Kunci Ramu Pakan 1
Pemberian pakan yang baik meningkatkan produksi ternak

Pemberian pakan yang baik meningkatkan produksi ternak

Hijauan bernutrisi tinggi tingkatkan produksi ternak.

Peternak di Stabat, Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara, Tista Waringin Sitompul, rutin memberikan pakan berupa hijauan dan konsentrat untuk domba waringinnya. Pemberian pakan hijauan 10%, konsentrat cukup 1% dari total bobot tubuh. Jika seekor domba waringin berbobot rata-rata 80 kg, maka ia memberikan 8 kg hijauan dan 0,8 kg konsentrat. Pakan utama berupa hijauan terdiri atas 50% rumput-rumputan, 30% leguminosae, dan 20% daun-daunan.

Ia menghindari penggunaan pakan hijauan tunggal sebab serat kasar dan asam amino tidak saling melengkapi. “Semakin banyak variasi pakan hijauan, pertumbuhan domba semakin baik,” ujarnya. Kumpulan dari beragam asam amino dari hijauan pakan itu juga menimbulkan rasa daging yang enak. Untuk konsentrat, ia menggunakan campuran jagung 50%, dedak padi 30%, kedelai 17,5%, mineral 1%, dan garam 1,5%.

Dr Ir Luki Abdullah MSc Agr, penggunaan pakan hijau berprotein tinggi tergantung ketersediaan di masing-masing daerah

Dr Ir Luki Abdullah MSc Agr, penggunaan pakan hijau berprotein tinggi tergantung ketersediaan di masing-masing daerah

Tanam hijauan

Menurut ahli nutrisi di Departemen Ilmu Nutrisi dan Teknologi Pakan, Institut Pertanian Bogor, Dr Ir Luki Abdullah MSc Agr, “Pemberian konsentrat memang tidak banyak karena sifatnya hanya sebagai pakan pelengkap.” Untuk memenuhi kebutuhan hijauan pakan itu, Tista menanam sumber pakan hijauan seperti rumput afrika, rumput lampung, rumput odot, dan ubi jalar di lahan 0,5 ha. Ia juga memanfaatkan lahan seluas 1.600 m2 di depan lokasi penelitiannya untuk menanam beragam pakan hijauan.

“Lahan seluas 1.600 m2 cukup untuk memenuhi pakan 150 domba,” ujarnya. Dengan cara itu ia tak perlu membeli pakan hijauan, karena tersedia di lahan sendiri. Ia hanya membeli konsentrat berupa limbah. Harga konsentrat Rp3.200 per kg. Besar biaya pakan 20-30% dari total biaya produksi. Dengan ramuan pakan itu, domba jantan berumur 8-10 bulan berbobot maksimal 40 kg, 12 bulan mencapai 70-145 kg. Sementara betina berumur 8-10 bulan berbobot 25-30 kg, 12 bulan 40-70 kg.

Baca juga:  Menakar Peluang Jeruk Merah

Bobot itu tergolong fantastis, sebab rata-rata bobot domba dewasa di Indonesia 25-40 kg. Domba waringin hasil budidaya Tista juga memiliki kandungan lemak rendah, hanya 2-3% dan serat daging lebih halus dibandingkan dengan domba lain. Selain karena sifat genetis, tingginya bobot domba waringin juga karena pemberian pakan yang baik.

Peternak di Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Bangun Dioro, menambahkan daun tarum Indigofera sp sebagai pakan campuran untuk kambingnya. Ia mengombinasikan 3 kg daun tarum, 1 kg daun singkong karet, 2 kg rumput gajah, 1,5 konsentrat, dan 1 kg ampas tahu untuk pakan setiap kambing. Menurut Andi Tarigan SPt MSi di Loka Penelitian Kambing Potong Seiputih pemberian indigofera 45% yang dicampur dengan rumput Brachiaria ruziziensis 55% meningkatkan bobot kambing 52,38 gram per ekor per hari. Efisiensi penggunaan pakan 0,12.

Luki menjelaskan, kandungan protein dalam Indigofera sp mencapai 28-30%. Protein tinggi itu sangat membantu asupan gizi dan nutrisi bagi ternak untuk tumbuh dan berkembang biak. “Selain protein, kandungan serat dalam daun tarum juga tinggi, 13-14%,” ujarnya. Itu sebabnya, kecernaan indigofera pada ruminansia sedang seperti kambing bisa mencapai 70-78%. Artinya 70-78% bahan pakan yang diberikan akan tercerna sempurna. Bandingkan dengan tingkat kecernaan rumput rata-rata 40-50%.

Rumput odot sumber protein untuk kambing dan domba

Rumput odot sumber protein untuk kambing dan domba

Sumber beragam

Pakan yang baik mengandung 13% protein, serat tercerna 50%, dan kandungan nutrien total yang dapat dicerna (TDN) di atas 60%. Pemberian tarum dapat berupa daun segar atau diolah menjadi pelet. Menurut Luki, sumber pakan hijauan protein tinggi beragam jenisnya. Beberapa di antaranya gamal yang mengandung 20% protein, rumput odot (10-15%), rumput bintang (14%), rumput kompetidor (11%), dan rumput kumpai (14-16%). Peternak bisa memilih tergantung ketersediaan di masing-masing daerahnya.

Baca juga:  Strategi Pembangunan Pertanian

Peternak di dataran tinggi dapat memanfaatkan alfalfa yang mengandung 17-22% protein. Juniar Sirait bersama rekan di Loka Penelitian Kambing Potong, Seiputih, Sumatera Utara, membuktikan, pemberian alfalfa meningkatkan bobot kambing. Dalam risetnya, mereka menggunakan 20 kambing boerka jantan berbobot 14,22 kg yang terbagi atas 4 kelompok. Kelompok 1 mengonsumsi rumput 100%; kelompok 2 rumput 90% dan alfalfa 10%; kelompok 3 rumput 80% dan alfalfa 20%; kelompok 4 rumput 70% dan alfalfa 30%.

Pada akhir penelitian, terbukti penambahan alfalfa 30% meningkatkan bobot harian kambing 59,17 gram per ekor. Bandingkan dengan tanpa penambahan alfalfa Medicago sativa, penambahan bobot harian kambing hanya 33,33 gram per ekor. Selain alfalfa, tanaman lain yang berpotensi sebagai pakan tambahan bernutrisi tinggi adalah gamal. Riset F.F Munier di Balai Pengkajian Teknologi Pertanian, Sulawesi Tengah, menunjukkan pemberian gamal juga meningkatkan bobot domba.

Ia membandingkan penggunaan pakan tambahan dari 3 jenis leguminosa dan rumput alam (kontrol) sebagai pakan domba. Ketiga Leguminosae yakni brangkasan kacang tanah Arachis hypogaea, daun desmanthus Desmanthus virgatus, dan daun gamal Gliricidia sepium. Pemberiannya 500 gram per ekor per hari selama 4 bulan. Hasilnya, pemberian daun gamal meningkatkan bobot tertinggi pada domba ekor gemuk, 12,33 kg pada domba jantan dan 9,99 kg pada domba betina. Sementara pemberian rumput alam (kontrol) kenaikan bobot tubuhnya 7,33 kg pada domba jantan dan 4,67 kg pada domba betina. Beragamnya jenis pakan hijauan bernutrisi tinggi dapat memudahkan peternak untuk memilih tergantung ketersediaan di wilayah masing-masing. (Desi Sayyidati Rahimah)

Hijauan Tinggi Protein

537_ 51-2

Sumber : t r u b u s – o n l i n e . c o . i d

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *