Kontes Serama: Kink Dien Jadi Raja 1
Kink Dien koleksi Ahmad Yusuf meraih gelar best of the best.

Kink Dien koleksi Ahmad Yusuf meraih gelar best of the best.

Kink Dien sukses meraih gelar best of the best (BOTB) pada Serama Hobbies Contest 2015.

Lima serama berlaga di final untuk memperebutkan gelar best of the best pada Serama Hobbies Contest 2015 di Bandung, Jawa Barat. Pada awal laga mereka aktif menunjukkan kemampuan terbaik. Namun, pada pertengahan laga perhatian para juri hanya tertuju pada tiga finalis, yaitu serama bernama Kink Dien, kontestan bernomor 3, Kamasutra (4), dan Terminator (5).

Menjelang akhir laga sorak-sorai penonton semakin membahana. Namun, keriuhan penonton itu malah membuat penampilan Kink Dien makin menjadi-jadi. Ia tak henti-hentinya berlenggak-lenggok dengan dada membusung dan sesekali mengibaskan sayap. Kedua finalis lain mulai lelah. Harap mafhum, sebelum perebutan gelar best of the best para finalis mesti berjuang menjadi juara di kelasnya.

Seroja mendapat gelar best of chick di kontes Padepokan Mayang Sunda, Bandung.

Seroja mendapat gelar best of chick di kontes Padepokan Mayang Sunda, Bandung.

Gelar ketiga
Hanya serama berstamina prima yang mampu mempertahankan penampilan hingga akhir laga. Para juri akhirnya menobatkan Kink Dien menjadi peraih gelar paling bergengsi. Penampilannya itu mengalahkan Kamasutra, serama peraih gelar best of the best pada kontes serama sebelumnya yang juga diselenggarakan di Kota Bandung. “Alhamdulillah, ini adalah gelar best of the best ketiga Kink Dien,” kata Ahmad Yusuf, pemilik Kink Dien.

Sebelumnya Kink Dien meraih gelar itu saat kontes di Surabaya dan Jepara. Menurut seorang juri asal Jember, Jawa Timur, Eka Andry D W, Kink Dien memang layak menjadi juara karena penampilannya yang bergaya selama 5 menit pertandingan babak penentuan best of the best. “Sorakan penonton malah membuatnya makin menjadi-jadi, sorakan penonton dibalas dengan gaya yang maksimal,” paparnya.

Baca juga:  Ini Dia Kurma Tropis

Kompetisi seru juga tampak di ajang perebutan gelar best of bitch. Setelah 5 menit berlenggak-lenggok di atas meja, Kamasutri, serama milik Dorry Zachry asal Jakarta sukses meraih gelar itu. Menurut Andry Kamasutri layak mendapatkan gelar best of bitch karena memiliki kelebihan kedudukan sayap yang bagus dan lebih ceria dalam bergaya.

Serama milik Dorry Zachry bernama Kamasutri meraih gelar best of bitch.

Serama milik Dorry Zachry bernama Kamasutri meraih gelar best of bitch.

Adapun Seroja pada akhirnya memenangi perebutan gelar best of chiks (BOC). Penampilan serama serama milik Debby Dwi Hartandi memang memukau. Selama 3 menit ia melenggak-lenggok aduhai mengimbangi alunan musik yang diputar panitia. Andry mengatakan, ayah berumur 40 hari itu pantas mendapatkan gelar karena penampilannya yang stabil dan terus bergaya dari awal hingga akhir lomba. “Pesaing lainnya terkesan kurang tenang dalam bergaya dan sesekali terlihat akan keluar meja. Itulah sebabnya para dewan juri sependapat menunjuk Seroja sebagai BOC,” kata pria asal Jember, Jawa Timur, itu.

Multivitamin
Menurut Dboy—panggilan Debby—stamina adalah kunci utama agar serama dapat menampilkan performa terbaik. Sepekan sebelum lomba Debby memandikannya dengan sampo khusus agar bulunya lebih mengilap. Lalu 3 hari menjelang kontes ia memberikan vitamin berupa jamu hasil racikan sendiri untuk meningkatkan stamina ayam.

Dorry pun melakukan perawatan khusus untuk klangenannya menjelang lomba. Ia memberikan multivitamin untuk mendongkrak stamina. Selain itu ia juga menjemur serama setiap pagi hari selama 30—60 menit untuk meningkatkan kualitas fisik. Yusuf menerapkan trik lain, yakni memisahkan serama jantan dan betina. “Menjelang lomba jangan dulu dikawinkan agar kondisinya prima,” paparnya.

Ketua Padepokan Mayang Sunda, Ating Sudjana (ke-7 dari kiri) dan Yetty Hartaty (ke-8), perwakilan Disbudpar Jawa Barat, berfoto bersama panitia, juri dan perwakilan peserta kontes Serama Hobbies 2015.

Ketua Padepokan Mayang Sunda, Ating Sudjana (ke-7 dari kiri) dan Yetty Hartaty (ke-8), perwakilan Disbudpar Jawa Barat, berfoto bersama panitia, juri dan perwakilan peserta kontes Serama Hobbies 2015.

Yusuf memberi pakan berupa campuran vur, jagung halus, milet, dan beras merah. Yusuf juga memberikan multivitamin berupa tablet herbal untuk memperkokoh kaki klangenannnya. Dengan beragam cara itu serama-serama mereka menjadi yang terbaik saat kontes di pendopo Padepokan Mayang Sunda, Kota Bandung, Jawa Barat. Dalam acara itu 480 peserta dari berbagai kota beradu gaya.

Baca juga:  Kapulaga untuk Diabetesi

Acara itu terselenggara atas kerja sama Ainghobbies—komunitas pencinta serama Bandung—serta Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung. “Selain temu kangen komunitas serama nasional, tujuan lainnya juga menambah komoditas pariwisata kota Bandung dan insya Allah kontes diselenggarakan setiap tahun,” kata Dadang Sudrrajat, ketua panitia Serama Hobbies Contest 2015. (Muhamad Fajar Ramadhan)

COVER 1.pdf

Sumber : t r u b u s – o n l i n e . c o . i d

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *