Kunyit Redam Mag Menahun 1

Tukak lambung menahun reda berkat ripang kunyit.

Kurkuminoid dalam  rimpang kunyit dapat menyembuhkan tukak lambung.

Kurkuminoid dalam rimpang kunyit dapat menyembuhkan tukak lambung.

Profesi penangkar bibit tanaman mengharuskan Isul Yusuf hilir mudik Medan-Bandaaceh untuk mengantar atau mencari pemasok. Akibatnya ayah 2 anak itu kerap melewatkan waktu makan siang. Dampak buruk mulai terasa sejak 3 tahun silam, ia sering merasakan sesak di dada dan sulit bernapas. Berdasarkan pemeriksaan medis pria 50 tahun itu mengalami gastritis atau tukak lambung, yang sohor dikenal sebagai penyakit mag.

Menurut dokter penganjur herbal di Jakarta, dr Willie Japaries MARS, mag bisa terjadi pada setiap orang. Pemicu umum tukak lambung antara lain pola hidup tidak teratur seperti sering terlambat makan seperti pengalaman Isul Yusuf. Makan sembarangan atau mengonsumsi makanan tidak higienis juga memicu tukak lambung. Mag dapat menjadi semakin parah karena tekanan pekerjaan, stres, dan iritasi zat makanan.

Kian parah
Willie Japaries menuturkan, “Penyebab lain mag karena serangan kuman penyakit Helicobacter pylori di lambung disertai menurunnya daya tahan tubuh. Kuman itu mengiritasi lapisan lambung sehingga timbul peradangan, seperti bengkak.” Dampak peradangan itu muncul rasa kembung, perih, panas, sampai keram di ulu hati. Efek lainnya adalah mual, muntah, dan diare.

Makanan pedas memicu munculnya mag.

Makanan pedas memicu munculnya mag.

Menurut Willie iritasi menjadi parah bila menembus dinding lambung secara keseluruhan atau perforasi. “Bila sampai tahap itu bisa terjadi kebocoran lambung yang menyebabkan nyeri perut mendadak, keracunan, bahkan kematian,“ kata Willie. Untuk mengatasi gangguan itu, Isul berobat ke dokter. Sayang, obat dokter tidak menyelesaikan tukak lambung. Ia kemudian mencari pengobatan alternatif dan mulai mengonsumsi rimpang kunyit Curcuma longa.

Merasakan perbaikan dengan napas yang kembali lega, Isul abai dan kembali kepada pola makan lama. Ia juga sering makan sembarangan untuk mengganjal perut karena tidak sempat makan. Pada Mei 2015, ia kembali merasakan sesak napas. Bila salah makan, konsumsi makanan pedas sedikit saja memicu mag yang ia derita sampai sulit bernapas, bahkan tidak mampu melakukan apa pun.

Baca juga:  Parfum Bikin Walet Betah

Setelah memeriksa kondisi Isul, dokter menyatakan tukak lambung pria itu kambuh. Untuk meredakan gejala sesak napas setiap kali kambuh, ia memilih obat yang langsung disuntikkan ke intravena. Ia harus menyuntikkan obat untuk meredakan sesak napasnya minimal 2 kali dalam sepekan. Itu sangat merepotkan saat bepergian. Puncaknya pada Desember 2015 – Januari 2016 sakitnya yang kian parah. Dalam 2 bulan itu ia harus 5 kali dirawat di rumah sakit.

Dari pemeriksaan endoskopi—pemeriksaan dengan kamera kecil yang dimasukkan dalam lambung—diketahui radang lambung kian parah. Selain banyak luka di permukaan lambung, endoskopi juga mengungkap adanya 2 polip dalam dinding lambung. Pulang dari rumahsakit, Isul pun kembali mengonsumsi kunyit. Setiap pagi, siang, dan malam sebelum makan, ia mengonsumsi 2—3 kapsul kunyit.

Produk komersial

Budidaya yang baik menghasilkan kunyit berkualitas.

Budidaya yang baik menghasilkan kunyit berkualitas.

Isul juga berpantang makanan pedas atau bersantan. Setelah beberapa lama—ia lupa persisnya—Isul merasakan perbaikan berarti. Ia tidak kesulitan bernapas. Namun, karena kondisi radang yang tergolong parah, ia membutuhkan waktu hampir 4 bulan sampai benar-benar sembuh. Hingga kini Isul teratur mengonsumsi kunyit untuk menjaga kesehatan. Menurut Willie, salah satu cara mencegah mag adalah mempertahankan pola makan teratur.

“Hindari makanan iritatif, jangan terlalu masam, asin, dan pedas. Atur pola hidup dan kendalikan stres,” kata dokter kelahiran Jakarta 54 tahun silam itu. Menurut dokter penganjur herbal, dr Erna Cipta Fahmi, zat kurkuminoid dalam kunyit mempunyai khasiat beragam, antara lain meredakan gejala mag, anticendawan dan antibakteri, pengawet alami, antidiabetes, dan menghambat kemunculan penyakit-penyakit degeneratif.

Kurkuminoid dalam kunyit mampu menebalkan lapisan mukosa lambung. Untuk memaksimalkan khasiat, kunyit dapat dicampur dengan mimba. Erna menyarankan konsumsi harian 30 g sediaan segar, 10—20 g (simplisia), dan 1,5—3 g kalau mengonsumsi ekstrak murni. Caranya bisa dengan cara merebus, menyeduh, atau mengonsumsi kapsul ekstrak. ”Sebaiknya konsumsi sebelum makan,” kata Erna.

Baca juga:  Rival Ayar Asam Urat

Khasiat multimanfaat itu mengundang kalangan industri meracik produk komersial berbasis kunyit. Menurut Executive Vice President Supply & Operations PT Soho Global Health, I Made Dharma Wijaya, kunyit mengandung kurkuminoid yang secara empiris mampu mengatasi radang, nyeri perut, sembelit, eksem, dan demam. Soho memproduksi beberapa herbal berbahan kunyit dengan khasiat antara lain antidiare, memelihara kinerja hati (hepatoprotektor), dan memelihara kondisi kesehatan penderita kanker.

Executive Vice President Supply & Operations PT Soho Global Health, Made Dharma Wijaya.

Executive Vice President Supply & Operations PT Soho Global Health, Made Dharma Wijaya.

Sebagai antiradang, kurkumin memperlambat pemecahan enzim siklooksigenase-2 (COX-2) yang memicu peradangan. Sementara sebagai hepatoprotektor, kurkumin melindungi sel terhadap peroksidasi lipid. Kesulitan dalam memproduksi herbal berbahan dasar kunyit adalah ketersediaan bahan. Dalam setahun hanya sekali penanaman. Sudah bergitu, proses pascapanen memerlukan waktu yang lama.

Kesulitan lain adalah saat ekstaksi karena adanya kandungan resin dalam simplisia menyebabkan ekstrak menjadi lengket. Untuk mengakali kesulitan itu, Soho mempunyai fasilitas riset herbal di Sukabumi, Jawa Barat, yang bernama Soho Center of Excellence in Herbal Research (SCEHR) yang menerapkan prinsip organik. Fasilitas itu dibangun untuk menjaga keamanan dan kualitas bahan baku demi produk obat herbal yang berkualitas tinggi.

Untuk mendapatkan rimpang berkualitas, kunyit yang dipanen berumur 8—10 bulan. Cirinya permukaan rimpang cerah dengan warna kuning pekat. Selain itu bebas kotoran maupun kontaminasi logam berat serta residu pestisida. Itu dibuktikan melalui proses analisis dengan instrumen valid dan presisi. Tujuannya agar konsumen mudah memetik manfaat optimal rimpang ajaib itu dengan aman, cepat, dan praktis. (Muhammad Awaluddin)

Sumber : t r u b u s – o n l i n e . c o . i d

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments