Kelor Rival Kolesterol 1
Daun kelor berkhasiat menurunkan kolesterol.

Daun kelor berkhasiat menurunkan kolesterol.

Daun kelor membantu menurunkan kolesterol jahat.

Yayuk Ambarwulan merebus daun kelor lengkap dengan bumbu rempah seperti temukunci, bawang putih, dan bawang merah. Masakan itu tersaji hangat didampingi tempe, tahu, dan ikan asin. Keruan saja merangsang kelenjar saliva sang suami Lukas Tersono Adi. Sejoli penganjur obat-obatan alami di Tangerang Selatan, Provinsi Banten, itu pun menyantap menu sup daun kelor bersama-sama.

“Selain nikmat, daun kelor berkhasiat menurunkan kolesterol,” ujar Lukas. Pernyataan Lukas itu bukan isapan jempol. Dwi Ayu Romadhoni dan rekan dari Program Studi Pendidikan Dokter Hewan, Universitas Brawijaya membuktikan fakta itu. Kandungan flavonoid sebagai antioksidan pada daun kelor ampuh menurunkan kadar low density lipoprotein (LDL) dan meningkatkan kadar high density lipoprotein (HDL).

Lukas Tersono Adi menggunakan rebusan daun kelor sebagai herbal penurun kolesterol.

Lukas Tersono Adi menggunakan rebusan daun kelor sebagai herbal penurun kolesterol.

Sumbatan pembuluh darah
Menurut dokter spesialis penyakit dalam di Rumasakit dr Sardjito, Yogyakarta, Prof Dr dr Nyoman Kertia, SpPD-KR, seseorang dikatakan berkolesterol tinggi saat kadar kolesterol total melebihi 200 mg/dl, LDL melebihi 100 mg/dl, trigliserida di atas 150 mg/dl, dan kolesterol baik atau HDL di bawah 40 mg/dl. Oleh sebab itu setiap orang wajib mengecek kesehatan minimal 6 bulan sekali.

“Jika sudah kolesterol tinggi, cek kesehatan minimal 3 bulan sekali di samping pengobatan,” ujar guru besar Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada itu. Kolesterol tinggi biang dari berbagai penyakit mematikan seperti jantung koroner dan stroke. Sebab, kolesterol tinggi menjadi plak yang menyumbat pembuluh darah. Akibatnya peredaran darah menjadi tak lancar.

Menurut Nyoman sumbatan pada pembuluh darah koroner di jantung, maka terjadilah penyakit jantung, sementara sumbatan pada pembuluh darah di syaraf atau otak, maka munculah stroke. Orang yang berpola hidup tak sehat kerap mengalami kolesterol berlebihan. Makan-makanan berlemak dan jarang berolah raga menjadi pemicu utama meningkatnya kolesterol.

Baca juga:  Seronok Taman Sayuran

“Prevalensi menjadi tinggi jika seseorang sudah mewarisi gen dari orang tuanya yang berkolesterol tinggi,” kata dr Nyoman. Menurut dokter alumnus Universitas Gadjah Mada itu banyak orang yang tidak tahu bahwa kolesterolnya tinggi lantaran takut mengecek. Padahal tindakan itu untuk mengurangi risiko stroke atau jantung koroner. “Jika angka total kolesterol tidak kunjung turun selama 3 tahun, risiko jantung koroner atau stroke sangat tinggi, karena pada tahun pertama biasanya kolesterol sudah menempel di pembuluh darah,” tuturnya.

Daun dewa membantu menghancurkan plak dalam pembuluh darah.

Daun dewa membantu menghancurkan plak dalam pembuluh darah.

Kolesterol baik
Untuk penanganannya, pada kasus kolesterol yang sudah sangat tinggi misalnya kadar kolesterol total mencapai 400 mg/dl, dokter langsung memberikan obat, dan mengharuskan si pasien untuk menjalani diet dan olahraga. Menu andalan saat diet antara lain daun kelor sebagaimana riset Dwi Ayu Romadhoni. Mula-mula Dwi membagi 20 tikus menjadi 5 kelompok perlakuan.

Kelompok pertama merupakan kontrol negatif yang hanya mengonsumsi pakan normal 40 g per hari dan minum ad libitum. Pada kelompok kedua sebagai kontrol positif, Dwi hanya memberikan makanan diet aterogenik sebanyak 40 g. Kelompok ketiga hingga kelima mengonsumsi diet aterogenik plus ekstrak air daun Moringa oleifera. Dosis masing-masing ekstrak air daun kelor 150 mg, 300 mg, dan 600 mg per kg bobot tubuh.

Hasilnya kadar LDL perlakuan ketiga hingga kelima berturut-turut 29,85 mg/dl, 25,575 mg/dl, dan 22,850 mg/dl. Bandingkan dengan kontrol positif yang menyentuh 39,9 mg/dl. Adapun kadar HDL kelompok tikus pengonsumsi ekstrak daun kelor memiliki angka tinggi masing-masing 22,7 mg/dl, 24,25 mg/dl, dan 26,2 mg/dl. Sementara kontrol hanya 17,15 mg/dl.

Menurut Dwi Ayu Romadhoni kandungan flavonoid dan vitamin C pada daun kelor mampu meningkatkan aktivitas lechitin cholesterol acyl transfarese (LCAT). LCAT merupakan enzim yang mengonversi kolesterol bebas hingga mampu membentuk HDL baru. Sementara pembentukan HDL merupakan mekanisme pertahanan tubuh dalam menjaga keseimbangan lemak dalam tubuh.

Baca juga:  Hidroponik Goes To Semarang

Ekstrak daun kelor mampu meningkatkan kolesterol baik atau HDL pada hewan uji. “Konsentrasi HDL yang tinggi dalam darah menurunkan jumlah kasus penyakit jantung koroner akibat kolesterol tinggi,” kata Dwi Ayu Romadhoni. Kolesterol berlebih yang tak diambil kolesterol reseptor, menuju hepar diangkut oleh HDL yang kemudian disintesis menjadi garam empedu dan dibuang melalui usus.

Makanan berlemak memicu peningkatan kolesterol jahat.

Makanan berlemak memicu peningkatan kolesterol jahat.

Sementara kolesterol yang dibutuhkan tubuh menumpuk di dalam hati akan dikemas dan didistribusikan ke seluruh tubuh. Riset Dwi juga menunjukkan peningkatan dosis ekstrak air daun kelor mempunyai peran besar menaikkan kadar HDL dan berkorelasi positif. “Semakin tinggi antioksidan yang terkandung dalam ekstrak daun kelor maka peningkatan kadar HDL semakin signifikan,” ujarnya.

Lukas Tersono Adi menuturkan hal senada. Daun kelor berguna untuk membantu meningkatkan metabolisme sehingga kadar kolesterol dalam tubuh bisa lebih stabil. Lukas menambahkan daun mengkudu dan daun belimbing wuluh ketika merebus daun kelor. “Dosisnya segenggam daun kelor, sejumput daun belimbing wuluh, dan selembar daun mengkudu,” ujar Lukas.

Ia merebus semua bahan dengan 5 gelas air hingga mendidih dan tersisa 3 gelas. Frekuensi konsumsi tiga kali sehari. “Konsumsi juga 3 helai daun dewa atau 3 helai daun sambungnyawa sebagai lalap,” ujarnya. Daun dewa membantu mengurangi kolesterol jahat dengan mengencerkan darah sekaligus menghancurkan plak atau lemak dalam pembuluh darah. “Sambungnyawa membantu menurunkan kadar kolesterol jahat dalam tubuh,” ujar penganjur herbal sejak 1998 itu. (Bondan Setyawan)

Sumber : t r u b u s – o n l i n e . c o . i d

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *