Kunyit Rival Kanker 1
Kurkumin dalam kunyit berkhasiat melawan kanker.

Kurkumin dalam kunyit berkhasiat melawan kanker.

Rimpang kunyit antikanker payudara dan kanker paru.

Faktor risiko kanker payudara terbesar adalah perempuan pengguna pil kontrasepsi, menopause, dan berusia 40-an lebih. Fakta itu terungkap saat Marice Sihombing dan Aprildah Nur Sapardin menyurvei perempuan berumur 25—65 tahun di lima kelurahan, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat. Periset dari Pusat Teknologi Terapan Kesehatan dan Epidemiologi Klinik, Badan Penelitian dan Pengembangan, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, itu mewawancarai responden yang memiliki benjolan pada payudara melalui pemeriksaan ultrasonografi (USG) sebagai kasus dan responden tanpa benjolan sebagai kontrol.

Hasilnya perempuan berusia 40 tahun lebih berisiko 8,82 kali terkena kanker payudara dibanding di bawah 40 tahun. Perempuan pengguna pil kontrasepsi mempunyai risiko 3,63 kali lebih besar dibanding yang tak mengonsumsinya. Adapun responden yang mengalami menopause berisiko 3,58 kali lebih besar dibanding yang tak mengalaminya.

Prof Zulies Ikawati, periset di fakultas farmasi universitas gadjah mada.

Prof Zulies Ikawati, periset di fakultas farmasi universitas gadjah mada.

Deteksi dini
Kanker payudara menjadi momok kaum hawa. Kementerian Kesehatan pada 2013 menyatakan 61.682 penderita kanker payudara di Indonesia. Instalasi Deteksi Dini dan Promosi Kesehatan Rumahsakit Kanker Dharmais, Jakarta, juga mengungkapkan jumlah kasus baru dan kematian kanker payudara selama 2010—2013 mengalami peningkatan dari 711 orang menjadi 819 orang.

Kepala Bagian Epidemiologi dan Penyakit Tropik, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Diponegoro, Semarang, dr Ari Udiyono MKes FIAS, mengungkapkan, gejala kanker payudara diketahui dari keberadaan benjolan abnormal. Benjolan tidak terasa nyeri atau berwarna berbeda dari kulit sekitar. Selanjutnya benjolan semakin besar dan mendesak berbagai organ sekitar dengan berbagai akibat klinis seperti pendarahan dan nyeri. Pada pemeriksaan histopatologi bakal ditemukan sel kanker pada benjolan. Saat itulah seseorang dikatakan menderita kanker payudara.

Baca juga:  Ramu Pengurai Limbah Akuaponik

Penyembuhan kanker payudara tergantung stadium. Ari mengatakan pasien kanker payudara stadium I memiliki peluang sembuh 88—93%, stadium II (74—84%), stadium III (41—67%), dan stadium IV (15%). Kanker payudara bisa disembuhkan jika sudah terdiagnosis sedini mungkin. “Caranya dengan mengangkat massa tumor dan radioterapi atau kemoterapi. Makin dini terdiagnosis, semakin besar peluang kesembuhan,” ujar alumnus Universitas Airlangga itu.

Daun sirih membantu mengurangi aroma tak sedap pada luka penderita kanker payudara.

Daun sirih membantu mengurangi aroma tak sedap pada luka penderita kanker payudara.

Zat kurkumin
Javad Ranjbari dan rekan dari Tabriz University of Medical Sciences, Tabriz, Iran, mengungkap khasiat ekstrak rimpang Curcuma longa untuk mencegah aktivitas telomerase kanker payudara dan kanker paru. Aktivitas telomerase salah satu cara sel kanker untuk memperbanyak diri.

Dalam riset ilmiah itu, persentase penghambatan sel kanker payudara dengan ekstrak kunyit 68 ug/ml mencapai 23,6%. Hasil yang tinggi terjadi pada penghambatan aktivitas telomerase kanker paru dengan ekstrak kunyit dosis 255 ug/ml yang mencapai 94,4%. Senyawa kurkumin diduga kuat menghambat aktivitas telomerase.

Prof Zullies Ikawati, PhD, Apt dari Fakultas Farmasi, Universitas Gadjah Mada mengungkapkan, riset kunyit sebagai antikanker memang sangat banyak yang berhasil melakukannya. Namun, karena sebagian besar sebatas in vitro atau uji pada sel, penelitian lebih lanjut sangat penting. Senyawa kurkumin susah terabsorbsi tubuh, sehingga penelitian lanjutan bagaimana cara senyawa mudah diserap tubuh perlu dilakukan.

Di kalangan herbalis, kunyit sudah sohor sebagai antikanker. Lina Mardiana, herbalis di Yogyakarta selalu menyertakan rimpang itu untuk semua pasiennya yang menderita kanker karena sifatnya sebagai antibiotik dan antiseptik.

Kayu manis, herbal pendamping untuk kasus kanker paru.

Kayu manis, herbal pendamping untuk kasus kanker paru.

Parut
Untuk kanker payudara, Lina meresepkan 7 rimpang kunyit seukuran jari orang dewasa, 1 rimpang temulawak, dan 5 lembar daun sirih. Rebus semua bahan dalam 5 gelas air hingga menjadi 3 gelas dan minum sehari 3 gelas. “Temulawak membuat lever semakin bagus sehingga metabolisme tubuh semakin lancar. Sementara sirih membantu mengurangi bau pada luka yang ada di payudara. Untuk kanker paru-paru, semua bahan itu tinggal ditambah umbi dewa Gynura divaricata, daun cakar ayam Selaginella doederleinii, dan kayu manis Cinnamomum verum secukupnya,” kata Lina Mardiana.

Baca juga:  Mindi Musuh Puru

Prof Dr Sukrasno, farmakolog dari Sekolah Farmasi Institut Teknologi Bandung, mengungkapkan, kunyit sudah terkenal sebagai antikanker di seluruh dunia. “Di India penduduknya lebih sedikit terserang kanker dibanding di Amerika karena masyarakat India sering menggunakan kunyit untuk sehari-sehari. Mulai dari makanan hingga herbal,” ujarnya.

Untuk cara konsumsi, Prof Sukrasno menyarankan dengan memarut rimpang kunyit itu, bukan dengan mengirisnya. “Dengan memarut, senyawa berkhasiat dalam kunyit lebih banyak yang keluar. ujar doktor Botani alumnus Universitas Edinburgh, Inggris itu. (Bondan Setyawan/Peliput: Riefza Vebriansyah)

Sumber : t r u b u s – o n l i n e . c o . i d

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *