus penjagaan ketat di lubang masuk,” ujar Hendri. Masalahnya koloni yang baru diambil dari alam akan stres karena perpindahan tempat. Sering kali malah koloni kadung terserang lalat serdadu sejak di alam.

 Jika log rapuh, pindahkan koloni ke dalam kotak pemeliharaan.

Jika log rapuh, pindahkan koloni ke dalam kotak pemeliharaan.

Begitu dipindahkan ke pekarangan, larva tinggal berkepompong menjadi lalat dan selanjutnya menyerang koloni lain yang dipelihara berdekatan. Log dari alam yang terserang lalat serdadu biasanya rapuh dan ada retakan yang tidak tertutup sempurna dengan propolis. Jika dipegang, kayunya terasa basah sehingga kelembapan di bagian dalam tinggi. Jika mendapati log seperti itu, Hendri menyarankan peternak trigona segera membongkarnya.

Baca juga:  Banyak Pilihan Olah si Ungu

Langkah berikutnya, membuang cadangan roti lebah, dan membersihkan bilik larva dari larva. Namun, cara itu hanya efektif 50%. “Kalau larva terlalu banyak, mungkin ada yang lolos dari pembersihan sehingga koloni lama kelamaan habis. Jika itu terjadi, jalan satu-satunya hanya membakar log dan semua sisa koloni,” kata akuntan bersertifikat itu. Koloni dalam pemeliharaan pun tidak 100% aman dari serangan lalat serdadu.

Untuk mencegahnya, Hendri menyarankan agar peternak memperbaiki sanitasi di sekitar lingkungan pemeliharaan trigona. Salah satunya adalah dengan menjauhkan tumpukan sampah organik terutama kotoran hewan. Peternak trigona yang memelihara lebah mereka di kebun tanaman buah sebaiknya juga menyingkirkan pembuatan kompos dari sekitar log trigona.

Kegiatan panen madu salah satu pintu masuk lalat serdadu.

Kegiatan panen madu salah satu pintu masuk lalat serdadu.

“Lalat serdadu dewasa bisa terbang cukup jauh karena ukuran tubuhnya terbilang besar,” kata pria kelahiran Pekalongan, Jawa Tengah, itu. Yang terpenting adalah mempertahankan kekuatan koloni agar tetap kuat. Salah satunya dengan menunda panen madu ketika tidak banyak tersedia bunga, misalnya pada musim hujan. “Kondisi dalam log juga harus sering diperiksa agar pengganggu yang menyerang segera diketahui,” ujar Hendri. Dengan segala upaya itu, koloni kelulut dapat bertahan dan terus menghasilkan madu. (Argohartono Arie Raharjo)

Sumber : t r u b u s – o n l i n e . c o . i d

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *